Ilmuwan Australia Kembangkan Terapi Malaria Tanpa Obat

Oleh : Veronika | CNN | Senin, 27 Juli 2015 | 23:59 WIB



Wartakesehatan.com - Ilmuwan asal Australia Michelle Wykes mengembangkan terapi penyakit malaria tanpa obat. Dalam penelitiannya, ia mencoba menemukan cara untuk menyembuhkan malaria dengan menggunakan kekebalan tubuh. 

Wykes menemukan, ketika seseorang terkena penyakit, parasit yang dibawa penyakit tersebut pasti akan menyerang dan merusak kekebalan tubuh. 

Lebih lanjut lagi, Wykes menjelaskan ketika ada penyakit, komunikasi antar sel yang biasanya terjadi dalam tubuh tidak berjalan dengan baik karena molekul dalam tubuh tidak melakukan fungsinya saat terserang parasit. Akibatnya, sel-sel di dalam tubuh pun tidak dapat berkomunikasi.

Untuk itu, melalui penelitiannya, Wykes ingin melihat bagaimana cara parasit, khususnya pada penyakit malaria yaitu Plasmodium, merusak sel dan molekul, sehingga nantinya ia bisa menemukan cara untuk membuat sel bertahan dari serangan parasit. 

"Saya ingin mengidentifikasi molekul-molekul yang tidak berfungsi dengan baik kemudian memperkuatnya," kata Michelle Wykes saat ditemui di Jakarta usai acara pertemuan antar ilmuwan Australia dan Indonesia, Senin (27/7/2015). 

Menurut Wykes sistem kekebalan tubuh yang berubah kondisinya akibat terserang penyakit inilah yang menyebabkan obat yang dikonsumsi pada saat sakit tidak manjur. Sebab, parasit telah mengubah sistem kekebalan tubuh. 

Untuk itu, ia ingin mengembangkan metode penyembuhan malaria melalui kendali sistem kekebalan tubuh karena obat dinilai tidak efektif. 

Penggunaan kekebalan tubuh untuk menyembuhkan penyakit sebenarnya bukanlah hal baru di dunia medis. Terapi imun tersebut juga pernah digunakan untuk pengobatan kanker. 

"Contohnya dalam imunoterapi untuk kanker, itu ada molekul yang namanya PD-1, molekul yang memberikan sinyal negatif. Cara mengatasinya dengan mengidentifikasi kehadiran PD-1 kemudian diblokir agar tidak memberikan indikasi negatif lagi," ujarnya. 

"Pada dasarnya prinsip-prinsip imunoterapi (terapi kekebalan tubuh) untuk kanker akan dipakai terapi untuk malaria," kata Wykes. 

Namun, hingga saat ini Wykes belum menemukan cara untuk memperbaiki sistem kekebalan tubuh saat terserang parasit. Ia masih berkutat dengan tiga tantangan yang harus dihadapi untuk memperkuat penelitiannya. 

"Yang pertama adalah mentransmisi parasitnya, membuat orang-orang kebal terhadap penyakit sehingga saat mereka terserang penyakit bisa melawannya, dan yang ketiga kalau sudah kena dua kali bisa mengendalikan penyakit tanpa obat," kata Wykes. 




Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 4 hari yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 5 hari yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 6 hari yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

WFH Bikin Sakit Kepala Ini Obatnya

JAKARTA - Sejak bulan Maret 2020, sebagian besar kantor sudah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) akibat penularan..

+Indeks