Pengumpul Botol Bekas Vaksin Itulah Biang Keladinya

Oleh : arjunfisabilah | kompasiana | Kamis, 14 Juli 2016 | 12:42 WIB



Wartakesehatan.com - Sudah satu minggu lama nya sejak penangkapan pasutri pembuat vaksin palsu untuk bayi di Kemang Pratama Regency, Bekasi. Memang mereka berdua melakukan tindakan kriminal yang sangat berat efeknya bagiorang lain dan patut dihukum seberat-beratnya.

Penangkapan yang dilakukan Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri memang perlu diapresiasi karena melindungi masyarakat luas dari praktek curang oknum yang ingin memanfaatkan kepentingan kesehatan demi keuntungan uang. Namun, bukankah seharusnya pengawasan dilakukan oleh Kemenkes dan BPOM, selaku badan pemerintahan yang memiliki fungsi pengawasan terhadap peredaran vaksin dan obat-obatan yang ada di Indonesia ? Lantas jika memang Kemenkes dan BPOM memiliki wewenang tersebut, kenapa vaksin palsu bisa beredar secara luas hingga masuk ke rumah sakit, klinik dan apotek.

Memang Kemenkes menegaskan tidak perlu khawatir mengenai peredaran vaksin palsu ini karena isi vaksin palsu adalah campuran antara cairan infus dan gentacimin (obat antibiotik) dan setiap imunisasi dosisnya 0,5 cc. Dilihat dari isi dan jumlah dosisnya, vaksin palsu ini dampaknya relatif tidak membahayakan.

Memang dilihat dari dosisnya sedikit, tetapi setiap bayi memiliki ketahanan tubuh alami yang berbeda, buktinya awal dari terungkapnya kasus vaksin palsu ini karena ada bayi yang mennggal dunia setelah mendapatkan vaksin, apa perlu kemenkes dan BPOM menunggu hingga belasan bayi yang meninggal tiba-tiba karena vaksin palsu ini.

Disini yang jadi masalah adalah bukan tentang dosis nya dan jangan membuat informasi yang hanya menenangkan masyrakat secara sesaat, tapi bagaimana mengungkap dan menghentikan peredaran vaksin palsu ini. Dari berita yang saya ikuti, tersangka Rita Agustina pernah bekerja di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Hermina, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Margajaya, Bekasi, Jawa Barat dan bertugas di poliklinik anak. Dan tersangka ini sering mengumpulkan botol bekas vaksin dari rumah sakit ia bekerja.

Seharus nya botol bekas pengunaan vaksin tersebut dimusnahkan tetapi dapat diambil oleh tersangka dan kemudian dijadikan sebagai kemasan vaksin palsu. Jika begitu, lantas bagaimana tersangka memasarkannya kepada rumah sakit, klinik, apotek ? Bukankah obat-obatan dan vaksin palsu harus melalui prosedur Kemenkes dan BPOM ?. Andai kata kasus vaksin palsu ini pendistribusiannya melangkahi Kemenkes dan BPOM, lalu apakah selama ini Kemenkes dan BPOM berhenti melakukan pengawasan hanya saat obat dan vaksin akan didistribusikan ? Setalah vaksin dan obat-obatan tersebut ada di rumah sakit, klinik, apotek maka sudah dipastikan layak dan aman ?. Seharusnya Kemenkes dan BPOM melakukan pengawasan terhadap vaksin tersebut hingga vaksin tersebut telah masuk ke dalam tubuh bayi, jangan hanya melakuakan pengawasan hanya saat penyaluran vaksin nya saja, tetapi juga mengawasi selama vaksin itu ada di rumah sakit, apotek,klinik hingga disuntikan ke dalam tubuh bayi.

Bisa jadi banyak rumah sakit, klinik, apotek membeli kebutuhan vaksin mereka tanpa lapor kepada Kemenkes dan BPOM. Nah disinilah saya melihat fungsi pengawasan dari Kemenkes dan BPOM kurang dijalankan dengan maksimal. Kemenkes dan BPOM seharusnya melakukan inspeksi secara rutin terhadap seluruh rumah sakit, apotek, kliik, dan puskesmas untuk mencegah terjadinya peredaran vaksin palsu,

Melakukan pendataan vaksin yang tersedia di rumah sakit, apotek, klinik, puskesmas, melakukan tindalkan tegas apabila menemukan vaksin yang diluar standar dari Kemenkes dan BPOM. Jangan sampai ketika menemukan vaksin yang tidak sesuai standar hanya melakukan penyitaan vaksin nya saja, kalau perlu tutup rumah sakit, klinik, puskesmas, apotek yang menjual dan meyediakan vaksin berbahaya dan vaksin palsu, cabut ijin dari tempat-tempat yang menjual vaksin palsu tersebut, polisikan oknum yang menjual vaksin palsu tersebut.

Kalau pengawasan dilakukan dengan aktif, cermat, intensif, peredaran vaksin palsu akan mati dengan sendirinya, karena Kemenkes dan BPOM melakukan fungsi pengawasan dengan maksimal. Dan saya yakin jika pengawasan dari vaksin dan obat-obatan di Indonesia memiliki dana yang besar. Wajar saja jika kemarin DPR mengkritik habis-habisan tentang pengawsan dari Kemenkes dan BPOM padahal sudah diberi anggaran besar untuk melakukan pengawsan tersebut.

Seharusnya dengan dana besar dari DPR, Kemenkes dan BPOM untuk melakukan fungsi pengawasan nya bukanlah hal yang sulit. Pencatatan nomor batch yang tertera pada vaksin dan pengawasan pada vaksin hanya berlangsung pada pendistribusian tidak sampai saat berada di rumah sakit, klinik, apotek, puskesmas. Bukan nya saya berpikiran buruk tetapi kalau tempat-tempat penyedia jasa pelayanan kesehatan masyarakat Indonesia tersebut juga memesan vaksin dari prosedur kemenkes, dan vaksin tersebut bercampur dengan vaksin asli, sama saja rumah sakit, klinik, apotek, puskesmas melakukan tindak pidana. Nah siapa yang berhak mengawasi agar tidak terjadi hal seperti itu adalah Kemenkes dan BPOM.

Kasus vaksin palsu ini merupakan bukti nyata dari lemahnya pengawasan dari pihak Kemenkes dan BPOM dalam mengantisipasi kejadian seperti ini. Jangan sampai setelah kejadian ini muncul kasus-kasus lain yang menyangkut dengan dunia kesehatan di Indonesia. Kesehatan masyarakat dan elemen-elemen kesehatan masyarakat harus dijamin secara pasti keamanan dan keberlangsungan nya oleh negara. Jangan sampai masyarakat menjadi korban dari fungsi yang tidak dijalankan oleh maksimal oleh negara yaitu penjaminan kesehatan. Jika kesehatan dan hak-hak kesehatan dari masyarakat dapat terpenuhi dan terjamin maka negara ini yang akan meraih dampak positifnya.

Masyarakat akan menjadi sehat lahir batin yang akan mendongkrak aktifitas perekonomian nasional. Bagi kesehatan bayi, akan menumbuhkan calon penerus bangsa yang sehat dan cerdas dan terjamin kesehatannya. Bagi yang mengalami sakit, mendapatkan kemudahan dan keamanan akan mutu pelayanan dan mutu obat, vaksin yng diberikan. Jangan sampai pemerintah terjadi kecerobohan seperti ini, baru melakukan pengawasan intensif dan sidak intensif saat hanya ada laporan dari masyarakat saja, Tetapi bagaimana caranya pemerintah melakuka pengawasan dengan intensif dan mengantisipasi kejadian seperti ini sebelum terlambat. Jangan sampai terjadi kematian baru bergerak, tapi bagaimana melakukan antisipasi dengan maksimal agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Pengawasan dengan ketat menjadi cara dari pemerintah untuk melinduni masyarakat dari ancaman vaksin palsu. Semoga kasus vaksin palsu menjadi yang terakhir dan tidak akan terulang kembali, dan dari kasus ini saya berharap Kemenkes dan BPOM yang memliki fungsi pengawasan agar lebih menjamin keamanan dan kepastian kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Melakukan pengawasan secara keseluruhan menjadi tanggung jawab yang mutlak dijalankan.Kalau Kemenkes dan BPOM tidak melakukan fungsi pengawasan nya secara maksimal maka kepada siapa masyarakat harus berlindung dan mendapat rasa aman akan pelayanan kesehatan ?. Semoga kasus ini menjadi peringatan dan yang terakhir di negeri ini.

 


loading...


Fokus : Vaksin Palsu


#Vaksin Palsu
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 21 jam yang lalu

4 Posisi Tidur yang Baik bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Untuk dapat tidur dengan nyenyak tentunya kita harus menemukan posisi yang nyaman saat tidur. Posisi..
Obat & Penyakit - 1 hari yang lalu

Dampak Buruk Menahan Bersin bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Banyak orang yang memilih untuk menahan bersin saat berada di dekat orang banyak demi kesopanan dan..
1 hari yang lalu

Jaga Metabolisme Tubuh dengan Kacang Kedelei

Wartakesehatan.com - Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. Penghasil kedelai utama dunia..
1 hari yang lalu

Biji Semangka Meningkatkan Kesuburan Pria

Wartakesehatan.com - Semangka adalah buah yang menyegarkan dengan biji bergizi yang penuh nutrisi dan antioksidan. Biji..
1 hari yang lalu

Bijih Nangka Dapat Mencegah Anemia

Wartakesehatan.com - biji nangka kaya akan nutrisi seperti riboflavin dan tiamin yang mengubah makanan menjadi energi...
1 hari yang lalu

Kandungan Buah Anggur yang Tak Kalah Penting

Wartakesehatan.com- Setiap jenis anggur memiliki nilai gizi tersendiri, namun secara umum kandungan nutrisi buah anggur..
1 hari yang lalu

Coklat Dapat Mengurangi Resiko Hipertensi

Wartakesehatan.com - Selain berfungsi sebagai antioksidan alami, ternyata cokelat juga punya beberapa khasiat lainnya bagi..
1 hari yang lalu

Sayuran yang Baik untuk Jantungmu

Wartakesehatan.com - Jika kamu masih bertanya-tanya, jenis sayuran apa yang baik untuk kesehatan jantungmu, ini dia..
1 hari yang lalu

Gejala Penyakit Ini Jangan Pernah Kamu Abaikan

Wartakesehatan.com  - Kebanyakan orang tidak sadar dengan kondisi tubuhnya. Sehingga beragam penyakit tersebut sering kali..
1 hari yang lalu

Biji Labu Kuning Menyehatkan Tulang

Wartakesehatan.com - Konsumsi biji labu secara rutin dengan porsi tepat, ini bisa membuat tubuh makin sehat. Ini juga bisa..
Mamin - 2 hari yang lalu

Coba ini Takaran Makan Siang yang Tepat

Wartakesehatan.com - Jumlah asupan makanan menjadi hal penting dalam menyukseskan penurunan berat badan.Anda mesti tahu..
Obat & Penyakit - 2 hari yang lalu

Kurangi stres dan Cegah Serangan Jantung dengan Menjalin Asmara

Wartakesehatan - Menjalanin hubungan asmara tentunya terasa menyenangkan. Apalagi jika hubungan tersebut membahagiakan dan..
Obat & Penyakit - 2 hari yang lalu

Tubuhmu Tak Sehat dan Butuh Olahraga ini Tandanya!

Wartakesehatan.com - Meski sudah mencoba untuk hidup sehat dan minum air putih yang cukup, terkadang ada saja faktor..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Rajin Membaca bisa Cegah Alzheimer dan Kurangi depresi

Wartakesehatan.com - Dampak positif lain membaca juga ditemukan para peneliti kesehatan dunia. Para peneliti mengemukakan..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Menghilangkan Racun dalam Tubuh dengan Tips ini!

Wartakesehatan.com - Dengan usus yang bersih, maka gerakan pada organ usus Anda akan selalu baik, sistem kekebalan tubuh..
Obat & Penyakit - 2 hari yang lalu

Rajin Jalan Kaki bisa Cegah Diabetes dan Kurangi Stres

Wartakesehatan.com - Dengan berjalan kaki Anda bisa mengurangi stres, menurunkan berat badan, mencegah diabetes dan masih..
Mamin - 2 hari yang lalu

Bayam bisa jaga Kesehatan Tulang

Wartakesehatan.com -  Seorang ahli nutrisi bernama Megan Ware, dalam artileknya yang dimuat Medical News Today,..
Obat & Penyakit - 3 hari yang lalu

10 Tips Gaya Hidup untuk Jantung Sehat

Wartakesehatan.com - Apa yang akan kita makan, apa yang akan kita minum, hingga aktivitas apa yang akan kita lakukan,..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Buah Mangga Baik bagi Kesehatan Kulit

Wartakesehatan.com - Buah terbukti secara ilmiah memiliki manfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit.Kandungan vitamin..
Obat & Penyakit - 3 hari yang lalu

Jarang Ganti CD Awas Berbahaya!

Wartakesehatan.com - CD berperan penting dalam menjaga kesehatan, kebersihan serta kenyamanan miss V atau organ intim. Tapi,..
Obat & Penyakit - 3 hari yang lalu

Bahaya jika Duduk Terlalu Lama

Wartakesehatan.com - Duduk terlalu lama berkaitan erat dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, kanker, diabetes..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

5 Teh Ini bisa bikin Langsing

Wartakesehatan.com -  Teh merupakan minuman yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Tidak hanya sebagai penangkal berbagai..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Kandungan Keju miliki Banyak Keajaiban

Wartakesehatan.com - Menurut penenlitian makan keju memiliki kebaikan pula. Sebuah studi dari University of Copenhagen..
Warta Sehat - 5 hari yang lalu

Ketumbar Bisa Turunkan Gula Darah

Wartakesehatan.com - Gaya hidup alami menjadi salah satu alternatif yang dilakukan banyak pihak agar tubuh bisa tetap fit...
Mamin - 5 hari yang lalu

Gudeg memiliki Banyak Kandungan Gizi bagi Tubuh

Wartakesehatan.com - Bagi warga Yogyakarta, gudeg seperti sudah mendarah-daging dalam kehidupan. Eksistensi gudeg sudah..
Warta Sehat - 5 hari yang lalu

Perlunya Memahami Permasalahan Voice & Dysphagia

Wartakesehatan.com - Batuk merupakan mekanisme yang terpenting diantara fungsi proteksi jalan napas lainnya untuk mengeluarkan..
Liputan Khusus - 5 hari yang lalu

Memahami Kaitan Suara & Kesehatan di JakVodic 2018

Wartakesehatan.com – Saat berbicara ataupun bernyanyi, tentu setiap orang pernah mengalami permasalahan-permasalahan,..
5 hari yang lalu

Sirup Jagung Ternyata Berefek Buruk

Wartakesehatan.com - Penelitian mengungkap bahaya konsumsi sirup jagung dalam jangka panjang, bukan cuma menyebabkan kegemukan..
5 hari yang lalu

Makanan yang Membahayakan Kesehatan Rambutmu

Wartakesehatan.com - Padahal, merawat kesehatan rambut tidak sesulit yang kamu pikirkan, lho. Cukup dengan keramas teratur..
Obat & Penyakit - 5 hari yang lalu

5 Penyebab Munculnya Bau Badan

Wartakesehatan.com - Terkadang mandi dan menggunakan deodoran tak serta merta membebaskan seseorang dari bau..

+Indeks