Peralatan Modern di Rumah Sakit Pendidikan dan Solusi

Oleh : icha Abdillah | Kamis, 04 Pebruari 2016 | 10:43 WIB



Wartakesehatan.com - Rumah sakit pendidikan Indobesia menjadi terdepan menciptakan sumber daya manusia bidang medis, namun masih belum banyak pihaak mengungkap kekurangan peralatan modern pendukungnya.

Seperti di Universitas Brawijaya bahkan menciptakan alat-alat praktek pembedahan untuk para mahasiswanya. Pisau itu bergerak perlahan mendekati sebilah tangan yang terbujur kaku. Sejurus kemudian, pisau membelek tangan itu hingga terbelah dan bagian dalamnya terlihat. Darah segar mengucur.

Sugeng Riyanto, pelaku penusukan itu, bukan penjahat sadistis. Bukan pula dokter bedah yang sedang menangani pasien. Dia adalah dosen fisika di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya, Malang. Adegan di atas dilakukan di layar komputer dengan program ciptaannya: Simulator Bedah Berbasis Virtual Reality. Program ini dirancang guna membantu dokter merencanakan bedah dengan sasaran yang tepat. "Supaya dokter tidak main kira-kira," katanya dikutip tempo.

Simulator terdiri atas komputer yang memiliki dua layar yang menampilkan tubuh manusia dalam tiga dimensi. Tetikusnya ada dua dan berbeda dengan yang dipakai komputer kebanyakan, yaitu tetikus 3D dan Phantom haptic, tetikus khusus program virtual.

Bentuknya mirip lengan robot dengan ujung seperti pena. Haptic, yang dibanderol Rp 40 juta, menjadi jembatan antara tangan pengguna dan tayangan.

Lewat perangkat itu, pengguna bisa merasakan bentuk permukaan. Tempo menjajal model bayi di kandungan. Tangan tertahan saat cursor menyentuh benda keras dan membal-membal saat cursor berada di pipi bayi. Dengan memilih gambar pisau, bedah bisa dimulai.

Tayangan menunjukkan pisau yang siap beraksi. Pengguna pun merasakan kekenyalan kulit dan alotnya daging saat bergesekan dengan pisau. Demikian juga saat mengebor menembus tulang, haptic bergetar hebat. Ide ini muncul dari kamar bedah.

Sebagai pengajar fisika medis, Sugeng sering keluar-masuk kamar operasi Rumah Sakit Syaiful Anwar, Malang, untuk mengamati cara kerja dokter bedah. Dia mendapati dokter menentukan titik bedah berdasarkan perkiraan. "Sehingga sering tidak tepat," ujarnya.

Kalau sudah begitu, dokter kembali membuat sayatan di titik berbeda. Dua titik luka ini memperpanjang waktu pemulihan pasca-operasi. Sugeng yakin betul kesalahan seperti itu bisa ditekan jika ada alat peraga.

Dia mulai mengembangkan idenya delapan tahun lalu. Disertasi saat meraih gelar doktor di Curtin University, Australia, adalah program bedah virtual daerah telinga. Program itu dikembangkan ke bagian lain.

Bagian tubuh yang akan dijadikan model dilakukan CT (computed tomography) scan lebih dulu. Penggambaran dilakukan satu per satu karena setiap bagian tubuh sangat kompleks. Kepala, misalnya, memiliki 220 irisan atau gambar dengan ketebalan 3 milimeter.

Ketika dimasukkan ke komputer, setiap irisan rakus melahap memori, yakni 5 megapiksel. Menurut Sugeng, gambar untuk seluruh tubuh bisa mencapai 1.800 irisan dengan memori 300 gigapiksel. Gambar hitam-putih hasil pemindaian itu kemudian diberi warna supaya lebih hidup. Irisan-irisan tersebut disatukan sehingga membentuk imaji tiga dimensi. Gambar lantas diisi parameter fisis, seperti tingkat kekerasan, kenyal, kelenturan, dan kehalusan, bagian tubuh tertentu. "Berbeda berdasar bagian tubuh dan umur seseorang," kata Sugeng.

Dosen kelahiran Malang, 42 tahun lalu, ini menggunakan empat program: C++ untuk mesin, Virtual Reality Modelling Languages untuk gambar, Phyton untuk menghubungkan dua mesin dan gambar, serta Open FGL atau Direct X untuk menyunting. Selain hambatan saat menggabungkan empat bahasa program itu, halangan yang ditemui Sugeng adalah minimnya data fisis tubuh manusia. "Di Indonesia baru ada data kulit dan lemak," ujarnya.

Data lain, seperti otot dan tulang, masih nihil. Begitu juga dengan data pemindaian. Sugeng harus bolak-balik ke Australia untuk memungut data pemindaian kepala, jantung, dan tangan. Sedangkan bagian lain didapatkan dari Amerika Serikat. Beruntung, dia mendapat bantuan dari sejumlah peneliti Australia berupa transportasi dan akomodasi di Negeri Kanguru. Sisanya dia biayai sendiri dengan menghabiskan kocek sekitar Rp 70 juta. Kerja kerasnya menuai hasil. Simulator Sugeng siap digunakan untuk membedah kepala dan tangan. "Dalam waktu dekat bisa untuk bedah jantung," katanya. Namun, untuk memperoleh gambaran satu tubuh lengkap, masih butuh waktu lama, sekitar lima tahun.

Program ini juga bermanfaat sebagai pengganti mayat untuk praktikum mahasiswa kedokteran. Menurut dia, calon dokter Universitas Brawijaya biasa menggunakan mayat tak dikenal untuk melakukan latihan bedah atau mempelajari anatomi tubuh. Meski tidak perlu bayar, mereka kerap kesulitan mendapat pasokan mayat dari rumah sakit setempat karena suplai minim. Jika jenazah tidak kunjung datang, Sugeng melanjutkan, mahasiswa kudu membeli boneka silikon, yang harganya bisa sampai Rp 500 juta. "Itu pun cuma bisa dipakai sekali," katanya.

Setelah bedah, silikon berakhir di keranjang sampah. Bagi pasien bedah, simulator ini juga berguna untuk mempersingkat masa rawat inap. Biasanya pasien perlu tinggal beberapa hari sebelum pembedahan untuk diobservasi tim dokter. Lewat program ini, observasi bisa dilakukan lewat data hasil magnetic resonance imaging scan yang dimasukkan ke perangkat simulator.

Data yang dimasukkan juga bisa mencakup karakter fisis pasien. Menurut Sugeng, selain menghemat biaya dan waktu operasi, simulator berguna mengurangi beban psikologi pasien karena tidak perlu lama-lama di rumah sakit. Ketua Ikatan Dokter Indonesia cabang Malang, Subagyo, mengatakan teknologi tersebut bisa memajukan dunia kedokteran.

Selama ini dokter yang menempuh pendidikan ahli bedah belajar dengan membelek binatang, mayat, atau boneka. "Semuanya punya banyak kelemahan," ujar dokter spesialis bedah ini.

Binatang memiliki struktur organ yang berbeda dengan manusia, mayat sulit dicari, dan boneka harganya selangit. Untuk mengakali kesulitan mencari obyek, dia melanjutkan, praktikum bedah dilakukan langsung pada pasien. Tentunya dengan pengawasan dokter ahli. Sugeng sudah berkeliling mempresentasikan temuannya, sampai ke Amerika, Prancis, dan Rusia. Meski mendapat respons positif, dia belum punya target kapan meluncurkan program itu ke pasaran. Selama delapan tahun, simulator bedah buatannya cuma ada satu: di ruang kerjanya di Universitas Brawijaya.


loading...


Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Obat & Penyakit - 8 jam yang lalu

Waspada, Tuberkulosis bisa Sebabkan Kematian

Wartakesehatan - Tuberkulosis atau yang saat ini dikenal dengan TB bisa menyebabkan kematian jika penderitanya tidak mau..
Warta Sehat - 9 jam yang lalu

Wow, Teh Hitam bisa Menurunkan Risiko Diabetes

Wartakesehatan - Teh merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi masyarakat di seluruh dunia. Bahkan, ada orang yang..
Mamin - 10 jam yang lalu

7 Jenis Makanan yang Sehat bagi Jantung

Wartakesehatan.com - Jantung merupakan organ yang sangat penting untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh dan..
Warta Sehat - 11 jam yang lalu

Dampak Positif Berjalan Kaki bagi Otak

Wartakesehatan.com - Ada sebuah studi yang menarik terkait aktivitas jalan kaki dan dampak positifnya untuk otak. Dilansir..
Warta Sehat - 12 jam yang lalu

Bawang Putih Panggang miliki Manfaat bagi Tubuh

Wartakesehatan.com - Bawang putih adalah superfood yang bisa menjaga tekanan darah dan jantung Anda dalam kehidupan..
Warta Sehat - 13 jam yang lalu

Manfaat Tertawa Sembuhkan Berbagai Masalah

Wartakesehatan.com - Tawa membantu kita mengubah diri dan mengubah orang lain di sekitar kita. Tertawa juga mampu menyebar..
Obat & Penyakit - 14 jam yang lalu

Kembalikan Konsentrasi yang Hilang dengan Tips ini!

Wartakesehatan.com - Beberapa cara sederhana dapat mengembalikan konsentrasi yang sempat menghilang. 1. Minum banyak..
Warta Sehat - 15 jam yang lalu

Tips ini Ampuh bikin Panjang Umur

Wartakesehatan.com - Dengan segala kemudahan di era serba modern ini, terkadang justru masih banyak orang yang semakin..
Mamin - 16 jam yang lalu

4 Jenis Makanan yang bikin Ngantung di Siang Hari

Wartakesehatan - Untuk membangkitkan semangat tubuh, mungkin kita bisa memanfaatkan khasiat dengan mengkonsumsi beberapa..
Obat & Penyakit - 17 jam yang lalu

Waspada, Dampak Dehidrasi saat Mengemudi

Wartakesehatan.com - Studi terbaru menemukan pengemudi yang mengalami dehidrasi tinggi cenderung bertindak seperti..
Warta Sehat - 18 jam yang lalu

3 Tips Atasi Rasa Cemas yang Berlebihan

Wartakesehatan.com - Kecemasan yang Anda rasakan adalah hal yang wajar dimana saat menerima informasi, akan muncul asumsi..
Obat & Penyakit - 19 jam yang lalu

Kenali, Gejala Awal Diabetes Melitus

Wartakesehatan.com - Diabetes melitus adalah penyakit yang disebabkan oleh kandungan gula tinggi dalam darah yang..
Warta Sehat - 20 jam yang lalu

Manfaat Sehat Olahraga bagi Tubuh

Wartakesehatan.com - Orang yang sering melakukan aktivitas olahraga akan selalu dapat mempertahankan kesehatan tubuhnya..
Mamin - 21 jam yang lalu

Stabilkan Gula Darah dengan Sayur Brokoli

Wartakesehatan.com - Penelitian terbaru yang dilakukan oleh para peneliti di Amerika bahkan menyebutkan bahwa senyawa yang..
Seks - 22 jam yang lalu

8 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Melakukan Seks

Wartakesehatan.com -  Pernahkah berpikir tentang apa yang terjadi pada tubuh saat sedang bercinta? Mulai perasaan..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

8 Manfaat Ketela bagi Tubuh

Wartakesehatan.com -  Siapa sangka, ketela rambat yang sekilas terkesan sederhana ternyata mampu membawa banyak..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Jaga Kesehatan Mata dengan Cara ini !

Wartakesehatan.com -  Mata merupakan salah satu panca indera yang penting untuk manusia. Jadi sudah sewajarnya bagi..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Kurangi Kolesterol LDL dengan Kayu Manis

Wartakesehatan.com - Tak heran jika hampir disetiap menu makanan, kayu manis kerap dijadikan sebagai bumbu masakan. Namun siapa..
Obat & Penyakit - 1 hari yang lalu

4 Penyakit yang sering Menyerang Wanita

Wartakesehatan.com - Kadang kamu suka heran kenapa kamu tak pernah bermasalah dengan makanan super pedas. Sementara, teman satu..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Tips Tetap Sehat dan Aktif saat Bekerja

Wartakesehatan.com - Duduk terlalu lama justru bisa bikin tulang punggung cedera. Selain itu, tubuh yang kurang gerak juga akan..
Ibu & Anak - 1 hari yang lalu

Ingin Anak Cerdas? Berikan 10 Makanan ini!

Wartakesehatan.com - Salah satu faktor yang memengaruhi kecerdasan seseorang adalah kesehatan, aktivitas fisik, faktor..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Tidur Siang bikin Otak Anda Jenius

Wartakesehatan.com - Mungkin sebagian orang belum mengetahui manfaat tidur siang, bahkan mereka lebih memilih melakukan..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Wow, Ternyata Berkebun bisa jadi Terapi

Wartakesehatan.com - Hasil studi terbaru yang dilakukan oleh Fakultas Kesehatan Harvard University dan Brigham and Women's..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Manfaat Daun Bawang yang KayaVitamin

Wartakesehatan.com - Satu cangkir daun bawang--kira-kira satu batang utuh--mengandung hanya 54 kalori. Hal ini..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Minum Air Putih Cara Sehat di Pagi Hari

Wartakesehatan.com - Seringkali kita lupa bagaimana cara menjaga tubuh dan pikiran tetap sehat. Pagi hari merupakan waktu..
Mamin - 1 hari yang lalu

5 Manfaat Sehat Rutin Konsumsi Tahu

Wartakesehatan.com - Tahu berbahan dasar kedelai yang kaya akan manfaat kesehatan. Bahan alaminya ini cocok sebagai sajian..
Seks - 1 hari yang lalu

Ereksi di Pagi Hari Pertanda Sehat

Wartakesehatan.com - Anda, terutama para pria pasti pernah mengalami saat pagi hari bangun tiba-tiba menemui penisnya..
Ibu & Anak - 1 hari yang lalu

Ibu Hamil Baik Konsumsi Susu Kedelai

Wartakesehatan.com - Tak hanya enak untuk dikonsumsi, susu kedelai juga mempunyai banyak manfaat yang menguntungkan bagi..
Mamin - 1 hari yang lalu

Beberapa Jenis Ikan Penting jadi Menu Harian

Wartakesehatan.com - Para penggemar diet Mediterania sudah merasakan pentingnya mengkonsumsi lemak sehat dari ikan dan..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Cegah Penyakit Jantung dengan Air Kelapa

Wartakesehatan.com -   Para olahragawan dianjurkan mengonsumsi air kelapa usai bertanding karena dapat mengembalikan..

+Indeks