Studi: Konsumsi Bawang Putih bisa Cegah Risiko Jantung Koroner

Oleh : Dirk/viva | Sabtu, 23 Januari 2016 | 21:30 WIB


(Ist)

Wartakesehatan - Semua orang pasti mengenal bawang putih. Bawang putih termasuk jenis umbi-umbian memiliki manfaat yang selalu kita dapat rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain sebagai bumbu masak bawang putih dipercaya ampuh sembuhkan sejumlah penyakit, salah satunya jantung korener.

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa bawang putih harus diakui bisa menjadi penolong, menyelamatkan banyak nyawa dari risiko jantung koroner.

Ya, dilansir Daily Mail, sebuah penelitian menemukan bahwa ekstrak bawang putih bisa mengurangi penumpukan plak berbahaya di arteri. Ini berdasarkan hasil penelitian dari Los Angeles Biomedical Research Institute di Harbor-UCLA Medical Center.

Hasil penelitian ini diklaim membantu untuk mencegah perkembangan penyakit jantung, yang merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia.

Penulis utama studi, Dr. Matthew Budoff mengatakan, "Studi ini adalah demonstrasi lain dari manfaat suplemen bawang putih dalam mengurangi akumulasi plak dan mencegah pembentukan plak baru di arteri, yang dapat menyebabkan penyakit jantung."

Penelitian ini melibatkan 55 pasien antara usia 40 dan 75 tahun, masing-masing didiagnosis dengan sindrom metabolik.

Para peserta disaring pada awal studi untuk mengukur total volume plak koroner mereka.
Termasuk juga kalsium padat mereka, plak non-klasifikasi dan rendahnya redaman plak juga ikut disaring.

Penyaringan dilakukan melalui cardiac computed tomography angiography (CCTA), sebuah teknologi pencitraan yang mengukur deposito plak di arteri.

Setelah dievaluasi, para peserta, baik yang diberikan plasebo atau dosis 2.400 miligram ekstrak bawang putih terus dikontrol setiap hari. Satu tahun kemudian, penyaringan tindak lanjut dilakukan.

Studi ini pun menyatakan, mereka yang telah mengambil ekstrak bawang putih mengalami total akumulasi plak yang melambat 80 persen.

Selain itu, mereka yang mengonsumsi ekstrak bawang putih mengalami pengurangan plak lembut dan menunjukkan regresi rendah untuk redaman plak.

"Kami telah menyelesaikan empat penelitian acak, dan mereka telah membawa kita untuk menyimpulkan bahwa ekstrak bawang putih  dapat membantu memperlambat perkembangan aterosklerosis dan membalikkan tahap awal penyakit jantung," kata Dr. Budoff.

Studi ini dipublikasikan dalam Journal of Nutrition. Temuan ini pun sejalan dengan studi tahun lalu dari University of Missouri.

Dari temuan tersebut ditemukan bahwa bawang putih menawarkan perlindungan terhadap otak dan mencegah penyakit alzheimer.

Jadi, bisa disimpulkan pula bahwa bawang putih tak hanya mengurangi plak penyebab penyakit jantung, tapi juga dapat mencegah penyakit saraf yang berkaitan dengan usia seperti Alzheimer dan Parkinson.

Para peneliti menemukan karbohidrat dalam bawang putih sebagai makanan super yang menjadi kunci untuk kesehatan.

"Bawang putih adalah salah satu suplemen makanan yang paling banyak dikonsumsi," kata Zezong Gu, associate professor di MU School of Medicine dan penulis utama studi tersebut.

"Kebanyakan orang berpikir itu sebagai makanan super, karena belerang yang mengandung senyawa bawang putih dikenal sebagai sumber yang sangat baik dari perlindungan antioksidan dan anti-inflamasi."

Para ilmuwan juga masih menemukan berbagai manfaat lain bawang putih untuk kesehatan tubuh.




Fokus : Jantung


#Jantung #Bawang Putih
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Seks - 8 jam yang lalu

Ini Dia 7 Tanda Mr P Anda Sehat

Wartakesehatan.com - Tak sedikit wanita yang mengeluh kejantanan pria berkurang karena Mister P milik pria kesayangan..
Warta Sehat - 9 jam yang lalu

Kesehatan bisa Memburuk jika Kurang Tidur

Wartakesehatan.com - Dengan tidur di malam hari bisa membuat tubuh kembali bugar dan segar ketika bangun dipagi hari..
Warta Sehat - 10 jam yang lalu

Wow, 5 Manfaat Menangis bagi Kesehatan

Wartakesehatan - Tak dapat dipungkiri menangis tentu saja pernah dialami setiap orang bahkan sejak keluar dari rahim ibu..
Obat & Penyakit - 11 jam yang lalu

Waspada, Merokok picu Penyakit Demensia

Wartakesehatan - Selama ini banyak ahli yang mengaitkan bahaya merokok dapat berujung pada beberapa penyakit seperti..
Herbal - 12 jam yang lalu

Redakan Batuk Berat dengan Lemon

Wartakesehatan.com - Sebagaimana dikutip Solopos.com dari Sportonlinegroup, batuk berat bisa diredakan..
Warta Sehat - 13 jam yang lalu

Waspada, Dampak Buruk Kerokan bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Pernahkah Anda kerokan ketika sakit ? Tentunya pernah kan. Kerokan adalah pengobatan alternatif yang..
Warta Sehat - 14 jam yang lalu

8 Manfaat Minum Teh Kunyit

Wartakesehatan.com - Kunyit diklaim sebagai salah satu obat alami atau obat herbal untuk mengatasi berbagai penyakit. Hal..
Mamin - 15 jam yang lalu

5 Bahaya Keseringan Konsumsi Mie Instan

Wartakesehatan.com - Banyak orang yang gemar makan mie instan ,mulai dari anak-anak sampai dengan orang tua. Mie instan..
Obat & Penyakit - 17 jam yang lalu

Menjadi Pilot Lebih Berisiko Alami Depresi

Wartakesehatan - Mungkin banyak anak kecil yang bercita-cita menjadi pilot karena kerennya membawa pesawat dan..
Warta Sehat - 18 jam yang lalu

4 Bahaya Tato bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Tato bisa mengungkapkan memori yang ada di balik ukiran tubuh tersebut. Tato memang bisa menjadi..

+Indeks