RSUD Salatiga Melayani dengan Hati

Oleh : Aldi Ferdiyan | Minggu, 25 Januari 2015 | 13:30 WIB



wartakesehatan.com - Memiliki kreatifitas tinggi dalam melayani masyarakat dengan hati serta senyum merupakan tekad Direktur RSUD Salatiga dr Agus Sunaryo.

Kota Salatiga yang berhawa dingin dilereng gunung Merbabu, Jawa Tengah memiliki RSUD yang terbilang lengkap dan memiliki standar kenyaman tinggi bagi para pasiennya.

Selain itu , RSUD Kota Salatiga merupakan layanan medis yang diklaim paling lengkap yang ada di Salatiga. Berbagai peralatan canggih dimiliki RSUD yang berstatus Badan Layanan Unit Daerah (BLUD) Kelas B.

Sejumlah peralatan antara lain alat ‘pemecah’ batu ginjal (ESWL), alat untuk membuat syaraf baru untuk gangguan ereksi penderita diabetes mellitus (ESWT), alat pemantau kinerja paru paru, alat melihat kondisi paru – paru (bronkoskopi) dan berbagai alat lainnya. Meski telah modern, namun gedung untuk peralatan mahal itu belum memadai.”Kami memang berharap bisa membangun gedung yang representatif untuk lebih memaksimalkan pelayanan masyarakat agar lebih nyaman berobat di sini,” ucap direktur RSUD dr Agus Sunaryo saat ditemui di ruang kerjanya.

Gedung rawat empat lantai RSUD Salatiga ini bersih meski berkelas 3, dr Agus Sunaryo sengaja mengutamakan kenyamanan pasien dari kelas bawah."Coba dilihat lebih bagus kelas 3, bersih nyaman dan pasien juga rata-rata datang dari luar daerah Salatiga,"jelasnya.

Berkeliling memeriksa pasien yang disambut ramah para pasiennya, dr Agus Sunaryo terjun langsung memeriksa pasien penyakit dalam yang memang menjadi spesialisasinya."Lebih bagus disini dibanding rumah sakit lain,"ucap Ibu Ponirah yang menemani suaminya datang dari Purwodadi.

dr AGus Sunaryo berupaya meminimalkan waktu rawat inap pasien. Langkah itu dilakukan dengan membuat diagnosa tepat kepada semua pasien yang dirawat. “Kami mengupayakan diagnosa cepat dan tepat kepada pasien,” jelas Agus. Selain itu, juga untuk menghindari imbuhan penyakit infeksi yang dikhawatirkan muncul saat rawat inap di RS.

Disinggung mengenai sumber daya di RSUD tersebut, Agus memaparkan jika kedepan akan menjadi badan yang mandiri. Saat ini, lanjut dia, sudah sepertiga pegawai yang ada di biayai mandiri oleh manajemen dan bukan pegawai negeri. “Diantaranya adalah dokter mitra yang biasanya spesialis, kemudian perawat, dan berbagai staf medis lainnya,” jelasnya sambil menunjukan ruangan poli eksekutif disalah satu ruang RSUD Salatiga.

"Disini kita memberi pelayanan terbaik bagi pasien yang mampu dan bisa mensubsidi pasien tak mampu. Kita ingin semua lapisan masyarakat terlayani,"jelasnya.

Jumlah tenaga medis yang ada memang belum maksimal untuk melayani pasien yang terus meningkat dari hari ke hari. Bahkan, berdasarkan standar pelayanan, tempat tidur pasien rawat inap yang tersedia adalah 1 tempat tidur untuk 10 ribu penduduk. “Sementara itu kita memiliki 300 tempat tidur atau 100 lebih banyak daripada seharusnya,” ucapnya yang sering memberi contoh memungut sampah sendiri dilantai hingga ditiru baik perawat,keluarga pasien sehingga RSUD Salatiga bersih dan nyaman.

Dengan adanya program BPJS, lanjut dia, RSUD telah siap dengan menyediakan 50 persen atau 120 tempat tidur kelas III untuk peserta program baru milik pemerintah tersebut. Padahal syarat minimal hanya 30 persen. 

Lebih jauh dipaparkan dia, dengan biaya operasional tinggi, maka pihaknya melakukan efisiensi semaksimal mungkin. Mulai dari obat yang mengikuti formularium nasional, hingga efisiensi listrik dan air. “Saat ini hasil survey kepuasan pelanggan mencapai 75 persen, jumlah yang sangat bagus untuk sebuah RSUD dan akan terus kita tingkatkan. Mohon dukungannya”.terangnya.

Masalah listrik yang dibackup genset juga cukup efektif, saat wartakesehatan datang lampu listrik yang padam bisa menyala kembali hanya dalam tempo 5 detik."Nah ini sangat penting karena saa ada pasien yang ada diruang operasi bisa aman,"tuturnya.

Kecanggihan lainya di RSUD Salatiga adalah monitoring cctv mulai dari uang selasar hingga ruang operasi dapat terpantau.




Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 42 menit yang lalu

Normalkah Mencium Celana Dalam Pasangan ?

Wartakesehatan.com – Masih banyak orang yang masih mempunyai kebiasaan mencium celana dalam lawan jenis. Kebiasaan..
Warta Sehat - 1 jam yang lalu

Jaga Kosentrasi Penuh dengan Sarapan Pagi

Wartakesehatan.com - Menurut ahli gizi sarapan tidak seharusnya dilewatkan oleh mereka yang tengah diet..
Warta Sehat - 3 jam yang lalu

Konsumsi Oatmeal Terbukti Baik bagi Jantung

Wartakesehatan.com - Terkadang makanan yang dianggap enak, justru punya bahaya kesehatan yang mengintai. Sebut saja memicu..
Warta Sehat - 4 jam yang lalu

Sarapan dulu atau Olahraga Dulu ?

Wartakesehatan - Olahraga pagi diakui mampu mampu meningkatkan kebugaran tubuh saat beraktivitas. Namun ada sebuh..
Warta Sehat - 5 jam yang lalu

Roti Tawar Biasa Tidak Baik untuk Kesehatan Tubuh?

Wartakesehatan - Hampir sebagaian besar orang mempunyai kebiasaan mengonsumsi roti tawar dipagi hari, memang benar sarapan..
Warta Sehat - 6 jam yang lalu

Sereal Menu Sarapan yang Menyehatkan

Wartakesehatan.com - Victoria Taylor, seorang ahli diet British Heart Foundation menyatakan, sarapan yang sehat dapat..
Warta Sehat - 23 jam yang lalu

Diet Tinggi Gula Dapat Memengaruhi Kualitas Sperma

Wartakesehatatan.com - Tak hanya gula darah, tetapi makanan dan minuman manis bisa berpengaruh pada kesehatan..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Kondisi Kaki yang Bisa Mengungkap Masalah Kesehatan

Wartakesehatan.com - Mulai sekarang jangan sepelekan kondisi kakimu. Seperti diktuip dari everyday health, kondisi kaki bisa..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Tips Pulihkan Rasa Lelah Usai Pulang Kerja

Wartakesehatan.com-Kelelahan setelah pulang bekerja merupakan hal yang tidak bisa dihindari, karenanya Anda perlu mencari cara..
1 hari yang lalu

Cara Mengatasi Alergi Yang Kumat

Wartakesehatan.com-Alergi terjadi karena sistem imun Anda salah mengira zat yang pada dasarnya tidak berbahaya sebagai ancaman..

+Indeks