Bekas Jerawat Membekas Libas Dengan Tomat

Oleh : Imron Hamzah | Kamis, 21 Januari 2016 | 23:01 WIB


ist

Wartakesehatan - Wanita sangat menjaga kesehatan kulitnya agar selalu tampil cantik dan sehat, bahkan beberapa wanita rela melakukan apapun agar kulitnya terhindar dari berbagai masalah yang membuat penampilanya berkurang. Seperti halnya jerawat yang biasanya menghinggapi wajah, setelah jerawat sembuh, buakan berarti masalah selsai, jerawat akan meninggalka bekas yang sangat sulit untuk dihilangkan. Namun jangan takut semua ada solusinya.

Seperti dilansir Boldsky, Kamis (21/1/2016), tomat mampu menghilangkan bekas jerawat secara alami. Vitamin A dan C pada tomat memang dikenal dapat mencerahkan dan mengusir noda jerawat pada kulit.

- Tomat dan pepaya. Campuran pepaya dan tomat tidak hanya membantu dalam menyingkirkan bekas jerawat, tetapi juga efektif untuk mencerahkan warna kulit.

Menghancurkan potongan pepaya dan tomat yang telah dijus lalu membubuhkannya pada permukaan noda bekas jerawat, akan bereaksi mengembalikan permukaan kulit seperti semula.

- Tomat dan madu. Tomat yang dicampur madu akan bekerja secara efektif dalam menyingkirkan bekas jerawat. Campuran tomat dan madu menghasilkan masker yang alami. Untuk hasil yang maksimal gunakan seminggu sekali hingga noda jerawat benar-benar hilang.

- Tomat dan jeruk. Campuran tomat dan sari jeruk membantu dalam mengurangi pigmentasi dan juga meningkatkan tekstur keseluruhan dari warna kulit. Campur sari tomat dengan sari jeruk. Oleskan campuran ini pada wajah. Biarkan selama beberapa waktu dan kemudian bilas.

- Tomat dan mentimun. Kombinasi dari tomat dan mentimun juga mampu mengurangi noda bekas jerawat, serta membuat kulit lebih bersinar. Campur potongan tomat dan mentimun dengan jumlah yang seimbang lalu oleskan pada wajah. Biarkan selama beberapa saat agar kandungan dari tomat dan timun menyerap pada permukaan kulit lalu bilas.




Fokus : Jerawat


#Kesehatan kulit #Hilangkan bekas jerawat
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 6 hari yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 6 hari yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..
Obat & Penyakit - 4 minggu yang lalu

WFH Bikin Sakit Kepala Ini Obatnya

JAKARTA - Sejak bulan Maret 2020, sebagian besar kantor sudah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) akibat penularan..

+Indeks