Blacklist PT Kharisma Purnawira Nugraha dari Lelang Alkes

Oleh : icha Abdillah | Rabu, 07 Oktober 2015 | 06:14 WIB



Wartakesehatan.com - Inspektorat Provinsi Banten belum menindaklanjuti rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait temuan pada kegiatan pengadaan alat kedokteran RSUD Banten berupa sarana penunjang pelayanan radiologi, andrologi, dan bedah thorax senilai Rp22.586.315.400 tahun anggaran 2014.

Salah satu rekomendasi yang belum dilaksanakan yaitu perintah kepada Inspektur Provinsi Banten untuk segera membuat usulan daftar hitam (blacklist) terhadap PT Kharisma Purnawira Nugraha (PT KPN) selaku pihak ketiga yang melaksanakan pekerjaan tersebut.


Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Banten tahun anggaran 2014, BPK RI menemukan pengadaan alat kedokteran pada RSUD Banten tidak sesuai ketentuan senilai Rp22.586.315.400. Pengadaan alat kedokteran RSUD Banten berupa sarana penunjang pelayanan radiologi, andrologi, dan bedah Thorax senilai Rp22.586.315.400 diadakan dalam tahun anggaran 2014. Pengadaan tersebut didasarkan pada Surat Perjanjian (kontrak kerja) pengadaan barang antara RSUD Banten dengan PT KPN No.900/2536099/KKPB/PU/RSUD/2014 tanggal 17 Oktober 2014 senilai Rp22.586.315.400. Jangka waktu pelaksanaan 60 hari kalendar terhitung mulai 17 Oktober-15 Desember 2014.


Namun jangka waktu pelaksanaan perjanjian tersebut diubah dalam addendum perjanjian No.900/2536099/ADD- KKPB/PU/RSUD/2014 tanggal 8 Desember 2014 menjadi 110 hari kalender atau berakhir pada tanggal 3 Februari 2015. Pembayaran kepada PT KPN dilakukan berdasarkan SP2D tanggal 30 Desember 2014 senilai Rp9.035.538.600. Pada tanggal 4 Februari 2015 dilakukan pemutusan kontrak karena RSUD menganggap PT KPN tidak sanggup menyelesaikan pemenuhan barang berupa CT Scan 128 slice sampai saat akhir kontrak.


Pihak RSUD Banten melakukan pemutusan kontrak dengan PT KPN selaku rekanan karena pihak rekanan dianggap melakukan wan prestasi, yaitu tidak dapat menghadirkan barang yang dibutuhkan berupa CT Scan merek Philips dalam jangka waktu sesuai kontrak. Pemutusan kontrak tersebut dilakukan berdasarkan surat PPK kepada PT KPN No.900/2536099/Pem-KKPB/PU/RSUD/2015 tanggal 4 Februari 2015. Atas pemutusan kontrak tersebut, pihak RSUD Banten mengenakan tiga sanksi kepada rekanan, yaitu (1) pencairan jaminan pelaksanaan, (2) penyedia barang/jasa membayar denda, (3) penyedia barang/jasa dimasukkan dalam daftar hitam.


Berdasarkan berita acara serah terima (BAST) pekerjaan diketahui bahwa rekanan (PT KPN) telah menyelesaikan 40% dari total pekerjaan atau senilai Rp9.035.538.600. Dan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan tersebut, RSUD sudah membayar rekanan senilai Rp9.035.538.600 pada 30 Desember 2014. Berdasarkan dokumen kontrak yang diberikan PPTK, diketahui bahwa cara pembayaran kontrak adalah sekaligus, sedangkan cara pembayaran kontrak yang tertulis dalam summary report dokumen lelang tertulis lumpsum. Dengan demikian pembayaran RSUD Banten kepada PT KPN atas pekerjaan yang telah diselesaikan sebesar 40% tidak sesuai dengan cara pembayaran yang ditetapkan dalam kontrak.


Hasil pemeriksaan lebih lanjut, PPTK belum mencairkan jaminan pelaksanaan senilai Rp677.538.840 karena jaminan pelaksanaan tersebut sudah kedaluwarsa. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan berakhir pada 3 Februari 2015 atau sama dengan batas waktu berakhirnya addendum kontrak. Hal ini tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 sebagaimana terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pasal 70 ayat (5) yang menyatakan antara lain bahwa jaminan pelaksanaan berlaku sejak tanggal kontrak sampai serah terima barang. BPK juga tidak mendapatkan dokumentasi berupa kajian dari manajemen tentang kelebihan dan kekurangan serta fungsi dari peralatan masing-masing merek/type yang dilelangkan


Atas temuan tersebut, BPK RI merekomendasikan Gubernur Banten agar memerintahkan Direktur RSUD Banten dan Kepala Biro Ekbang untuk menginstruksikan kepada PPK, PPTK, Koordinator PPTK dan ULP agar mengevaluasi kelayakan atas peralatan yang akan diadakan serta memiliki pemahaman yang memadai terhadap peralatan tersebut. Menginstruksikan Direktur RSUD Banten untuk memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku kepada PPK yang telah melakukan pembayaran tidak sesuai kontrak lump sum. Memerintahkan Direktur RSUD Banten untuk memperbaiki prosedur penentuan HPS untuk meminimalkan kontak langsung antara distributor dan dokter untuk menghindari penyalahgunaan wewenang.


Memerintahkan kepada Direktur RSUD Banten untuk menginstruksikan PPK dan PPTK untuk senantiasa mendapatkan dan mendokumentasikan kajian tentang kelebihan dan kekurangan dari masing-masing peralatan yang diajukan dalam pengadaan. Memerintahkan Direktur RSUD Banten untuk menginstruksikan kepada PPK untuk mencairkan jaminan pelaksanaan atau menagihkan ke rekanan pelaksana sesuai nilai yang tercantum dalam jaminan pelaksanaan serta menyetorkannya ke Kas Daerah. Memerintahkan Inspektur Provinsi Banten untuk segera membuat usulan daftar hitam PT KPN dari PPK dan menyampaikan hasilnya kepada Direktur RSUD Banten. Memerintahkan Direktur RSUD Banten untuk menindaklanjuti rekomendasi Inspektur Provinsi Banten sesuai ketentuan yang berlaku.


Berdasarkan pantauan cadasbanten.com hingga saat ini nama PT Kharisma Purnawira Nugraha belum muncul di kolom daftar hitam portal Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE) Provinsi Banten. Ketua LPSE Banten, Ardius Prihantono mengatakan, semua perusahaan yang di-blacklist di Provinsi Banten pasti ditayangkan di portal LPSE Banten.


Kepala Inspektorat Provinsi Banten, Takro Jaka Roseno ditemui di kantornya Selasa, 6 Oktober 2015 mengakui, pihaknya belum membuat usulan daftar hitam untuk PT KPN. Jaka malah mengatakan pihaknya menunggu usulan dari RSUD Banten.


“Yang berwenang mengusulkan (blacklist, red) itu SKPD terkait, yaitu RSUD. Inspektorat sifatnya menindaklanjuti. Nanti kita cek lagi, tapi prinsipnya (usulan blacklist) itu harusnya dari RSUD,” kata Jaka.
Jaka menjelaskan, untuk rekomendasi BPK lainnya yaitu pencairan jaminan pelaksanaan sebesar Rp677.538.840 dari pihak rekanan sudah direalisasikan 100% dan uangnya sudah disetorkan ke kas daerah.
“Kalau yang itu (pencairan jaminan pelaksanaan, red) saya tahu persis, sudah direalisasikan 100 persen,” katanya

 




Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






18 jam yang lalu

Posisi Tidur yang Tepat untuk Ibu Hamil

Wartakesehatab.com -Tidur dengan terlentang memang membuat nyaman karena perut berada di atas, jadi mom tidak perlu merasa..
Warta Sehat - 19 jam yang lalu

Kebiasaan Ini Dapat Mengakibatkan Depresi

Wartakeswhatan.com - Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan depresi, antara lain gangguan fisik dan gangguan..
Warta Sehat - 20 jam yang lalu

Gangguan Kesehatan yang Sering Ditemui Saat Bulan Puasa

Wartakesehatan.com - Berdasarkan studi yang dilaporkan oleh Gulf News, puasa dapat membantu pembakaran lemak jahat di dalam..
21 jam yang lalu

Tips Berbuka Puasa Bagi Pengidap Asma

Wartakesehatan.com - Sejauh ini berpuasa di bulan Ramadan dinyatakan aman oleh para dokter dan tenaga kesehatan. Bahkan menurut..
Warta Sehat - 23 jam yang lalu

Bercinta Dapat Menghindarkan Kita Dari Penyakit

Wartakesehatan.com   - Memang bulan puasa waktu untuk menahan segala hawa nafsu, namun pasangan suami istri..
1 hari yang lalu

Ini Dia Tanda - Tanda Tubuh Alami Dehidrasi

Wartakesehatan.com - Rata-rata tubuh memerlukan air putih sebanyak 8 gelas per hari. Meski begitu, tidak sedikit orang yang..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Mengkonsumsi Air Putih Saat Perut Kosong Ini Manfaatnya

Wartakesehatan.com - Berdasarkan penelitian mengonsumsi air putih secara rutin dalam kadar yang telah ditentukan dapat..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Lemak Salmon Dapat Mencegah Terjadinya Kanker

Wartakesehatan.com - Tahukah anda bahwa daging salmon juga sangat bermanfaat bagi peremajaan kulit. Dr Rachel Nazarian,..
1 hari yang lalu

Tidur Miring Mencegah Penyakit Maag

Wartakesehatan.com -  Banyak orang justru mengalami masalah kesehatan, ketika mereka mulai mengalami kesulitan..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Anda Wajib Hindari Beberapa Kesalahan Kesehatan Ini

Wartakesehatan.com - Sangat penting untuk menjaga kesehatan untuk mencegah penyakit tertentu. Sudah menerapkan gaya hidup..

+Indeks