Wow! Temuan Baru, Lalat Untuk Obat Alzheimer

Oleh : Veronika | jpnn | Senin, 13 Juli 2015 | 16:02 WIB



Wartakesehatan.com - Siapa yang menyangka jika salah satu hama pertanian yang paling membuat masalah di Australia, ternyata bisa berpotensi membantu menemukan pengobatan penyakit Alzheimer.

Para peneliti di University of Adelaide baru saja membudidayakan lalat yang bisa membawa neurodegenerative.

Farmakolog, sekaligus toksikologi molekul, Dr Ian Musgrave, mengatakan penggunaan lalat ini adalah untuk menguji obat dan metode pengobatan untuk penyakit Alzheimer.

"Penyakit Alzheimer adalah masalah besar di Australia, terutama bagi orang tua," kata Dr Musgrave. "Saat orang menjadi tua, penyakit neurodegenerative ini meningkat secara luas, dan insiden penyakit ini akan meningkat dari waktu ke waktu."

"Masalahnya adalah kita tidak memiliki pengobatan yang efektif untuk penyakit Alzheimer. Kami memiliki beberapa perawatan untuk mengobati gejala-gejala awal, tapi bukan untuk penyebab penyakit."

Model modifikasi genetik pada lalat sangat tegas dan dan kami pun memiliki model perilaku dan memori lalat buah.

"Kami memiliki latar belakang genetik yang baik dan cara yang baik untuk mempelajari apakah sistem saraf lalat buah dipengaruhi atau tidak."

Dr Musgrave mengatakan sebelum dia menguji pengaruh metode pengobatan, pertama kali ia harus memberikan penyakit tersebut kedalam lalat.

"Kami tidak bisa memberi penyakit Alzheimer kepada lalat seperti yang dimiliki manusia, karena otak lalat dan manusia bekerja dengan berbeda," katanya.

"Apa yang kami lakukan adalah mengambil gen manusia yang menghasilkan protein yang menyebabkan penyakit Alzheimer, lalu kami menghilangkan gen yang setara dari lalat dan menggantinya dengan gen manusia."

"Sekarang lalat akan mulai memproduksi versi mutan dari gen manusia yang terlibat dalam penyakit Alzheimer. Kemudian akan menumpuk di saraf mereka dan mulai menyebabkan saraf mereka menjadi tidak berfungsi."

Dr Musgrave mengatakan lalat buah sudah digunakan untuk membantu memahami berbagai penyakit manusia sebelumnya.

"Hal ini mengejutkan, tapi lalat buah sudah digunakan untuk melihat sejumlah penyakit manusia sejak lama," katanya.

 




Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 4 hari yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 5 hari yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 6 hari yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

WFH Bikin Sakit Kepala Ini Obatnya

JAKARTA - Sejak bulan Maret 2020, sebagian besar kantor sudah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) akibat penularan..

+Indeks