Implementasi Nilai Nilai Kebudiluhuran

Oleh : Irawan Mohamad | Jumat, 21 April 2017 | 13:01 WIB

loading...

Wartakesehatan.com - Pada tanggal 27, 28 dan 29 Januari 2017, Mahasiswa/i Budi Luhur Roxy angkatan 2013-2017 melakukan kegiatan Implementasi Nilai-Nilai Kebudi Luhuran di Desa Gunung Bunder, Bogor. Kegiatan tersebut dilakukan guna menunjang salah satu syarat SKPI Kebudi Luhuran, yang dibina langsung oleh Ir. Bullion Dragon Andah M. Sc. Di sana para mahasiswa/i melakukan kegiatan bersama anak-anak SDN 02, 03 Desa Gunung Bunder mulai dari pentas seni teater, motivasi terhadap cita-cita & pentingnya belajar, dan prakarya. Antusiasme mahasiswa dalam kegiatan ini terlihat dari semangatnya melakukan latihan dan belajar bersama setelah pulang kampus maupun setiap hari sabtu dan minggu, lelah akibat bekerja dan belajar para mahasiswa/i eksekutif ini tidak menjadi halangan.

Pada tanggal 27 Januari 2017, para mahasiswa/i Universitas Budi Luhur Kampus-B Roxy berangkat dari kampus pada jam 19:30 (setelah kesepakatan bersama dan menyesuaikan jam kerja seluruh mahasiswa/i eksekutif) menuju Villa Bale Luhur, Gunung Bunder pada jam 23:00. Setibanya disana, kami langsung memasukki ruangan untuk istirahat & tidur. Beberapa dari mereka tidak dapat tidur dikarenakan sangat bersemangat dan memikirkan kegiatan besok yang dinanti-nanti. Kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilakukan untuk Kampus B-Roxy, Puji Syukur kami selalu dibina, didukung dan dibantu guna meningkatkan hasil kegiatan.

Pada tanggal 28 Januari 2017, para mahasiswa/i sudah bangun dan melakukan mandi pada jam 05:00 subuh. Setelah selesai beberapa melakukan sholat subuh, dan dilanjuti juga dengan makan bersama pada jam 06:00. Pada jam 07:00, semua peserta kegiatan melakukan persiapan ulang sebelum berangkat dan juga wajah mereka dihiasi untuk melakukan kegiatan Pentas Seni Teater setibanya dilokasi. Puji syukur, konsep Pentas Seni Teater ini semakin matang karena kami semua selalu melakukan latihan sepulang kampus setiap hari senin, selasa, kamis, sabtu dan minggu.

Para mahasiswa/i tidak segan untuk didandani seperti apapun, karena kami semua yakin bahwa semua ini sangat bermanfaat untuk mereka yaitu para murid SDN 02 & 03 Desa Gunung Bunder. Rasa berbudi luhur yang dimiliki seluruh mahasiswa/i ini seperti pantun :

Suara melolong tanda ajakan.

Tanda bahaya bersahut-sahutan.

Tolong menolong diwajibkan.

Bagi orang-orang yang beriman.

Setelah kami semua selesai didandani dan menggunakan perlengkapan teater seadanya. Kami semua langsung berangkat menuju sekolah SDN 02, 03 dan juga Masjid Gunung Bunder sesuai dengan divisi yang telah ditetapkan.

Pada SDN 03 setelah kami tiba disana, kami pun langsung melakukan kegiatan Pentas Seni Teater yang berjudul “Surat Untuk Tuhan”, tema teater yang kami gunakan memiliki arti untuk selalu bersyukur terhadap apapun kondisi yang saat ini kita alami dan juga jangan jadikan kegagalan kemarin sebagai penghambat hari ini. Semangat untuk membuat hari esok lebih baik, melalui hari ini. Teater ini juga akan menjadi motivasi anak-anak untuk belajar lebih sungguh-sungguh dan dalam meraih cita-cita. Para pementas juga melakukan interaksi langsung terhadap anak-anak dan bermain bersama mereka. Setelah Pentas Seni Teater ini selesai, kami mengajak anak-anak untuk memasukki ruangan kelas mereka masing-masing karena kami ingin berbagi pengalaman dan ilmu terhadap cita-cita dan juga pekerjaan.

Dari seluruh kegiatan yang telah dilakukan, kami juga tak lupa untuk selalu memberikan hadiah guna meningkatkan semangat dan antusiasme mereka terhadap belajar lebih dalam terhadap cita-cita mereka.

Pada SDN 02, kami juga melakukan kegiatan yang sama yaitu Pentas Seni Teater & Belajar. Panasnya matahari tak menjadi halangan ataupun penurun semangat kami, karena senyum dan kebahagiaan para anak-anak lah yang menjadi alasan kami untuk berjuang menjadi lebih baik. Pentas Seni Teater yang dilakukan memiliki judul yang sama, hanya saja memiliki lagu latar belakang yang berbeda, SDN 02 memilih lagu India yaitu Kuch Kuch Hotahai. Tampaknya para mahasiswa/i divisi SDN 02 pecinta film India ya, hehehe.

Namun siapa yang menduga, dari panas teriknya matahari berubah menjadi hujan yang deras. Ternyata cuaca sangat mendukung, karena Teater ini sedang dalam moment yang sedih. Hujan ini hanya melunturkan dandanan wajah kami, namun tidak dengan Kebudi Luhuran kami. Lihat saja, semakin deras hujan semakin semangat mahasiswa/i dalam melakukan teater ini untuk anak-anak SDN 02. Semangat mereka ini seperti pantun :

Kalau hendak membuat taman.

Banyak bunga dikumpulkan.

Kalau ingin banyak kebudi luhuran.

Menolong orang jadikan kebiasaan.

Dari kegiatan ini juga kami belajar bahwa untuk mengajar anak-anak tak mudah, karena mereka memiliki sifat yang berbeda-beda dan kita tak boleh sedikitpun memiliki emosional dalam kegiatan ini.

Namun kegiatan kita tidak sampai sini, saat para divisi SDN 02 dan 03 ini melakukan kegiatan ternyata ada divisi tim HT yang selalu bekerja dibalik layar lho, mereka lah yang berbelanja bersama dan menyiapkan hadiah anak-anak, perlengkapan kegiatan bahkan sampai bikin rak buku (Seluruhnya perempuan lho yang mengerjakan jadi jangan meremehkan kemampuannya). Mereka saat ini sedang membangun perpustakaan mini di Masjid Desa Gunung Bunder ini. Setelah seluruh kegiatan selesai, semua anak-anak dari SDN 02 & 03 kami ajak ke Masjid Desa Gunung Bunder untuk meningkatkan minat mereka semua dalam membaca.

Puji syukur, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sekolah juga para masyarakat ingin kami kembali untuk melakukan kegiatan yang positif ini. Tidak lupa kami memberikan Plakat Universitas Budi Luhur sebagai penghargaan dan wujud terima kasih karena mau bekerja sama dengan kami untuk melakukan kegiatan ini. Dari semua ini kami belajar seperti pantun ini :

Kain batik hadiah kawan.

Lihat kambing dalam kandang.

Hati yang baik pasti dermawan.

Menolong orang tiada pandang.

Puji Syukur Budi Luhur yang kami jadikan pilihan.


Memuat Komentar ...



+Indeks
loading...