'Indonesia Bebas Rabies' Bukan Sekedar Slogan

Oleh : ibrahim romending | Sabtu, 16 Desember 2017 | 20:05 WIB


(IST)

Wartakesehatan.com - Rabies disebut juga penyakit anjing gila adalah suatu penyakit infeksi akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini telah tersebar di 150 lebih negara di dunia, setiap tahun lebih dari 55.000 orang meninggal akibat rabies dan lebih dari 15 juta orang di seluruh dunia mendapatkan pengobatan profilaksis vaksin anti rabies untuk mencegah berkembangnya penyakit ini. Penyakit Rabies sangat diwaspadai karena memiliki Case Fatality Rate (CFR) atau angka kematian mencapai 100%. Hal ini disebabkan oleh Rhabdovirus atau virus rabies, rhabdovirus menyerang susunan saraf pusat dan mengakibatkan kelumpuhan otak yang berakhir pada kematian.

Saat ini tingkat pengetahuan masyarakat tentang rabies sudah semakin baik, namun kondisi ini kurang diimbangi dengan kesiapan kita dalam memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir ini kita mulai akrab dengan kondisi tidak tersedianya vaksin atau serum anti rabies di tempat layanan kesehatan yang ditunjuk pemerintah. Dalam beberapa tahun terakhir kita pernah mengalami beberapa periode tidak tersedianya VAR dan SAR di beberapa wilayah di Indonesia. Di RSPI prof. Dr. Sulianti saroso di Jakarta, didapatkan data dari bagian farmasinya dalam 2 tahun terakhir terjadi 3 (tiga) kali periode kekosongan VAR yaitu tahun 2016 pad tanggal 5 februari - 20 mei 2016 dan 17 juni - 4 agustus 2016, kemudian tahun 2017 terjadi kekosongan pada tanggal 13 oktober - 6 November 2017. Kemudian untuk SAR sudah 1 (satu) tahun terakhir tidak tersedia / kosong.

Kondisi ini menunjukkan bahwa ada yang salah dengan sistem atau mekanisme yang selama ini berjalan karena tidak mampu menjamin ketersediaan stok Vaksin Anti Rabies ( VAR ) atau Serum Anti Rabies ( SAR ) di masyarakat. Pemerintah dalam hal ini kementerian kesehatan harus terbuka untuk menerima masukan dari pihak luar untuk memperbaiki sistem yang ada. Beberapa alternatif perbaikan yang bisa diusulkan untuk mencegah terjadinya kekosongan VAR dan SAR antara lain adalah membuat kebijakan / regulasi khusus tentang vaksin dan serum atau memperbaiki kebijakan yang sudah ada dengan memperkuat pembahasan yang lebih lengkap terkait mekanisme pengadaan stok vaksin dan serum.

Dari kebijakan yang sudah ada saat ini, belum ada yang mengatur secara jelas dan terperinci tentang mekanisme pengadaan dan pendistribusian yang bisa menjamin ketersediaan stok vaksin / serum khususnya rabies. Kebijakan yang sudah ada saat ini yang memiliki kaitan dengan vaksin adalah Permenkes No. 12 Tahun 2017 tentang Imunisasi. Pada Permenkes ini membahas tentang bagaimana latar belakang, jenis dan jadwal imunisasi, penyelenggaraan program imunisasi dan kejadian ikutan pasca imunisasi serta pencatatan dan pelaporan. Kebijakan lain yang juga memiliki kaitan adalah Permenkes No. 17 Tahun 2017 tentang Rencana aksi pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan, namun dalam Permenkes ini pembahasannya lebih kepada peluang bisnis dari suatu industrialisasi farmasi dan alat kesehatan. Terkait vaksin dibahas sedikit tentang besarnya peluang dengan tingginya pertumbuhan pasar vaksin yaitu 15% per tahun. Indonesia diwakili oleh biofarma menjadi salah satu produsen vaksin yang merupakan salah satu pemain utama pada daerah asia dalam pengembangan dan produksi vaksin.

Dalam permenkes ini disebutkan pemerintah bertanggungjawab terhadap pengadaan vaksin namun tidak dijelaskan secara spesifik terkait bagaimana tata kelola untuk menjamin ketersediaan stok vaksin dan serum yang diperlukan untuk kelancaran pelayanan kesehatan. Hanya disebutkan terkait dengan alur komando pemenuhan kebutuhan vaksin, menteri akan menugaskan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang produksi vaksin dan atau menunjuk BUMN di bidang kefarmasian untuk melakukan impor jika kita belum bisa memproduksi sendiri vaksin tersebut. Tidak disebutkan atau diatur tentang bagaimana mekanisme penjaminan ketersediaan stok vaksin / serum yang diperlukan untuk mengamankan kebutuhan nasional. Belum ada standar atau kriteria yang jelas, untuk memastikan bahwa vaksin dan serum akan selalu tersedia ketika dibutuhkan. Hal ini menimbulkan celah terjadinya kejadian kosong / tidak adanya stok vaksin di beberapa fasilitas layanan kesehatan di Indonesia. Indonesia belum bisa membuat dan memproduksi vaksin dan serum anti rabies, selama ini vaksin anti rabies dan serum anti rabies yang kita pakai adalah produk impor. Diperlukan perhitungan yang matang dari institusi yang diberi kewenangan (Kementerian Kesehatan) untuk memastikan stok yang dimiliki aman.

Seiring dengan membaiknya tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang rabies, kondisi kosongnya persediaan VAR dan SAR akan menimbulkan kecemasan dan kepanikan pada masyarakat ketika mengalami kasus gigitan Hewan Pembawa Rabies (HPR). Selain tidak selaras dengan program pemerintah yang gencar menggalakkan masyarakat sadar vaksinasi, kondisi seperti ini juga akan menimbulkan efek negatif yang lebih luas di masyarakat. Kelangkaan ini juga bisa dimanfaatkan oleh orang –orang yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi, seperti munculnya tindak pemalsuan vaksin dan serum.

Menurut data yang didapatkan dari kementerian kesehatan, Indonesia belum sepenuhnya bebas dari rabies. Saat ini baru 9 propinsi dari 34 propinsi yang dinyatakan masih bebas rabies yaitu Kepulauan Riau, Bangka Belitung, NTB, Papua, Papua Barat( Bebas Historis) kemudian DKI Jakarta, DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur (Bebas karena dibebaskan). Selama tahun 2016 telah dilaporkan sebanyak 61.077 kasus Gigitan Hewan Pembawa Rabies (GHPR) dimana 33.103 kasus adalah terjadi di Bali. Kasus gigitan rabies yang perlu mendapatkan Vaksin Anti Rabies sebanyak 40.012 kasus (65,5%) dengan kasus kematian sebanyak 81 kasus yang tersebar di 44 Kabupaten/Kota pada 17 propinsi yang tertular rabies.

Hal ini harus bisa disikapi dengan bijak dan cerdas oleh pemerintah, pemerintah dalam hal ini kementerian kesehatan harus mendapatkan dukungan dari semua pihak yang terkait untuk bisa membuat suatu sistem yang bisa memastikan ketersediaan VAR dan SAR di semua unit pelayanan yang ditunjuk oleh pemerintah. Diperlukan peran aktif semua stakeholder untuk merumuskan suatu kebijakan atau sistem yang baik untuk menjamin stok vaksin secara merata di Indonesia, khususnya VAR dan SAR. Diperlukan kerjasama lintas sektoral untuk bersama – sama mengendalikan proses penyebaran rabies dengan tindakan preventif dan promotif. Memastikan bahwa surveilans epidemiologi berjalan dengan baik dan teratur agar mendapatkan data pendukung yang lengkap dalam proses deteksi dini kasus.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyusun program, kebijakan atau mekanisme untuk menjamin ketersediaan stok vaksin di masyarakat adalah :

1. Didalam penyusunan atau pembuatan program harus melibatkan berbagai pihak yang memiliki kaitan dalam pemenuhan ketersediaan stok vaksin dan serum.

2. Melibatkan peran eksekutif dan legislatif untuk merumuskan kebijakan yang lebih spesifik terkait dengan kebutuhan vaksin dan serum.

3. Berorientasi kepada kemandirian dalam produksi vaksin dan serum untuk mengurangi ketergantungan kepada pihak asing.

4. Kesampingkan kepentingan individu atau kelompok.

Dengan melibatkan peranan dan kontribusi semua pihak yang memiliki keterkaitan akan menciptakan suatu sistem / mekanisme yang baik. Hasil yang diharapkan bisa menjadi acuan untuk menjamin ketersediaan vaksin & serum anti rabies di masyarakat. Diharapkan nantinya tidak ada lagi cerita kekosongan / tidak ada VAR dan SAR di masyarakat, sehingga kita masih bisa terus berharap bahwa “ Indonesia bebas Rabies “ bukanlah slogan / impian belaka.

Tersedianya VAR dan SAR di semua fasilitas kesehatan yang ditunjuk pemerintah akan menunjukkan bahwasanya pemerintah memiliki manajemen yang baik dalam pengelolaan vaksin dan serum, dan meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Langkah–langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan kelangkaan VAR dan SAR, antara lain adalah :

1) Mendorong pemerintah dalam hal ini kementerian kesehatan untuk memperbaiki daan mengevaluasi sistem yang sudah dimiliki saat ini dalam menjamin ketersediaan VAR dan SAR di Indonesia.

2) Membuat suatu kebijakan khusus atau melengkapi di dalam kebijakan yang sudah ada terkait penjaminan ketersediaan stok vaksin dan serum secara umum khususnya rabies.

3) Mendorong pemerintah untuk kemandirian produksi vaksin dengan memfasilitasi perusahaan farmasi untuk bisa memproduksi sendiri vaksin dan serum, sehingga tidak tergantung lagi dengan pihak asing.

4) Melakukan kerjasama lintas sektoral dalam pengendalian kasus rabies, dengan upaya preventif dan promotif.

5) Membuat hotline untuk layanan informasi terkait vaksin dan serum rabies.


Penulis :
Nama : Agus Setiyadi
Email : [email protected]
Riwayat pendidikan:
• Saat ini sebagai Mahasiswa Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, peminatan Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan.
Riwayat pekerjaan :
• Saat ini tercatat sebagai pegawai di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso Jakarta.

 

 

 


loading...


Fokus : Rabies


Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 21 jam yang lalu

4 Posisi Tidur yang Baik bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Untuk dapat tidur dengan nyenyak tentunya kita harus menemukan posisi yang nyaman saat tidur. Posisi..
Obat & Penyakit - 1 hari yang lalu

Dampak Buruk Menahan Bersin bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Banyak orang yang memilih untuk menahan bersin saat berada di dekat orang banyak demi kesopanan dan..
1 hari yang lalu

Jaga Metabolisme Tubuh dengan Kacang Kedelei

Wartakesehatan.com - Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. Penghasil kedelai utama dunia..
1 hari yang lalu

Biji Semangka Meningkatkan Kesuburan Pria

Wartakesehatan.com - Semangka adalah buah yang menyegarkan dengan biji bergizi yang penuh nutrisi dan antioksidan. Biji..
1 hari yang lalu

Bijih Nangka Dapat Mencegah Anemia

Wartakesehatan.com - biji nangka kaya akan nutrisi seperti riboflavin dan tiamin yang mengubah makanan menjadi energi...
1 hari yang lalu

Kandungan Buah Anggur yang Tak Kalah Penting

Wartakesehatan.com- Setiap jenis anggur memiliki nilai gizi tersendiri, namun secara umum kandungan nutrisi buah anggur..
1 hari yang lalu

Coklat Dapat Mengurangi Resiko Hipertensi

Wartakesehatan.com - Selain berfungsi sebagai antioksidan alami, ternyata cokelat juga punya beberapa khasiat lainnya bagi..
1 hari yang lalu

Sayuran yang Baik untuk Jantungmu

Wartakesehatan.com - Jika kamu masih bertanya-tanya, jenis sayuran apa yang baik untuk kesehatan jantungmu, ini dia..
1 hari yang lalu

Gejala Penyakit Ini Jangan Pernah Kamu Abaikan

Wartakesehatan.com  - Kebanyakan orang tidak sadar dengan kondisi tubuhnya. Sehingga beragam penyakit tersebut sering kali..
1 hari yang lalu

Biji Labu Kuning Menyehatkan Tulang

Wartakesehatan.com - Konsumsi biji labu secara rutin dengan porsi tepat, ini bisa membuat tubuh makin sehat. Ini juga bisa..
Mamin - 2 hari yang lalu

Coba ini Takaran Makan Siang yang Tepat

Wartakesehatan.com - Jumlah asupan makanan menjadi hal penting dalam menyukseskan penurunan berat badan.Anda mesti tahu..
Obat & Penyakit - 2 hari yang lalu

Kurangi stres dan Cegah Serangan Jantung dengan Menjalin Asmara

Wartakesehatan - Menjalanin hubungan asmara tentunya terasa menyenangkan. Apalagi jika hubungan tersebut membahagiakan dan..
Obat & Penyakit - 2 hari yang lalu

Tubuhmu Tak Sehat dan Butuh Olahraga ini Tandanya!

Wartakesehatan.com - Meski sudah mencoba untuk hidup sehat dan minum air putih yang cukup, terkadang ada saja faktor..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Rajin Membaca bisa Cegah Alzheimer dan Kurangi depresi

Wartakesehatan.com - Dampak positif lain membaca juga ditemukan para peneliti kesehatan dunia. Para peneliti mengemukakan..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Menghilangkan Racun dalam Tubuh dengan Tips ini!

Wartakesehatan.com - Dengan usus yang bersih, maka gerakan pada organ usus Anda akan selalu baik, sistem kekebalan tubuh..
Obat & Penyakit - 2 hari yang lalu

Rajin Jalan Kaki bisa Cegah Diabetes dan Kurangi Stres

Wartakesehatan.com - Dengan berjalan kaki Anda bisa mengurangi stres, menurunkan berat badan, mencegah diabetes dan masih..
Mamin - 2 hari yang lalu

Bayam bisa jaga Kesehatan Tulang

Wartakesehatan.com -  Seorang ahli nutrisi bernama Megan Ware, dalam artileknya yang dimuat Medical News Today,..
Obat & Penyakit - 3 hari yang lalu

10 Tips Gaya Hidup untuk Jantung Sehat

Wartakesehatan.com - Apa yang akan kita makan, apa yang akan kita minum, hingga aktivitas apa yang akan kita lakukan,..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Buah Mangga Baik bagi Kesehatan Kulit

Wartakesehatan.com - Buah terbukti secara ilmiah memiliki manfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit.Kandungan vitamin..
Obat & Penyakit - 3 hari yang lalu

Jarang Ganti CD Awas Berbahaya!

Wartakesehatan.com - CD berperan penting dalam menjaga kesehatan, kebersihan serta kenyamanan miss V atau organ intim. Tapi,..
Obat & Penyakit - 3 hari yang lalu

Bahaya jika Duduk Terlalu Lama

Wartakesehatan.com - Duduk terlalu lama berkaitan erat dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, kanker, diabetes..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

5 Teh Ini bisa bikin Langsing

Wartakesehatan.com -  Teh merupakan minuman yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Tidak hanya sebagai penangkal berbagai..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Kandungan Keju miliki Banyak Keajaiban

Wartakesehatan.com - Menurut penenlitian makan keju memiliki kebaikan pula. Sebuah studi dari University of Copenhagen..
Warta Sehat - 5 hari yang lalu

Ketumbar Bisa Turunkan Gula Darah

Wartakesehatan.com - Gaya hidup alami menjadi salah satu alternatif yang dilakukan banyak pihak agar tubuh bisa tetap fit...
Mamin - 5 hari yang lalu

Gudeg memiliki Banyak Kandungan Gizi bagi Tubuh

Wartakesehatan.com - Bagi warga Yogyakarta, gudeg seperti sudah mendarah-daging dalam kehidupan. Eksistensi gudeg sudah..
Warta Sehat - 5 hari yang lalu

Perlunya Memahami Permasalahan Voice & Dysphagia

Wartakesehatan.com - Batuk merupakan mekanisme yang terpenting diantara fungsi proteksi jalan napas lainnya untuk mengeluarkan..
Liputan Khusus - 5 hari yang lalu

Memahami Kaitan Suara & Kesehatan di JakVodic 2018

Wartakesehatan.com – Saat berbicara ataupun bernyanyi, tentu setiap orang pernah mengalami permasalahan-permasalahan,..
5 hari yang lalu

Sirup Jagung Ternyata Berefek Buruk

Wartakesehatan.com - Penelitian mengungkap bahaya konsumsi sirup jagung dalam jangka panjang, bukan cuma menyebabkan kegemukan..
5 hari yang lalu

Makanan yang Membahayakan Kesehatan Rambutmu

Wartakesehatan.com - Padahal, merawat kesehatan rambut tidak sesulit yang kamu pikirkan, lho. Cukup dengan keramas teratur..
Obat & Penyakit - 5 hari yang lalu

5 Penyebab Munculnya Bau Badan

Wartakesehatan.com - Terkadang mandi dan menggunakan deodoran tak serta merta membebaskan seseorang dari bau..

+Indeks