Protein yang Berlebihan Merusak Sistem Otak dan Saraf

Oleh : nurul kinanti
Minggu, 11 Pebruari 2018 | 11:12 WIB


loading...

Wartakesehatan.com - Protein merupakan nutrisi yang sangat penting bagi tubuh dan peran utamanya adalah untuk pertumbuhan otot, perkembangan tulang dan perkembangan sel. Akan tetapi jika berlebihan asupannya hal-hal ini bisa terjadi pada tubuh Anda.

1. Resiko penyakit jantung

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa sumber protein nabati membantu melindungi jantung dengan lebih baik, sementara sumber protein hewani mengandung lemak jenuh, yang merupakan penyebab penyakit jantung. 

2. Kolesterol tinggi

Makanan tinggi protein, terutama dari sumber hewani, meningkatkan pengerasan arteri dan menyebabkan kondisi lebih serius seperti stroke dan penyakit jantung karena asupan protein ini bisa memicu kolesterol naik. 

 

3. Obesitas

Sebuah studi mengemukakan bahwa orang yang mengkonsumsi terlalu banyak protein hewani, 90 persen lebih mungkin untuk mendapatkan berat badan brlebih dan bisa memicu masalah obesitas dibandingkan mereka yang makan lebih sedikit. 

4. Keurangan kalsium

Jika Anda makan terlalu banyak protein, ini akan mengaktifkan tubuh melepaskan asam dalam tubuh. Tubuh memiliki terlalu banyak protein untuk meningkatkan konsentrasi asam. Untuk menetralkan asam, tubuh harus melepaskan kalsium fosfat, yang pada gilirannya menyebabkan tubuh mengambil kalsium dari tulang untuk menghasilkan kalsium fosfat yang cukup. Ini adalah penyebab utama terjadi osteoporosis. 

5. Kerusakan ginjal

Kelebihan protein hewani dalam tubuh juga menyebabkan tubuh menghasilkan banyak limbah nitrogen yang secara langsung mempengaruhi ginjal dan menciptakan kadar protein tinggi dalam urin, yang menyebabkan batu ginjal. 

6. Berkurangnya fungsi hati dan otak

Asupan protein yang berlebihan juga bisa merusak sistem otak dan saraf. Kelebihan protein menyebabkan tubuh menghasilkan amonia lebih banyak, ini zat perusak hati dan otak. Jika Anda mengkonsumsi terlalu banyak protein dalam waktu lama, Tubuh Anda harus bekerja lebih keras, ini menyebabkan kelebihan produksi dan peningkatan produksi zat beracun dalam darah. Hal itu menyebabkan fungsi otak dan sistem saraf menurun.

loading...
loading...

Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Terkini

loading...