Awas, Ganja dapat Merusak Otak dan Mental

Oleh : Dirk/Metro | Minggu, 06 Maret 2016 | 20:10 WIB


(Ist)

Wartakesehatan - Di beberapa negara asing ganja yang termasuk soft drugs menjadi barang yang di legalkan, namun tidak di Indonesia. Indonesia tidak melegalkan ganja karena karena pemakain ganja dapat merusak mental dan otak.

Sebuah penelitian menemukan, menghisap ganja dapat mengubah kemampuan seseorang untuk memahami dan menilai emosi. Para penggunanya akan mengalami gangguan untuk mengenali, proses dan berempati dengan emosi manusia, termasuk kebahagiaan, kesedihan dan kemarahan.

Selain itu, hasil penelitian juga menunjukan bahwa otak mampu menangkal efek dari ganja, tergantung apakah emosi secara langsung atau tidak langsung terdeteksi.

Tetapi yang perlu dipahami adalah adalah kandungan biokimia kompleks pada ganja dan bagaimana hal itu memengaruhi otak.

Asisten profesor psikologi di Colorado State University Dr Lucy Troup telah menetapkan secara khusus bagaimana penggunaan ganja dapat mempengaruhi proses emosi seseorang.

Selama hampir 20 tahun penelitianya, Dr Troup dan mahasiswa pascasarjana-nya telah melakukan percobaan untuk mengukur aktivitas otak sekitar 70 relawan.

Dalam proses penelitian, Troup mengidentifikasi para pengguna menjadi ke dalam tiga bagian yaitu, pengguna kronis, moderat, dan non pengguna ganja. Peneliti juga melihat perubahan sikap terhadap pemakai yang disahkan oleh hukum hingga penggunaan ganja untuk medis.

Dalam penelitian yang dilakukan, tim peneliti melihat ekspresi wajah yang kemudian dibagi ke dalam  kelompok yaitu netral, bahagia, takut dan marah.

Hasilnya, pengguna ganja menunjukkan respons yang lebih besar menampilkan ekspresi negatif, terutama wajah marah jika dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak menggunakan ganja.

Sementara itu, mereka yang menggunakan obat menunjukkan respons yang lebih kecil untuk ekspresi positif (wajah-wajah bahagia) dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Orang-orang yang mengambil bagian dalam studi juga diminta untuk memperhatikan emosi dan mengidentifikasi itu.

Para peneliti kemudian mencatat, dalam kasus tersebut pengguna dan non-pengguna ganja tidak bisa diberitahu terpisah. Tapi, ketika diminta untuk fokus pada wajah seks, pengguna ganja menampakan identifikasi emosi lebih rendah dibandingkan yang non pengguna ganja.

Berdasarkan fenomena tesebut, pengguna ganja menunjukan kemampuan yang secara secara implisit mengidentifikasi emosi. Sehingga para peneliti menilai bahwa pengguna ganja juga kurang mampu berempati dengan emosi.

Mereka mengatakan bahwa temuan tersebut tampaknya menunjukan kemampuan otak memproses emosi dipengaruhi oleh ganja. Tapi, ada kemungkinan beberapa kompensasi untuk melawan perbedaan itu.



Fokus : Ganja


#Otak #Ganja #Mental
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 jam yang lalu

Ketahui, Dampak dari Masing-Masing Emosi

Wartakesehatan.com - Sebuah studi di Finlandia yang melibatkan 700 partisipan menunjukkan, emosi bisa memengaruhi kondisi..
Obat & Penyakit - 2 jam yang lalu

Jeruk Ampuh Lawan Katarak

Wartakesehatan - Berbicara mengenai penyakit mata, katarak mungkin merupakan salah satu penyakit mata yang sangat rawan..
Warta Sehat - 13 jam yang lalu

Jangan Anggap Remeh Nyeri Sendi

Wartakeseehatan.com-Waspadailah dan cek ke dokter bila teras nyeri sendi atau perut kembung.Bisa jadi ini tanda-tanda penyakit..
Warta Sehat - 14 jam yang lalu

Kebiasaan Sehat Yang Justru Berbahaya Bagi Tubuh

Wartakesehatan.com-Pernahkah anda berpikir bahwa kebiasaan sehat sebenarnya dapat menjadi tidak sehat bagi Anda suatu saat?..
Warta Sehat - 15 jam yang lalu

Bahaya Duduk Berjam-jam Pemicu Gangguan Pada Otak

Wartakesehatan.com-Waspada jika Anda terbiasa duduk dalam waktu lama! Peneliti kembali menemukan bahaya di balik kebiasaan..
Warta Sehat - 16 jam yang lalu

Bahaya Dibalik Minuman Kemasan

Wartakesehatan.com-Berbagai risiko penyakit tidak menular (PTM), seperti jantung dan diabetes, bisa disebabkan pola makan dan..
Seks - 17 jam yang lalu

Berhubungan Sex Saat Menstruasi,Inilah yang Wajib Dilakukan

Wartakesehatan.com-Menurut kepercayaan mayoritas masyarakat, berhubungan seks saat sedang menstruasi haram hukumnya. Ada pula..
Ibu & Anak - 18 jam yang lalu

Bahan Makanan Yang Bisa Menambah nafsu Makan Anak

Wartakesehatan.com-Anak yang kehilangan nafsu makan bisa menjadi masalah besar, Bun. Kurangnya nutrisi bisa memengaruhi gizi..
Warta Sehat - 19 jam yang lalu

Ini Dia Manfaat Kesehatan dan Kecantikan dari Kacang Kedelai

Wartakesehatan.com - Konsumsi kacang kedelai untuk diet cukup banyak dipilih untuk menurunkan berat badan. Namun..
Warta Sehat - 20 jam yang lalu

Kacang Kedelai Mengandung Nutrisi Lengkap

Wartakesehatan.com - Kacang Kedelai mengandung nutrisi lengkap yang baik untuk tubuh, di antaranya serat, karbohidrat kompleks,..

+Indeks