Inilah dokter Muda Cumlaude Lulusan Unair

Oleh : gun gun | tribun | Selasa, 25 Agustus 2015 | 17:16 WIB



Wartakesehatan.com - Suasana tegang berubah cair begitu Prof Dr dr Teddy Ontoseno SpA (K) SpJP menyatakan bahwa dr Dheliya Widaswara SpKK dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar doktor dengan predikat cumlaude.

Sebelum sidang terbuka digelar di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair), Dhelya sedikit tegang. Namun begitu Prof Teddy, Ketua Program Studi Program Doktor Ilmu Kedokteran Pascasarjana Unair memanggil dan menyapa, dokter spesilalis kulit dan kelamin ini sudah langsung bisa menguasai keadaan.

Dheliya sempat tersipu karena pimpinan sidang mengomentari penampilan dokter yang masih muda dan enerjik ini tampil segar. "Tidak salah jika jadi dokter kulit. Lha orangnya bersih begini," ucap Prof Teddy yang membuat suasana terhibur.

Sidang doktor itu digelar kurang lebih dua jam dengan menghadirkan Guru Besar FK Unair dan Program Pascasarjana Unair, dipimpin Prof Teddy dengan anggota Prof Dr I Ketut Sudiana, Dr Agus Tuschan, dan anggota lainnya.

Ada juga tim penyanggah dalam sidang doktor terbuka tersebut. Namun, dengan lugas dan gayanya yang penuh semangat, semua pertanyaan dan sanggahan dari tim sidang diselesaikan dengan sempurna. Disertasinya berjudul: Uji Diagnostik Pemeriksaan Krok-20, PMP22, Protein, NGF, dan NRG1, untuk Deteksi Awal Kecacatan Penderita Kusta.

"Setelah sidang yudisium dengan melihat prestasi promovendus, ketekukan, dan keuletannya meneliti pasien kusta, Disertasi diterima. Promovendus lulus dengan predikat cumlaude. Kepadanya berhak memakai gelar doktor. Ini dokter ke-699 jenjang doktor di Unair," kata Prof Teddy menutup sidang.

Mendengar kata penutup ini, Dhelya tampak merunduk penuh syukur. Ditatapnya dalam-dalam bayinya yang masih berusia 8 bulan, Edwin Asalangit Ahnaf. Ibu ini juga segera menghampiri Bunga Alzena Salasabila, putri pertamanya. Dua anaknya itu terus dalam dekapan ayahnya, Edwin Arief Fachruddin.

Ikut memberi dukungan langsung, ayahanda Dhelya, dr Dadang Hendrawan SpJP dan ibunda Prof Dr Dewi Astutty. "Kami bangga dan hampir tak percaya dengan kegigihan dan kebandelan Dhelya. Dia keras kepala kalau soal studi. Usia muda sudah doktor," reaksi Dewi.

Dhelya memang masih sangat muda, 33 tahun. Alumnus SMAN 1 Malang yang lahir pada 14 Agustus 1982, saat ini menjadi staf pengajar di FK Univesitas Brawijaya Malang.

"Selamat atas disetasinya. Sebuah penelitian menarik karena bisa mendeteksi dini kecacatan penderita kusta," kata Prof Teddy memberi ucapan selamat.

Yang menarik, staf medik di RS Syaiful Anwar Malang ini meraihnya dengan waktu yang relatif singkat. Padahal, dia harus mengurus putra-putrinya yang masih kecil. Belum lagi harus melayani pasien di tempat praktiknya.

"Saya salut atas perjuangan kerasnya. Saya masih ingat, begitu datang dari Surabaya langsung memeluk anak dan seketika itu juga kembali fokus pada tugas studi. Dia memang pandai membagi waktu dan semua bisa," kata Edwin yang PNS di Dinas PU Cipta Karya Pemkab Malang itu.

Selama beberapa tahun, dia fokus meneliti sekitar 79 pasien kusta di RS Kusta Kediri. Begitu telitinya hingga diperolah kesimpulan bahwa pemeriksaan Krox (semacam gen)-20 bisa untuk mengetahui terjadinya kecacatan awal penderita kusta.

Ini untuk menyikapi sebelum timbul gejala klinis sehingga dapat dilakukan pencegahan. Langkah pencegahan terutama tehadap kecacatan yang ireversibel dan sangat mengganggu aspek kehidupan pasien.

"Alhamdulillah, semua bisa kami lalui dengan baik. Intinya, kecacatan pada penderita kusta itu bisa dideteksi dini dengan melihat komposisi gen penderita," ucap Dhelya berbunga-bunga usai disertasinya dinyatakan diterima.

Begitu keluar dari sidang, seluruh rekan, teman, sahabat, dan puluhan pendukung Dhelya menyerbunya. Mereka berebut memberi ucapan selamat. Antrean pun memanjang untuk memberi ucapan selamat sekaligus foto bersama.

"Keluarga adalah segalanya buat saya. Orangtua, suami, dan anak-anak adalah hal terpenting dalam hidup saya. Terima kasih Ya Allah. Terima kasih dan pernghargaan setinggi-tingginya kepada semua tim promotor, pembimbing, dan konsultan," ucap Dhelya.




Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 14 jam yang lalu

Cek Tanda-Tanda Penyakit Lewat Kondisi dan Kesehatan Mulut

Wartakesehatan.com - Kesehatan mulut penting untuk dijaga mengingat bahwa segala macam penyakit dari kuman dan bakteri..
Liputan Khusus - 1 hari yang lalu

IndoHCF Siap Fasilitasi Produk Inovasi Anak Bangsa

Wartakesehatan.com – Teknologi anak bangsa selama ini dipandang sebelah mata. Dari produk yang katanya kurang matang,..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Awas, Ngemil di Malam Hari Bisa Merusak Otak!

Wartakesehatan.com - Sering menunda-nunda makan hingga larut malam atau selalu ngemil saat malam hari? Awas, negemil di..
Psikolog - 1 hari yang lalu

Begini Sikap Orang Tua yang Tepat Jika Melihat Anak Masturbasi

Wartakesehatan.com - Belum lama ini ramai dibicarakan tentang Buku “Aku Berani Tidur Sendiri” dimana salah..
Mamin - 1 hari yang lalu

Fakta Soal Minuman Berenergi yang Wajib Anda Tahu

Wartakesehatan.com - Banyak dari Anda yang pasti sudah tahu minuman berenergi tak baik untuk kesehatan. Tetapi, ada..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

5 Cara Ampuh Mengatasi Tidur Mendengkur

Wartakesehatan.com - Mendengkur adalah salah satu gangguan tidur yang dialami oleh sedikitnya 45 persen penduduk di dunia...
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Bakar Lemak Dengan Aktivitas Ini di Rumah

Wartakesehatan.com - Pernahkah terpikir olah Anda, bahwa aktivitas sehari-hari di rumah ternyata efektif untuk membakar lemak?..
Warta Sehat - 1 tahun yang lalu

Labu Kuning Mencegah Penuaan Dini

Wartakesehatan.com - Labu kuning kaya akan vitamin dan mineral, namun sangat rendah kalori. Fakta tersebut membuat labu menjadi..
Warta Sehat - 1 tahun yang lalu

Cara Mudah Jaga Kesehatan Mata

Wartakesehatan.com - Setiap orang pasti ingin kondisi matanya selalu dalam keadaan sehat sampai usia telah lanjut. Mata..
Liputan Khusus - 1 tahun yang lalu

HUT ke 16 BPOM Serempak Kampanyekan Peduli Obat & Pangan di 34 Kota

Wartakesehatan.com – Sebagai lembaga Negara yang dipercaya menjadi badan pengawasan terhadap peredaran produk obat dan..

+Indeks