Tidur Dalam Keadaan Gelap Itu Penting

Oleh : Ilham Moestavi | meetdoctor.com | Kamis, 07 Januari 2016 | 21:31 WIB


IST

Wartakesehatan - Tidur yang berkualitas dalam artian bahwa dalam selang waktu selama kita tidur, otak kita benar-benar dalam keadaan beristirahat. Sinar cahaya saat kita tidur menjadikan kualitas tidur kita kurang baik, ini dikarenakan sinar tersebut masih berperan sebagai perangsang stimulator kerja otak. Tidur di malam hari sebaiknya dilakukan dalam kondisi gelap total tanpa cahaya. Ada alasan kesehatan mengapa kita disarankan untuk tidur dalam kondisi ruangan yang gelap tanpa cahaya. Jam biologis tubuh yang disebut sebagai ritme circadian memiliki kemampuan menyelaraskan kondisi fisik dengan lingkungan sekitar tempat Anda tidur. Jam biologis tubuh sudah diatur untuk mengenal bahwa kegelapan adalah untuk tidur dan kondisi terang adalah untuk terbangun.

Jika jam biologis ini mengalami pertukaran dan diputarbalikkan dengan bangun saat gelap dan tidur saat terang, sinyal yang saling terkontradiksi akhirnya diterima oleh tubuh. Level hormon-hormon penting di tubuh yang berkaitan dengan nafsu makan dan pola makan akan mengalami gangguan, di mana tubuh akan mengurangi produksi leptin dan menaikkan produksi ghrelin yang menimbulkan rasa lapar. Jenis makanan yang dipilih pun akan lebih cenderung ke jenis makanan manis dan mengandung zat tepung, daripada sayuran dan produk susu. Akhirnya, lingkar pinggang dan area sekitar perut pun mengalami pertambahan ukuran dan meningkatkan risiko sakit jantung, diabetes tipe 2, stroke dan penyakit kronis lainnya.

Tidak hanya jam tidur yang terbalik di siang hari, membiarkan lampu menyala saat tidur juga memiliki efek yang sama yang menyebabkan jam biologis mengalami kekacauan. Cahaya yang dipasang akan merangsang saraf optik mata, mencapai bagian otak yang kemudian mengirim sinyal pada jam biologis untuk bangun dan terbangun, menaikkan suhu tubuh dan memproduksi hormon kortisol. Sebaliknya, jika kondisi gelap, tubuh akan memproduksi melatonin yang berhubungan juga dengan jumlah cahaya matahari yang didapatkan sebelumnya. Level melatonin akan semakin diproduksi dalam jumlah rendah jika sinar matahari alami yang didapatkan sedikit.

Level melatonin sangat penting bagi tubuh karena hormon ini membantu Anda untuk tidur dengan nyenyak dalam kondisi jam biologis normal dan dapat membantu mengurangi risiko kanker. Karenanya, agar memaksimalkan produksi melatonin, Anda disarankan untuk tidur dalam kondisi gelap. Untuk meminimalisir paparan cahaya di malam hari dari lampu, Anda dapat mengganti lampu ruangan utama dengan lampu tidur yang berwarna merah atau kekuningan dengan efek gelombang yang tidak akan sampai mempengaruhi kelenjar pituitari tempat diproduksinya melatonin.

Untuk menyesuaikan diri dengan cahaya saat akan tidur tanpa membahayakan tubuh dengan produksi melatonin yang berkurang, solusinya adalah dengan memprediksi siklus tidur-terbangun dan pola terang-gelap yang akan diterima oleh tubuh sebagai hal yang normal. Caranya adalah sebagai berikut:
1.Tidur seawal mungkin dan bangun sepagi mungkin.
2.Menjaga agar waktu tidur dan terbangun ada pada jam yang sama setiap malam dan pagi.
3.Mematikan lampu tidur atau lampu baca saat benar-benar akan tidur.

Cahaya sesedikit apapun punya pengaruh untuk mengganggu ritme circadian sehingga sebaiknya Anda tidur tanpa cahaya sama sekali. Untuk membuat kondisi kamar semakin gelap, pasanglah tirai untuk menghalangi cahaya masuk dari luar jendela, tutup rapat pintu dan berikan keset atau handuk untuk menutup bagian celah yang terbuka, hindari jam elektrik, matikan televisi dan lampu kamar mandi atau dengan memakai masker mata.




Fokus : Tidur


#Tidur
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Obat & Penyakit - 3 hari yang lalu

Penuhi Kebutuhan Nutrisi Anak Agar Imunitas Kuat dengan Lytacur

Wartakesehatan.com - Semua orang bisa terinfeksi virus corona Covid-19. Karena virus menyerang dan menginfeksi siapa saja tanpa..
Obat & Penyakit - 4 hari yang lalu

Demam dan Batuk Kering Belum Tentu Corona, Ini Strategi Terapi Alaminya!

Wartakesehatan.com - Kasus positif COVID-19 terus berkembang, berdasarkan data Kementerian Kesehatan kasus positif Covid-19..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

TB. Hasanuddin: Penerapan New Normal Tanpa Persiapan Matang Akan Timbulkan Kematian Massal

Wartakesehatan.com - Indonesia bersiap memasuki fase New Normal atau penormalan baru ditengah pandemi covid-19. Sejumlah..
Tekhnologi - 2 minggu yang lalu

Helm Cerdas Deteksi Corona Sangat Penting dan Perlu

Wartakesehatan.com -  Polda Riau memberikan contoh inisiatif dan inovasi dalam perjuangannya melawan pandemi coronavirus...
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Di Tengah Pandemi, Hasanuddin Kunjungi Dapil dan Bagikan Ribuan Masker dan Sembako 

Wartakesehatan.com - Di tengah pandemi covid-19 dan jelang Hari Raya Idul Fitri ini, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Covid-19, Sunan Kalijaga Gandeng Nikita Mirzani Baksos ke Markas TNI

Wartakesehatan.com - Ditengah pandemi Covid-19, Pengacara Sunan Kalijaga Bersama Artis dan Forum Kader Bela Negara (FKBN)..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

BPOM: Biasakan Minum Obat Herbal dan Suplemen Kesehatan untuk Daya Tahan Tubuh Menghadapi Pandemi COVID-19

Wartakesehatan.com -  Pandemi COVID-19 membuat sebagian besar masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan. Salah..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

Studi: Sistem Imun Krusial dalam Melawan Infeksi Virus Corona

Wartakesehat.com - Sebuah penelitian di Australia dalam jurnal Nature Medicine menyimpulkan, sistem imun..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

8 Cara Jaga Imun tetap Sehat Lawan Virus Corona

Wartakesehatan.com - Untuk melindungi diri dari paparan virus corona, masyarakat dunia telah banyak menjalankan langkah..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

Imunomodulator untuk Cegah Virus Masuk Tubuh

Wartakesehatan.com - Membekali diri dengan cara cegah infeksi virus, dapat “membentengi” tubuh Anda dari berbagai..

+Indeks