Gangguan Pikun Pada Lansia Tak Boleh Disepelekan

Oleh : Ilham Moestavi | suara.com | Kamis, 10 Maret 2016 | 20:32 WIB


IST

Wartakesehatan - Banyak orang beranggapan bahwa kondisi ketika lanjut usia sangat identik dengan pikun. Namun sebenarnya yang perlu diketahui, bahwa pikun bukanlah hal yang normal pada proses penuaan. Lansia dapat hidup normal tanpa mengalami berbagai gangguan memori dan perubahan tingkah laku seperti yang dialami oleh Lansia dengan demensia.

Menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan NAPZA Kementerian Kesehatan, dr. Fidiansjah, SpKJ, gangguan pikun tak dapat disepelekan, meski biasa menyerang kaum lansia.

"Jangan maklum dengan pikun. Kita harus memahaminya sebagai gejala awal yang harus dikhawatirkan. Lansia tidak harus mengalami fase pikun pada kehidupannya," ujar Fidiansjah usai peluncuran Renacana Aksi Nasional (RAN) Demensia di Jakarta, Kamis (10/3/2016).

Pikun sendiri merupakan satu dari 10 gejala demensia alzheimer yang mengakibatkan penurunan kualitas hidup para lansia. Bahkan tak hanya berdampak pada penderita, para pendamping atau caregiver juga mengalami penurunan kualitas hidup.

Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek pun menambahkan, jumlah penderita demensia alzheimer di Indonesia mencapai 4 persen dari total populasi lansia di Indonesia. Ia berharap dengan adanya Rencana Aksi Nasional (RAN) Demensia, angka prevalensi penderita Alzheimer bisa menurun dan meningkatkan kualitas hidup para lansia.

"Dari sekian banyak lansia memang nggak semuanya demensia, tapi jumlah 4 persen lansia yang menderita alzheimer dari populasi di Indonesia sangat besar. Kita harapkan bisa turun dan saya imbau untuk para generasi muda menghindari risiko agar tidak mengidap kepikunan saat lansia," ujarnya.

Berdasarkan laporan Alzheimer's Disease International (ADI) pada 2015 terdapat 1,2 juta penderita demensia di Indonesia. Diperkirakan angka ini terus meningkat menjadi 2,2 juta penderita pada 2030 mendatang.




Fokus : Pikun


#Pikun
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 22 jam yang lalu

Diet Tinggi Gula Dapat Memengaruhi Kualitas Sperma

Wartakesehatatan.com - Tak hanya gula darah, tetapi makanan dan minuman manis bisa berpengaruh pada kesehatan..
Warta Sehat - 23 jam yang lalu

Kondisi Kaki yang Bisa Mengungkap Masalah Kesehatan

Wartakesehatan.com - Mulai sekarang jangan sepelekan kondisi kakimu. Seperti diktuip dari everyday health, kondisi kaki bisa..
Warta Sehat - 23 jam yang lalu

Tips Pulihkan Rasa Lelah Usai Pulang Kerja

Wartakesehatan.com-Kelelahan setelah pulang bekerja merupakan hal yang tidak bisa dihindari, karenanya Anda perlu mencari cara..
1 hari yang lalu

Cara Mengatasi Alergi Yang Kumat

Wartakesehatan.com-Alergi terjadi karena sistem imun Anda salah mengira zat yang pada dasarnya tidak berbahaya sebagai ancaman..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Stres Berat Bisa Sebabkan Gangguan Jiwa

Wartakesehatan.com-Pada dasarnya, stress merupakan cara tubuh melindungi diri dari bahaya sehingga membuat kita tetap fokus,..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Tips Mengatasi Bornout Saat Bekerja

Wartakesehatan.com-Bornout synndrome adalah sebuah kondisi stres kronis yang berhubungan dengan pekerjaan...
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Menjaga Kesehatan Jantung dengan Mudah

Wartakesehatan.com - Penyakit jantung disebut penyakit yang banyak merenggut nyawa. Oleh karena itu ada beberapa cara menjaga..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Gula Aren Lebih Sehat Daripada Gula Putih

Wartakesehatan.com - Gula sering ditambahkan dalam berbagai makanan dan minuman. Namun hati-hati, jika berlebihan bisa..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Bersepeda Menurunkan Resiko Beberapa Penyakit

Wartakesehatan.com - Rutin bersepeda juga memiliki manfaat untuk menurunkan risiko sejumlah penyakit kronis, seperti diabetes..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Manfaat Kesehatan Kacang-Kacangan Bagi Anda

Wartakesehatan.com - Nutritionist dari Metropolitan State University of Denver, Malena Perdomo, MS, RDN, CDE menuturkan..

+Indeks