Waspadai Gejala Awal Depresi

Oleh : sp | Minggu, 21 Pebruari 2016 | 11:20 WIB



Wartakesehatan.com - Jika anda mengalami pusing terus menerus? Waspadalah hal ini bisa menjadi gejala awal stress yang berujung depresi. Tak hanya mental, tetapi juga fisik. Psikiater RSUD dr Soetomo dr Yunias Setiawati SpKJ (K) menyatakan, bentuk depresi itu awalnya hanya tegang dan cemas. Lalu, berlanjut menjadi sulit tidur, pusing, susah konsentrasi, dan mudah lupa. Pada tingkat parah, penyakit lebih berat bisa menyerang. ''Seseorang yang agresif dan mudah tersinggung kalau menghadapi tekanan kerja dapat terkena jantung koroner,'' tuturnya.

Menurut dia, penyakit lain yang mengancam adalah hipertensi. Sebab, stres membuat tekanan darah meningkat. Ada lagi asma yang disebabkan stressor berkepanjangan. Stressor merupakan segala hal yang memicu stres. Bukan hanya itu, depresi karena pekerjaan bisa memunculkan keluhan rematik, maag, diare kronis, dan obesitas.

Yunias menambahkan, penyakit-penyakit itu muncul dari kelenjar hypothalamic pituitary adrenal (HPA)axis yang keluar karena rangsangan stres. Kelenjar itu mengaktifkan corticotrophin releasing hormone dan mensekresi adrenocorticotropic hormone. Hormon tersebut memengaruhi semua organ tubuh. ''Orang kalau stres kondisinya bukan hanya cemas. Tapi, ada juga yang blank, menjadi pendiam, menarik diri, mudah lelah, prestasi di tempat kerja turun,'' jelasnya.

Lanjut Yunias, kini angka penderita stres karena pekerjaan cukup tinggi. Setiap hari ada pasien baru. Keluhan pertama biasanya pusing. Setelah digali alasannya, mereka diketahui bermasalah dengan tuntutan kerja, bos, sampai sesama rekan sekantor. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya itu, semua pekerjaan bisa mengakibatkan stres. Misalnya, marketing yang terkait dengan target penjualan, dokter pada keberhasilan penanganan pasien, hingga pekerja media terhadap tekanan redaksi. ''Dampak stressor itu nonspesifik, tidak tertentu. Bergantung kepribadian dasar dan besar lama serangan stressor,'' paparnya.

Setiap orang punya respons yang tidak sama terhadap stres dalam pekerjaan. Ada yang mudah beradaptasi. Ada pula yang tidak. Dampak perilaku pada penderita depresi bisa sampai penyalahgunaan alkohol dan narkoba. Biasanya, pekerja dengan rasa percaya diri yang rendah dan takut gagal lebih mungkin terkena depresi.

Sumber stres, kata dia, beragam. Yang pertama frustrasi. Yakni, hambatan mencapai tujuan. Dia mencontohkan, seorang pekerja yang harus mencapai target, namun tidak tercapai karena halangan tertentu. ''Misalnya, ingin cepat berhasil, tapi waktunya nggak nutut,'' katanya.

Kedua, stressor lantaran konflik. Misalnya, dengan bos. Terakhir, stressor akibat krisis atau perubahan mendadak yang menimbulkan masalah. Yunias menambahkan, ada beberapa cara untuk menghadapi stres. Pertama, relaksasi. Kedua, mengidentifikasi masalah dan mencari solusi. Kalau perlu, ceritakan masalah tersebut kepada orang lain yang bisa memberikan masukan.

Misalnya rekan kerja, keluarga, atau bahkan komunikasikan masalah dengaan atasan agar tercapai kesepakatan yang menguntungkan kedua pihak. Komunikasi yang baik bisa mengurangi risiko terkena stres di kantor.  Jika sudah parah, pekerja sebaiknya datang ke psikiater. Tujuannya, memberikan obat anticemas. Sebab, depresi biasanya menyerang bagian neurotrasnmiter. ''Yang paling penting ada dukungan dari lingkungan kerja,'' ujarnya




Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 jam yang lalu

Buah dan Sayuran Mentah Menjaga Kesehatan Tubuh Anda

Wartakesehatan.com - Bukan hanya menunjang kesehatan tubuh, buah dan sayurpun dapat memberi manfaat kesehatan untuk mental..
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Ubi Ungu Cocok untuk Diet dan Penderita Diabetes

Wartakesehatan.com - Ubi jalar adalah sesuatu yang sudah familiar ditelinga masyarakat khususnya Indonesia. Hal ini karena ada..
Warta Sehat - 3 jam yang lalu

Nutrisi Dalam Terong Membuatnya Banyak Manfaat

Wartakesehatan.com - Secara teknis terong sebenarnya adalah buah-buahan karena tumbuh dari tanaman berbunga dan mengandung..
Warta Sehat - 4 jam yang lalu

Makanan Kaya Serat untuk Menjaga Berat Badan

Wartakesehatan.com - Dengan bertambahnya umur, maka tak mustahil kalau lemak mulai memenuhi perut dan membuat tubuh terlihat..
Warta Sehat - 5 jam yang lalu

Hindari Hal Kecil Ini Agar Jantung Anda Sehat

Wartakesehatan.com - Secara garis besar, faktor resiko penyakit jantung dapat dikategorikan dalam dua jenis, yaitu faktor..
Warta Sehat - 6 jam yang lalu

Kopi dan Teh Mana yang Baik?

Wartakesehatan.com - Kopi dan Teh adalah minuman yang di gemari masyarakat.  Nutrisionis dari Pritikin Longevity..
Warta Sehat - 6 jam yang lalu

Tips yang Mampu Mencerahkan Puting Payudara

Wartakesehatan.com - Banyak cara yang perempuan lakukan agar penampilan mereka menjadi “sempurna”. Sekalipun bukan..
Warta Sehat - 7 jam yang lalu

Hidup Lebih Sehat dan Berat Badan Bisa Turun

Wartakesehatan.com - Konsisten adalah hal tersulit, baik untuk memperbaiki pola makan, atau berolahraga teratur. Akan lebih..
Warta Sehat - 8 jam yang lalu

Ini Tanda Saat Tubuh Anda Alami Penurunan Zat Besi

Wartakesehatan.com - Wanita ternyata lebih rentan terhadap kekurangan zat besi. Apalagi disaat wanita mengalami menstruasi dan..
Warta Sehat - 9 jam yang lalu

Minuman Ini Memiliki Manfaat yang Sama Dengan Kopi

Wartakesehatan.com - Tak sekadar minuman biasa, menurut penelitian, kopi dapat membantu mencegah kemunculan penyakit saraf..

+Indeks