Waspada Obesitas pada Anak bisa Picu Tekanan Darah Tinggi

Oleh : Dirk/Metro | Senin, 25 Januari 2016 | 18:01 WIB


(Ist)

Wartakesehatan - Hampir sebagian besar orang tua ingin tubuh anaknya berisi dan sehat, sayangnya ketika sang anak tidak dapat mengendalikan porsi makannya ini justru menimbulkan obesitas pada anak.

Sebaiknya waspada ketika anda memiliki bayi dan anak-anak prasekolah yang mengalami kenaikan berat badan. Karena sebuah penelitian di Amerika Serikat menunjukkan anak-anak yang obesitas berisiko memiliki tekanan darah tinggi.

Perbedaan relatif kecil dalam tekanan darah terkait dengan kenaikan berat badan yang cepat, berhubungan dengan peningkatan risiko masalah kesehatan lainnya di masa dewasa. Seperti kolesterol tinggi atau meningkatnya gula darah.

Para peneliti melacak perubahan berat dan tinggi terhadap 957 partisipan berusia bayi hingga empat tahun.

Mereka menemukan, anak-anak yang memiliki berat badan berlebih (dilihat dari indeks massa tubuh/BMI), cenderung memiliki tekanan darah lebih tinggi dibandingkan teman-temannya berusia 6 sampai 10 tahun.

Setiap kenaikan tambahan BMI yang diperoleh bayi atau balita akan dikaitkan dengan peningkatan sekitar 1 sampai 1,5 mmHg (milimeter air raksa) dalam tekanan darah sistolik.

"Studi sebelumnya telah menekankan pentingnya penambahan berat badan yang cepat pada awal masa bayi dalam menentukan tekanan darah kelak. Penelitian terbaru menambahkan bahwa penambahan berat badan selama tahun prasekolah sama pentingnya dengan berat badan bayi yang berhubungan dengan tekanan darah," kata peneliti senior Dr Mandy Belfort dari Brigham and Women's Hospital, Boston, dikutip Foxnews.

Pertumbuhan linier - ketika anak bertambah berat badan sesuai dengan kecepatan tetap - tampaknya tidak menjadi masalah bagi tekanan darah anak-anak.

Sebaliknya, lonjakan tiba-tiba berat badan yang tidak diimbangi peningkatan tinggi tubuh adalah sesuatu yang salah.

"Penelitian kami tidak menunjukkan bahwa kelebihan berat badan tidak selalu lebih baik terhadap bayi," jelas Belfort.

Belfort dan rekan meninjau data dari rekam medis sejak bayi lahir. Rata-rata, anak-anak berusia sekitar 8 tahun saat pemeriksaan pertengahan masa kanak-kanak, dengan rata-rata tekanan sistolik darah (angka atas) dari 94,4 mmHg dan rata-rata tekanan darah diastolik (angka bawah) dari 54,3 mmHg.

Sementara, tekanan darah yang ideal untuk anak-anak di setiap usia tertentu bervariasi berdasarkan jenis kelamin dan tinggi. Dalam hal ini, rata-rata untuk kisaran umur 8 tahun yang dianggap sehat.

Tekanan darah tinggi lebih sulit dideteksi pada anak-anak bila dibandng dengan orang dewasa.

Pada orang dewasa, tekanan darah 140/90 atau lebih dianggap tinggi. Secara umum, anak-anak dengan tekanan darah lebih tinggi dari 95 persen anak-anak dari jenis kelamin yang sama, usia dan tinggi dapat didiagnosis dengan tekanan darah tinggi.

Tekanan darah anak-anak akan sangat bervariasi berdasarkan faktor ini karena mereka tumbuh dewasa. Tidak ada rentang set yang mendefinisikan normal atau tinggi.

Anak dalam penelitian yang mengalami lonjakan yang luar biasa besar di BMI sebelum usia 6 bulan atau antara usia 2 dan 3 tahun memiliki tekanan darah sistolik lebih tinggi pada pertengahan masa kanak-kanak.

Studi ini juga ditemukan bahwa peningkatan tekanan darah sistolik lebih besar untuk anak-anak prasekolah daripada bayi.

Ukuran lahir tampaknya tidak mempengaruhi hasil.

Salah satu keterbatasan dari penelitian ini adalah bahwa hal itu tidak dapat membuktikan bahwa peningkatan pesat dalam BMI langsung disebabkan tekanan darah tinggi, namun ada hubungan antara dua hal tersebut.




Fokus : Anak


#Obesitas #Tekanan Darah Tinggi
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 8 jam yang lalu

Tips atasi Bau Mulut yang Kronis

Wartakesehatan - Ada orang memiliki bau mulut yang menyengat. Meski sudah sikat gigi namun entah mengapa, bagi beberapa..
Herbal - 9 jam yang lalu

4 Obat Sederhana dan alami atasi Bisul

Wartakesehatan - Hampir sebagaian orang merasa terganggu dengan munculnya bisul ditubuh, selain membuat tidak percaya..
Warta Sehat - 10 jam yang lalu

5 Manfaat Berkeringat bagi Tubuh

Wartakesehatan - Ada beberapa orang yang saat beraktivitas sangat mudah berkeringat bagi sebagian besar orang berkeringat..
Obat & Penyakit - 11 jam yang lalu

Cermati 5 Gejala Awal Stroke

Wartakesehatan.com - Stroke kini tak hanya menghinggapi orang yang berusia lanjut. Bahkan, menurut American Heart..
Warta Sehat - 12 jam yang lalu

Cek Kesehatan Melalui Bibir Anda

Wartakesehatan.com - Bibir kita berfungsi bukan hanya untuk makan ataupun menambah keintiman dengan pasangan, tetapi..
Warta Sehat - 13 jam yang lalu

8 Manfaat Minum Teh Kunyit

Wartakesehatan.com - Kunyit diklaim sebagai salah satu obat alami atau obat herbal untuk mengatasi berbagai penyakit. Hal..
Obat & Penyakit - 1 hari yang lalu

5 Gejala jika Tubuh Kekurangan Kalium

Wartakesehatan - Kalium merupakan salah satu elektrolit yang paling penting dalam tubuh. Kalium bermanfaat untuk..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Minyak Kelapa yang Bermanfaat bagi Kesehatan

Wartakesheatan - Siapa sih yang tak kenal minyak kelapa? Minyak kelapa dipercaya memiliki segudang manfaat bagi kecantikan..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

5 Efek Samping jika Kelebihan Vitamin C

Wartakesehatan.com - Vitamin C memang sangat berperan meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah tubuh anda terpapar..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Minum Cokelat Panas Tingkatkan Kesehatan Tubuh

Wartakesehatan.com - Tidak hanya membuat Anda hangat sepanjang musim dingin, cokelat panas ini juga dapat meningkatkan..

+Indeks