Kandungan Gula Minuman Kafe Menyaingi Minuman Soda

Oleh : Ilham Moestavi | cnnindonesia.com | Kamis, 18 Pebruari 2016 | 20:02 WIB


IST

Wartakesehatan - Kandungan terbesar dalam minuman bersoda adalah kadar gula. Menurut penelitian, jumlah gula yang terkandung dalam satu kaleng soda minimal sepuluh sendok teh. Sudah bukan suatu rahasia lagi bahwa salah satu merek minuman bersoda, menggunakan banyak gula dalam pembuatannya. Namun, ternyata cara tersebut juga digunakan dalam pembuatan sepertiga merek minuman hangat kelas atas yang ada. Bahkan, bisa jadi kadarnya lebih banyak dari minuman bersoda.

Setidaknya hal itulah yang disampaikan oleh sebuah kelompok kampanye bernama 'Action on Sugar'. Mereka mengatakan sudah menganalisis 131 produk minuman panas, termasuk kopi, mocha, latte, minuman buah panas, cokelat panas, dan minuman lainnya, yang tersedia di toko kopi dan kedai cepat saji terkenal di Inggris.

Seorang juru bicara kegiatan itu mengatakan, hasil analisisnya adalah 98 persen minuman yang telah diuji akan menerima label nilai nutrisi merah karena kandungan gulanya tinggi. Tentunya, dari sejumlah toko kopi atau kedai cepat saji terkenal yang diteliti ada juga di Indonesia.

Ketua Action on Sugar, Profesor Graham MacGregor, mengatakan, “Hasil temuan tersebut merupakan contoh lain dari skandal penambahan kadar gula ke makanan dan minuman [selain pada Coca Cola]. Tak heran kita [orang Inggris] memiliki tingkat tertinggi dalam obesitas di Eropa," tuturnya seperti dikutip Independent.

Dengan total 25 sendok teh gula per porsi, sajian terburuk adalah venti grape with chai, orange, and cinnamon hot mulled fruit dari Starbucks.

Menu massimo eat-in chai latte dari Costa ditemukan mengandung 20 sendok teh gula, sedangkan venti white chocolate mocha with whipped cream mengandung 18 sendok teh gula. Ada pula, menu minuman mocha dari KFC dan cokelat panas Starbucks sama-sama mengandung 15 sendok teh gula per porsinya.

Seorang juru bicara Starbucks di Inggris mengatakan perusahaannya telah berkomitmen di awal tahun ini untuk mengurangi kadar gula dalam minumannya sebesar 25 persen pada akhir 2020 mendatang. Selain itu, mereka nantinya juga akan menambah variasi minuman yang lebih ringan [kadar gulanya] dan akan menampilkan seluruh informasi gizinya di gerai serta situs online-nya.

Tak hanya Starbucks, Costa pun akan mengambil langkah yang sama.

“Perusahaan telah mengambil langkah-langkah yang signifikan untuk mengurangi kadar gula kami," ucap Kerry Parkin, humas Costa. Dia menambahkan "April ini, kami akan menetapkan pengurangan kadar garam dan gula untuk tahun 2020."

Namun, tentu saja langkah tersebut bukan merupakan langkah terbaik. Bahkan, peneliti dari Action on Sugar, Kawther Hashem beranggapan kedai kopi atau kedai minuman lainnya harus secepat mungkin mengurangi kadar gula dalam minuman-minuman panasnya.

"Minuman ini harus diminum sesekali saja, jangan dijadikan konsumsi harian. Karena minuman itu mengandung gula dan kalori dalam jumlah yang luar biasa,” ungkap Kawther.




Fokus : Minuman


#Minuman
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 jam yang lalu

Buah dan Sayuran Mentah Menjaga Kesehatan Tubuh Anda

Wartakesehatan.com - Bukan hanya menunjang kesehatan tubuh, buah dan sayurpun dapat memberi manfaat kesehatan untuk mental..
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Ubi Ungu Cocok untuk Diet dan Penderita Diabetes

Wartakesehatan.com - Ubi jalar adalah sesuatu yang sudah familiar ditelinga masyarakat khususnya Indonesia. Hal ini karena ada..
Warta Sehat - 3 jam yang lalu

Nutrisi Dalam Terong Membuatnya Banyak Manfaat

Wartakesehatan.com - Secara teknis terong sebenarnya adalah buah-buahan karena tumbuh dari tanaman berbunga dan mengandung..
Warta Sehat - 4 jam yang lalu

Makanan Kaya Serat untuk Menjaga Berat Badan

Wartakesehatan.com - Dengan bertambahnya umur, maka tak mustahil kalau lemak mulai memenuhi perut dan membuat tubuh terlihat..
Warta Sehat - 5 jam yang lalu

Hindari Hal Kecil Ini Agar Jantung Anda Sehat

Wartakesehatan.com - Secara garis besar, faktor resiko penyakit jantung dapat dikategorikan dalam dua jenis, yaitu faktor..
Warta Sehat - 6 jam yang lalu

Kopi dan Teh Mana yang Baik?

Wartakesehatan.com - Kopi dan Teh adalah minuman yang di gemari masyarakat.  Nutrisionis dari Pritikin Longevity..
Warta Sehat - 6 jam yang lalu

Tips yang Mampu Mencerahkan Puting Payudara

Wartakesehatan.com - Banyak cara yang perempuan lakukan agar penampilan mereka menjadi “sempurna”. Sekalipun bukan..
Warta Sehat - 7 jam yang lalu

Hidup Lebih Sehat dan Berat Badan Bisa Turun

Wartakesehatan.com - Konsisten adalah hal tersulit, baik untuk memperbaiki pola makan, atau berolahraga teratur. Akan lebih..
Warta Sehat - 8 jam yang lalu

Ini Tanda Saat Tubuh Anda Alami Penurunan Zat Besi

Wartakesehatan.com - Wanita ternyata lebih rentan terhadap kekurangan zat besi. Apalagi disaat wanita mengalami menstruasi dan..
Warta Sehat - 9 jam yang lalu

Minuman Ini Memiliki Manfaat yang Sama Dengan Kopi

Wartakesehatan.com - Tak sekadar minuman biasa, menurut penelitian, kopi dapat membantu mencegah kemunculan penyakit saraf..

+Indeks