Terlalu Bahagia Bisa Timbulkan Sindrom Patah Hati

Oleh : Ilham Moestavi | health.kompas.com | Sabtu, 05 Maret 2016 | 18:03 WIB


IST

Wartakesehatan - Kondisi langka yang gejalanya mirip serangan jantung disebut sindrom patah hati, karena kondisi tersebut seringkali dipicu oleh masalah emosional yang menyedihkan. Namun, menurut penelitian terbaru di Eropa, sindrom patah hati dapat terjadi ketika seseorang mengalami peristiwa bahagia dan emosi positif.

Hasil penelitian didapat dengan menganalisis 1.750 orang, baik pria maupun wanita yang terdata di Takotsubo Registry Internasional. Peniliti menemukan, 465 peserta mengalami gejala sindrom patah hati setelah mengalami emosi negatif, seperti kematian orang yang dicintai, pengalaman menakutkan karena kecelakaan, penyakit, hingga ada masalah keuangan.

Namun, sebanyak 20 orang atau sekitar 4 persen dari responden mengalami gejala tersebut karena dipicu emosi positif, seperti merayakan pesta ulang tahun, anak menikah, hingga memiliki cucu.

Penulis studi yang merupakan dokter jantung Jelena R. Ghadri mengatakan, sebanyak 465 peserta dikateogrikan sebagai kelompok “patah hati” dan 20 peserta sebagai kelompok “hati senang”. Sindrom ini 95 persen terjadi pada perempuan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium dan pencitraan jantung, peneliti menemukan banyak kesamaan kondisi jantung saat "hati senang" dan "patah hati." Penelitian selanjutnya pun akan melihat interaksi antara otak dengan kondisi jantung. Sebab, hingga saat ini belum jelas bagaimana kondisi emosional seseorang dapat melemahkan otot jantung.

Hipotesis dari Mayo Clinic menyebutkan, lonjakan hormon stres barangkali menjadi pemicu kerusakan pada jantung bagi beberapa orang.

Menurut European Heart Journal, sindrom patah hati, yaitu melemahnya otot jantung secara mendadak dan bersifat sementara. Sindrom ini kebanyakan dipicu oleh emosi negatif seperti kemarahan, ketakutan, kecemasan, hingga kesedihan.

Sindrom patah hati terkadang disangka serangan jantung karena gejalanya muncul nyeri dada dan sesak napas. Gejala tersebut biasanya muncul dalam beberapa menit atau jam setelah seseorang merasa stres.

Sindrom ini mulanya bernama sindrom Takotsubo syndrome dan juga disebut cardiomyopathy stres. Nama Takotsubo diberikan oleh peneliti Jepang yang pertama kali melihat sindrom ini tahun 1990.




Fokus : Patah Hati


#Hati
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 39 menit yang lalu

Cara Hebat Lawan Minyak di Wajah

Wartakesehatan.com - Apakah anda mengalami wajah berminyak? Sebelum mengetahui cara merawat wajah berminyak, mari mengulas..
Obat & Penyakit - 1 jam yang lalu

Cara Mengobati Rasa Gatal di Bagian Selangkangan

Wartakesehatan.com - Tentu saja kita pernah merasakan gatal di bagian selangkangan dan itu pasti sangat tidak nyaman...
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Memelihara Ikan Hias di akuarium Baik bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Memelihara ikan hias di dalam akuarium merupakan salah satu sarana untuk menjaga kesehatan kita, baik..
Warta Sehat - 4 jam yang lalu

Efek Buruk Bangun Terlalu Pagi Bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com- Bangun terlalu pagi dengan tidur yang mencukupi, ternyata justru memberikan efek buruk bagi tubuh. Bangun..
Warta Sehat - 5 jam yang lalu

4 Tips Penting Rawat Payudara dari Infeksi

Wartakesehatan.com -  Punya payudara indah menjadi dambaan setiap wanita. Agar sepasang area sensitif Anda tetap..
Warta Sehat - 14 jam yang lalu

Awas! Dehidrasi bisa sebabkan Obesitas

Wartakesehatan.com - Banyak masalah yang akan ditimbulkan jika tubuh kekuarangan cairan atau dehidrasi. Itu mengapa..
Warta Sehat - 15 jam yang lalu

Waspada, 5 Kondisi Mata bisa Deteksi Gejala Penyakit

Wartakesehatan.com - Beberapa orang masih menganggap sepele tentang kesehatan mata. Tak jarang ada orang yang tidak peduli..
Warta Sehat - 17 jam yang lalu

Benarkah Ngemil Di Malam Hari Bikin Gemuk ?

Wartakesehatan.com - Banyak mitos yang sering di anggap benar. Misalnya kalau ngemil di waktu malam dapat membuat gendut. Atau..
18 jam yang lalu

Konsumsi Kunyit Baik untuk Sistem Kekebalan Tubuh

Wartakesehatan.com - Tak hanya sebagai bumbu masak, ternyata kunyit memiliki banyak manfaat. Salah satunya untuk..
Warta Sehat - 18 jam yang lalu

Pola Makan Sehat untuk Penderita Diabetes

Wartakesehatan.com - Kebutuhan nutrisi pasien diabetes itu sama seperti pada pasien non diabetes. Asupan gizi yang..

+Indeks