Yuk, Memahami Produk Aman Styrofoam !

Oleh : Irawan Mohamad | Selasa, 14 Nopember 2017 | 06:33 WIB


Para mahasiswa ITB dari berbagai jurusan antusias mengikuti Pada kuliah umum bertemakan Styrofoam dalam Kehidupan Seharihari dan Pendayagunaan Sampah Polistirena, yang digelar di Kampus ITB Bandung, Senin (13/11/17).

Wartakesehatan.com, Bandung - Rasa takut akan menggunakan produk Styrofoam menghinggapi masyarakat tanah air, terlebih bagi mereka yang mengkonsumsi makanan pinggir jalan, pasalnya sejumlah elemen kemasyarakatan menggaungkan berbagai pandangan tentang bahaya penggunaan Styrofoam sebagai pembungkus makanan. Namun, bagaimana jika ternyata Styrofoam aman digunakan bagi produk makanan ?

Pada kuliah umum bertemakan Styrofoam dalam Kehidupan Seharihari dan Pendayagunaan Sampah Polistirena, lr. Akhmad Zainal Abidin, M.Sc., Ph.D. Tenaga Ahli dari Lembaga Aflliasi Perguruan Tinggi dan lndustri (LAPI) ITB memberikan pandangan baru tentang polistirena (biasa dikenal dengan Styrofoam) baik dalam penggunaan maupun pendayagunaan sampahnya. 

Pada kuliah umum yang dilaksanakan di Gedung Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung, dia menjelaskan fakta-fakta yang selama ini tidak diketahui secara luas oleh masyarakat pada umumnya tentang bahan yang terbuat dari monomer stirena. 

Polistirena (yang sering disebut Styrofoam) merupakan bahan utama dari berbagai produk yang sudah sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain kemasan makanan dan pembungkus elektronik. Penggunaan kemasan makanan dari polistirena ini menjadi kontroversi ketika banyak orang percaya bahwa bahan utama yang secara ilmiah dikenal dengan stirena tidak aman untuk kesehatan dan memberi dampak buruk bagi tubuh manusia. Stirena merupakan zat kimia yang terdapat dalam makanan pokok yang biasa dikonsumsi seperti stroberi, kopi, dan kacang. 

"Jumlah stirena yang ada dalam kemasan makanan yang terbuat dari polistirena adalah 0 39 ppm [part per million). Jumlah ini sama dengan yang terkandung dalam kayu manis, daging sapi, biji kopi, stroberi, kacang dan tepung yang kita konsumsi langsung sehari-hari," terang Prof. Zainal, yang juga dosen dari Program Studi Teknik Kimia ITB dan Budi Sadiman, Business Development dari Indonesian Olefin, Aromatic and Plastic Industry Association (lnaplas), Senin, (13/11/17).

Kemasan makanan dari polistirena banyak digunakan oleh pedagang makanan di pinggir jalan. Kemasan ini tidak hanya dapat menahan panas dan dinginnya makanan, menjaga higienitas, tetapi juga kemasan ini lebih murah dibandingkan dengan pembungkus makanan lainnya. Namun, para aktivis lingkungan aktif meneriakkan soal produk ramah lingkungan dan meminta bahan ini diganti dengan bahan lain, seperti kemasan berbahan dasar kertas. Walau pada faktanya, kertas yang kelihatan lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan ternyata justru sebaliknya. 

"Kertas, yang sering dipakai sebagai substitusi kemasan makanan dari polistirena memberi kesan lebih ramah lingkungan. Namun pada faktanya, kemasan berbahan dasar kertas memberi dampak buruk yang lebih besar terhadap lingkungan. Bukan hanya soal banyaknya pohon yang ditebang, melainkan juga kertas pembungkus makanan tersebut pada hakikatnya berlapis plastik yang membuatnya susah untuk didaur ulang," terang Sadiman. 

Lebih jauh dia menjelaskan, ramah lingkungan itu bukan lagi persoalan mana yang terurai lebih cepat oleh alam, tetapi mana yang siklus atau daur hidupnya lebih ramah lingkungan, mulai dari bahan baku, cara produksi. penggunaan produknya, sampai pendaur-ulangan sampahnya adalah yang paling sedikit memakan energi, tidak menimbulkan pemanasan global, dan sumber daya alam yang dipakai tidak berlebihan. 

"Kemasan makanan polistirena terdiri dari 10% stirena dan 90% udara yang membuatnya menjadi kemasan plastik paling murah. "Sebenarnya, polistirena adalah material organik. la terbentuk dari karbon dan hidrogen. Sebuah material kita defenisikan organik jika terdiri dari unsur karbon, hidrogen dan oksigen," paparnya.

Paradigma Baru

Ahmad Ilham Ali Yafi, mahasiswa jurusan Teknik Kimia ITB, salah satu peserta dalam kuliah umum mengungkapkan pendapatnya setelah mengikuti kuliah yang berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam ini, bagaimana kuliah umum seperti ini membuka paradigma baru dan pemikirannya tentang polistirena selama ini. 

"Ternyata dilihat secara keseluruhan, sangat ramah lingkungan, limbah dari polistirena ini bisa juga dipecah kembali jadi monomer dan dibuat kembali jadi produk. Harganya juga sangat murah dan membantu pedagang pinggir jalan. Pernyataan dari pemerintah lokal yang melarang tentang Styrofoam ini menurut saya perlu dikaji lebih lanjut," ungkapnya.

Masih menurut dia, kemasan yang murah bukan hanya menolong para pedagang kaki lima, tetapi juga konsumen. Jika para pedagang harus mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk kemasan, maka mereka akan membebankan pengeluaran tersebut kepada konsumen, agar keuntungan mereka tidak berubah. Hal ini akan berdampak pada harga makanan yang semakin tinggi, dan akan menyusahkan masyarakat kelas bawah. 

"Seandainya kita mengganti kemasan menjadi berbahan dasar kertas, maka harga makanan akan meningkat Rp2.000 Rp5.000. Hal ini juga akan mempengaruhi angka penjualan, karena konsumen akan ragu membeli makanan kali lima yang mahal," katanya.

Senada dengan Ahmad Ilham, Mahasiswi jurusan Desain Produk lTB tingkat akhir, Nadia, mengaku terkesan dengan kuliah umum yang ia ikuti karena memberinya pandangan baru yang ilmiah tentang kemasan makanan polistirena. 

"Sebelumnya, saya percaya bahwa polistirena tidak baik buat kesehatan karena orang-orang bilang begitu, tapi setelah ikut kelas ini, saya jadi tahu bahwa ternyata tidak berbahaya seperti apa yang dikatakan orang-orang. Hal ini berdasarkan data ilmiah dan fakta yang disajikan tadi. Sehabis ini, saya akan bagikan informasi ini ke teman-teman saya melalui social media, supaya semua bisa tahu fakta ini dan tidak salah kaprah lagi," imbuhnya. 


loading...


Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Mamin - 9 jam yang lalu

5 Makanan Ampuh Lawan Kolesterol Jahat

Wartakesehatan.com - Ada sejumlah makanan yang bisa Anda konsumsi untuk melawan kolesterol jahat. Apa saja? 1...
Mamin - 10 jam yang lalu

4 Makanan ini bisa Bikin Tidur jadi Nyenyak

Wartakesehatan.com - Ada beberapa makanan yang tergolong memiliki gizi tinggi. Tak hanya sehat, beberapa jenis makanan..
Warta Sehat - 11 jam yang lalu

Wow, Apel Cegah Kolesterol dan Diabetes

Wartakesehatan.com - Apel mengandung berbagai macam vitamin dan mineral yang mampu memberikan kontribusi terbaik terhadap..
Mamin - 12 jam yang lalu

Konsumsi 4 Makanan Ini bisa Cegah Kanker Kulit

Wartakesehatan - Kesehatan kulit bisa saja mengalami masalah apabila terlalu sering terkena paparan sinar matahari secara..
Mamin - 13 jam yang lalu

Konsumsi Kerang bisa Cegah Anemia

Wartakesehatan.com - Banyaknya menu makanan, makanan laut memiliki ragam manfaat bagi kesehatan. Contonya, kerang yang bisa..
Warta Sehat - 14 jam yang lalu

Konsumsi Bawang Merah Mentah bisa Cegah Asma

Wartakesehatan.com - Diketahui, bawang merah mampu melindungi gigi dari kerusakan hingga mencegah serangan asma. Tak..
Obat & Penyakit - 15 jam yang lalu

Cegah Sakit Maag dengan Yogurt

Wartakesehatan.com - Maag dapat bersifat kronis atau akut, tergantung dari kondisi dan berapa lama maag itu terjadi. Maag..
Mamin - 16 jam yang lalu

Jus Wortel dan Kunyit Bermanfaat bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Khasiat jus wortel dan kunyit sebagai obat kanker usus sudah dibuktikan oleh penulis buku anak-anak..
Warta Sehat - 17 jam yang lalu

Apel dan Anggur Buah yang bisa Mengobati Penyakit Jantung

Wartakesehatan.com - Jantung menjadi organ yang terpenting di dalam tubuh karena memiliki peran yang sangat penting...
Obat & Penyakit - 18 jam yang lalu

Kebiasaan ini Bikin Gigi Menderita

Wartakesehatan.com - Ada sejumlah kebiasaan sehari-hari yang ternyata dapat mengakibatkan sakit gigi, bahkan dalam jangka..
Mamin - 19 jam yang lalu

Makanan Ini Ampuh Kurangi Risiko Perdarahan

Wartakesehatan - Nutrisi merupakan suatu bagian penting yang juga tak boleh dilewatkan selain penanganan dan pengobatan..
Obat & Penyakit - 20 jam yang lalu

Waspada, Kecap picu Kanker Payudara

Wartakesehatan.com – Kecap merupakan salah satu bumbu yang paling sering digunakan. Selain sebagai bahan tambahan..
Warta Sehat - 21 jam yang lalu

CISC Edukasi Masyarakat Kenali Kanker Organ Reproduksi Wanita

Wartakesehatan.com – Kanker merupakan penyakit yang cukup member ketakutan bagi masyarakat. Tidak sedikit, masyarakat..
Mamin - 22 jam yang lalu

Konsumsi Es Krim Di Pagi Hari, Bermanfaat!!

Wartakesehatan.com - Penelitian yang dilakukan Yoshihiko Koga, profesor dari Kyorin Universitas, Tokyo, menemukan manfaat..
Mamin - 23 jam yang lalu

4 Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari

Wartakesehatan.com - Minum air putih selain baik untuk kesehatan tubuh juga dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi...
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

4 Manfaat Mandi di Malam Hari

Wartakesehatan - Ternyata kebiasaan orang melakukan mandi malam setelah beraktivitas selama seharian adalah hal yang baik..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Berendam di Air Panas Bermanfaat bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com -  Berdasarkan penelitian yang dilakukan Loughborough University, berendam air panas membakar kalori..
Mamin - 1 hari yang lalu

Makan Berlebihan di Malam Hari miliki 4 Efek Buruk

Wartakesehatan.com - Makan adalah salah satu kebutuhan pokok dari manusia selain minum. Biasanya manusia melakukan..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

8 Manfaat Ketela bagi Tubuh

Wartakesehatan.com -  Siapa sangka, ketela rambat yang sekilas terkesan sederhana ternyata mampu membawa banyak..
Mamin - 1 hari yang lalu

3 Minuman ini Ampuh Kurangi Berat Badan

Wartakesehatan.com - Para ahli diet mengatakan bahwa air tersebut tidak akan membantu Anda menghilangkan beberapa kilogram..
Mamin - 1 hari yang lalu

Wow, Buah Leci bisa Kurangi Penuaan Dini

Wartakesehatan.com - Buah leci merupakan buah sarat akan asam lemak tak jenuh yang membantu dalam penyerapan beta karoten..
Obat & Penyakit - 1 hari yang lalu

Stres bikin Badan Tambah Gemuk

Wartakesehatan.com - Stres sendiri merupakan salah satu perasaan yang bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya..
Ibu & Anak - 1 hari yang lalu

Anak alami Cacingan, sebaiknya Anda Waspada!

Wartakesehatan.com - Praktisi kesehatan dr Cindhe Puspito mengatakan cacingan pada anak kerap kali tidak disarari oleh..
Mamin - 1 hari yang lalu

5 Makanan yang Baik bagi Kesehatan Hati

Wartakesehatan.com - Mengutip dari boldsky, hati merupakan salah satu organ tubuh yang paling penting. Jika hati gagal..
Mamin - 1 hari yang lalu

Minum 6 Minuman ini jika Ingin Sehat

Wartakesehatan.com - Ada orang yang berusaha makan sehat dalam kesehariannya. Tetapi, itu akan menjadi ‘rusak’..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Cegah Penyakit Kanker dengan Gooseberry

Wartakesehatan.com - Bluberry, tomat, brokoli dan makanan lainnya sudah terbukti dapat mencegah kanker.​ M​uncul satu..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Ketahui 7 Manfaat Sehat Alpukat

Wartakesehatan.com - Orang justru cenderung menghindari makan alpukat karena dianggap mengandung lemak. Namun, para..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Manfaat Kecing sambil Duduk ini 3 Manfaatnya!

Wartakesehatan - Hampir semua pria lebih memilih posisi berdiri saat buang air kecil atau kencing, hal ini karena telah menjadi..
Mamin - 1 hari yang lalu

Serat Sangat Bermanfaat bagi Tubuh

Wartakesehatan.com - Serat adalah nutrisi yang sangat baik buat tubuh karena ia memiliki banyak manfaat sehat. Serat..
Obat & Penyakit - 1 hari yang lalu

Kurang Tidur picu Gaya Hidup Tak Sehat

Wartaksehatan.com - Bukan hanya menyebabkan daya tahan tubuh menurun, tapi kurang tidur juga dapat memicu seseorang..

+Indeks