Hindari Penyakit Jantung dengan Cara ini Sekarang!

Oleh : Dirk/o | Senin, 18 Januari 2016 | 20:30 WIB


(Ist)

Wartakesehatan - Banyak orang pasti ingin menjauhi penyakit jantung, bagaimana tidak dalam beberapa tahun terakhir ini penyakit jantung menjadi pembunuh no 1 di dunia. Hal ini sungguh sangat mengerikan, padahal kebiasaan buruk seperti merokok dan minuman beralkohol justru memicu hal buruk ini.

Namun, ada beberapa hal yang bisa mulai Anda lakukan untuk mencegah faktor risiko jantung. Dean Ornish, MD, seorang ahli internis karismatik di Amerika Serikat telah mencoba Reversal Program, sebuah program rehabilitasi kardiak yang bisa ditiru untuk membantu mencegah risiko jantung.

Pertama adalah latihan dan olahraga. Ornish yang mengikuti panduan American Heart Association (AHA) merekomendasikan sekiranya tiga jam sesi kardio moderat (jalan kaki atau bersepeda) dan 20 menit latihan kekuatan setiap minggu.

Berikutnya adalah diet rendah lemak. Penyebab dari penyakit jantung yang paling buruk adalah lemak jenuh dan lemak tran yang dapat ditemukan di daging dan mentega. Makanan tersebut dapat membuat kadar kolesterol meroket dan berkontribusi pada pembentukan plak yang dapat mentumbat arteri, sehingga risiko serangan jantung dan stroke meningkat.

Semua jenis lemak, Ornish menjelaskan, mengandung lebih banyak kalori per gram daripada protein atau karbohidrat. Semakin banyak kalori yang dimakan, maka semakin banyak berat badan dan tinggi risiko penyakit jantung dan kardiovaskular yang bisa dialami seseorang.

Ornish merekomendasikan konsumsi hanya 10 persen lemak dari seluruh jumlah kalori yang dimakan setiap hari. Ini mungkin lebih sulit daripada rekomendasi AHA dan National Institue of Health yang menyarankan 25 sampai 35 persen kalori harian dari lemak.

Seperti dilansir dari Womenshealth, Senin (18/1/2016), rekomendasi terakhir bisa menjadi pilihan terbaik karena terlalu ketat diet lemak bisa membuat orang lari ke makanan manis. Seperti ditambahkan ahli biokimia nutisi, Alice H Lichtenstein, DSc, produksi trigliserida yang meningkat karena konsumsi gula tinggi bisa meningkatkan risiko penyakit arteri koroner.




Fokus : Jantung


#Penyakit Jantung
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 5 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 1 minggu yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Obat & Penyakit - 1 minggu yang lalu

Menkes: Masyarakat Jangan Ragu untuk Konsumsi OMAI

Jakarta - Tak pernah bosan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengimbau agar masyarakat tak perlu ragu untuk..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..

+Indeks