Find us on:

Awas! Ini Akibat Pola Tidur yang Berantakan

Oleh : Imron Hamzah | health.detik.com/ | Rabu, 13 Januari 2016 | 11:34 WIB



Wartakesehatan - Tidur adalah kebuthan bagi manusia. seorang pakar mengatakan tidur sama pentingnya seperti olahraga dan makanan sehat.Namun tidak sedikit orang yang menyepekekan kebutuhan ini.

Padahal diabaikan sedikit saja, seseorang bisa saja jatuh sakit. "Kalau kurang tidur, siangnya jadi lebih sakit kepala, emosian atau suka marah-marah," jelas dr Rimawati Tedjasukmana, SpS, RPSGT dari RS Medistra Jakarta kepada detikHealth dan ditulis pada Rabu (13/1/2016).

Dijelaskan dr Andreas Prasadja, RPSGT, kurang tidur memang akan menyebabkan daya tahan tubuh menurun, sehingga seseorang menjadi mudah terkapar. "Contohnya orang suka ngeluh migrain atau gampang sakit lainnya, itu bisa karena kurang tidur," ungkapnya saat dihubungi secara terpisah.

Lagipula, apapun masalah tidurnya, entah itu ngorok, ngantukan, maupun insomnia sama-sama akan berpengaruh terhadap performa orang yang bersangkutan. Mulai dari mengganggu produktivitas dan kreativitas, hingga mengurangi ketelitian, konsentrasi, maupun semangat mereka.

"Percuma kalau minum suplemen ini itu kalau kurang tidur," tegas dr Andreas atau yang lebih akrab disapa dr Ade ini.

Namun yang paling ditakutkan adalah ketika kurang tidur dibiarkan hingga berlarut-larut. Baik dr Rima maupun dr Ade sepakat ada sejumlah penyakit kronis yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebiasaan ini, antara lain diabetes, penyakit jantung, dan stroke.

Sebuah penelitian mengatakan orang yang tidur kurang dari lima jam sehari dihantui risiko penyakit kardiovaskular hingga dua kali lipat lebih tinggi dibanding mereka yang tidak mengalaminya. Di sisi lain, gangguan kesehatan juga mengintai mereka yang jam tidurnya berlebihan.

dr Ade mengingatkan, idealnya orang dewasa berusia di atas 30 tahun memiliki waktu tidur 7-8 jam, sedangkan bagi remaja dan juga dewasa muda, waktu tidurnya sekitar 8,5-9,25 jam. Lalu untuk orang lanjut usia waktu tidurnya 5-6 jam setiap malam.

Toh dr Rima mengatakan adanya jam biologis seharusnya dapat membantu seseorang memahami 'keinginan' tubuhnya. Semisal bila tubuh ingin beristirahat, maka ia akan memberikan sinyal mengantuk. Sayangnya karena adanya berbagai faktor seperti tuntutan pekerjaan atau tugas, banyak orang yang mengabaikan 'panggilan alam' ini.

"Padahal tidur itu penting untuk revitalisasi, untuk pembentukan sel dalam tubuh. Tubuh itu nggak bisa diforsir untuk selalu terjaga atau selalu bekerja," tutup dr Rima.

Lantas bagaimana caranya mendapatkan tidur yang berkualitas? Ulasan khas detikHealth kali ini akan membahas beragam aspek yang berkaitan dengan tidur berkualitas, mulai dari pengaturan suhu, posisi tidur, hingga berat badan. Simak terus ya.




Fokus : Kesehatan


#Pentingnya tudur
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

PSBB Jilid II, Mari Kita Saling Jaga

Wartakesehatan.com -Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar..
Obat & Penyakit - 1 minggu yang lalu

Obat Herbal untuk OTG Perkuat Imun Tubuh

Wartakesehatan.com - Obat khusus untuk para pasien yang terinfeksi Virus Corona (Covid-19) hingga saat ini masih belum..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Ini Aturan untuk Pengunjung Hotel saat PSBB Jilid II

Wartakesehatan.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi aktivitas pengunjung di hotel pada pembatasan sosial berskala..
Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

PAC PDI Perjuangan Cipayung Peduli : Teragendakan & Memutus Penyebaran Covid-19

Wartakesehatan.com - Keterlibatan dan kepedulian organisasi politik PDI Perjuangan dalam rangka mengantisipasi penyebaran wabah..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Anies Tarik Rem Darurat, Ingat Perkuat Imun Tubuh

Wartakesehatan.com - Kasus COVID-19 makin parah di Jakarta, banyak cluster-cluster baru yang ditemukan saat ini, bahkan..
3 minggu yang lalu

Satgas Remaja Anti Narkoba : Pengmas & Realisasi Tridarma UPN Veteran Jakarta

Wartakesehatan.com - Permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Indonesia maupun secara global semakin hari tak..
Liputan Khusus - 3 minggu yang lalu

UPN Veteran Jakarta Bersinergi, Lantik Satgas Remaja Anti Narkoba

Wartakesehatan.com - Kepedulian pemerintah, dunia pendidikan dan pihak terkait serta keterlibatan kelompok masyarakat terhadap..
Liputan Khusus - 1 bulan yang lalu

PAC PDI Perjuangan Cipayung Gelar Bakti Sosial : Antisipasi Penyebaran Covid-19

Wartakesehatan.com - Peran maupun kepedulian dari berbagai pihak mengatasi penanganan pandemi Covid-19 terus berlangsung,..
Liputan Khusus - 1 bulan yang lalu

Razia Masker Berlanjut Di Kecamatan Cipayung, Pelanggar Dikenakan Sanksi

Wartakesehatan.com - Penyebaran wabah Covid-19 di tanah air maupun secara global yang belum terkendali menjadi tanggung jawab..
Obat & Penyakit - 1 bulan yang lalu

Dua Kombinasi Ini untuk Penyembuhan Pasien OTG

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Dokter Paru Indonesia menegaskan bahwa saat ini ada sejumlah kombinasi cara pengobatan untuk..

+Indeks