Awet Muda dengan Menjaga Produksi Kolagen

Oleh : Ilham Moestavi | alodokter.com | Sabtu, 09 Januari 2016 | 22:02 WIB



Wartakesehatan - Kolagen adalah salah satu protein yang menyusun tubuh manusia. Keberadaannya adalah kurang lebih mencapai 30% dari seluruh protein yang terdapat di tubuh. Dia adalah struktur organik pembangun tulang, gigi, sendi, otot dan kulit. Senyawa ini berfungsi sebagai perekat seluruh tubuh dan menyumbang pada kekuatan dan struktur tubuh.

Pada kulit, kolagen mempengaruhi kekuatan dan struktur kulit. Pergantian sel kulit lama oleh sel kulit baru juga dipengaruhi oleh senyawa protein ini. Pada kalangan muda, kolagen bisa memberikan kelembapan dan membuat kulit elastis.

Apa Saja yang Membuat Produksi Kolagen Menurun atau Rusak?

Seiring pertambahan usia, produksi kolagen akan menurun. Penurunan ini membuat kulit kehilangan elastisitasnya. Hasilnya, kulit mengendur serta timbul garis-garis halus dan keriput pada kulit. Penurunan produksi kolagen yang disebabkan oleh usia merupakan hal normal dan akan terjadi pada semua orang.

Namun, ada hal yang bisa membuat produksi kolagen menurun atau rusak sebelum waktunya.

-Sinar matahari. Kandungan sinar ultraviolet (UV) dalam sinar matahari dapat memecah kolagen dan merusak serat-seratnya. Elastin, protein yang juga membuat kulit elastis dan kencang, juga turut terkena dampaknya. Pemecahan kolagen memicu pertumbuhan elastin dan jumlah elastin yang meningkat memicu produksi enzim pemecah kolagen. Akhirnya kolagen lebih banyak lagi dipecah.

-Merokok. Ribuan bahan kimia yang ada di sebatang rokok bisa merusak kolagen dan elastin. Misalnya nikotin. Zat ini bisa mengurangi aliran oksigen dan nutrisi ke kulit sekaligus membahayakan kesehatan kulit.

-Mengonsumsi makanan tinggi gula. Ketika mengonsumsi hidangan sangat manis, gula akan tinggi dalam aliran darah Anda. Gula dalam darah ini akan menempel pada protein untuk membentuk molekul baru bernama advanced glycation end products (AGEs). Molekul ini bisa merusak protein-protein lain di dekatnya dan kolagen.

-Ekspresi wajah. Semua orang pasti sering mengekspresikan suasana hatinya dengan tertawa, cemberut, atau menyipitkan mata. Sayangnya, hal ini bisa membuat kolagen stres dan lama-kelamaan garis-garis halus atau keriput bisa muncul di kulit wajah.

Cara Meningkatkan Volume Kolagen

Kolagen terbuat dari asam amino. Untuk mendapatkan zat ini, Anda harus memperolehnya dari asupan makanan karena tubuh tidak bisa memproduksi asam amino esensial. Zat ini bisa ditemukan di susu, daging, ikan, telur, dan makanan laut. Kebanyakan sayuran juga mengandung zat ini.

Selain asam amino, produksi kolagen juga mungkin bisa dirangsang dengan makanan mengandung vitamin A, vitamin C, antosianidin (buah ceri), tembaga (kacang-kacangan, kerang, air minum) dan prolin (keju, kedelai).

Kolagen juga bisa Anda dapatkan melalui suntikan. Suntikan kolagen dapat mengembalikan kolagen alami pada kulit. Biasanya suntikan ini berasal dari sel-sel manusia atau sapi. Krim mengandung kolagen juga bisa jadi pilihan. Tapi, krim ini hanya bisa bekerja pada permukaan atas kulit. Krim ini bisa menjaga kelenturan dan hidrasi kulit.

Jika saat ini usia Anda belum memasuki kepala empat, disarankan hindari hal-hal yang bisa merusak kolagen. Hal ini bisa mencegah Anda terlihat tua sebelum usianya alias penuaan dini. Sikapilah dengan bijak jika Anda telah berusia di atas 40 tahun. Sintesis kolagen mulai menurun pada usia tersebut dan terlihat drastis setelah wanita mengalami menopause.




Fokus : Awet Muda


#Awet Muda
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 7 menit yang lalu

Normalkah Mencium Celana Dalam Pasangan ?

Wartakesehatan.com – Masih banyak orang yang masih mempunyai kebiasaan mencium celana dalam lawan jenis. Kebiasaan..
Warta Sehat - 49 menit yang lalu

Jaga Kosentrasi Penuh dengan Sarapan Pagi

Wartakesehatan.com - Menurut ahli gizi sarapan tidak seharusnya dilewatkan oleh mereka yang tengah diet..
Warta Sehat - 3 jam yang lalu

Konsumsi Oatmeal Terbukti Baik bagi Jantung

Wartakesehatan.com - Terkadang makanan yang dianggap enak, justru punya bahaya kesehatan yang mengintai. Sebut saja memicu..
Warta Sehat - 3 jam yang lalu

Sarapan dulu atau Olahraga Dulu ?

Wartakesehatan - Olahraga pagi diakui mampu mampu meningkatkan kebugaran tubuh saat beraktivitas. Namun ada sebuh..
Warta Sehat - 5 jam yang lalu

Roti Tawar Biasa Tidak Baik untuk Kesehatan Tubuh?

Wartakesehatan - Hampir sebagaian besar orang mempunyai kebiasaan mengonsumsi roti tawar dipagi hari, memang benar sarapan..
Warta Sehat - 6 jam yang lalu

Sereal Menu Sarapan yang Menyehatkan

Wartakesehatan.com - Victoria Taylor, seorang ahli diet British Heart Foundation menyatakan, sarapan yang sehat dapat..
Warta Sehat - 23 jam yang lalu

Diet Tinggi Gula Dapat Memengaruhi Kualitas Sperma

Wartakesehatatan.com - Tak hanya gula darah, tetapi makanan dan minuman manis bisa berpengaruh pada kesehatan..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Kondisi Kaki yang Bisa Mengungkap Masalah Kesehatan

Wartakesehatan.com - Mulai sekarang jangan sepelekan kondisi kakimu. Seperti diktuip dari everyday health, kondisi kaki bisa..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Tips Pulihkan Rasa Lelah Usai Pulang Kerja

Wartakesehatan.com-Kelelahan setelah pulang bekerja merupakan hal yang tidak bisa dihindari, karenanya Anda perlu mencari cara..
1 hari yang lalu

Cara Mengatasi Alergi Yang Kumat

Wartakesehatan.com-Alergi terjadi karena sistem imun Anda salah mengira zat yang pada dasarnya tidak berbahaya sebagai ancaman..

+Indeks