Anggapan Nama Cucu Jokowi yang Tidak Indonesia Sekali

Oleh : Ilham Moestavi | health.liputan6.com | Sabtu, 12 Maret 2016 | 13:01 WIB


IST

Wartakesehatan - Jan Ethes Srinarendra yang merupakan nama anak laki-laki Gibran Rakabuming Raka dan Selvi, mengundang komentar usil di media sosial. Terdapat beberapa yang menganggap bahwa nama itu tidak Indonesia sekali. Menurut mereka yang berkomentar pedas itu, tidak seharusnya bayi laki-laki yang lahir di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Surakarta, diberi nama Jan Ethes Srinarendra.

Melihat kenyataan itu, psikolog klinis dari Tiga Generasi, Tiara Puspita N., M.Psi., Psikolog menyarankan agar keluarga Presiden Jokowi tidak perlu menggubris reaksi negatif dari masyarakat.

"Masyarakat punya opini. Itu hak mereka. Sama kayak kita kalau lagi ngomongin artis. Mau benar atau tidak tetap ada saja salahnya," kata Tiara

Meski masyarakat punya hak berkomentar apa saja, tapi harus tahu bagaimana menempatkan diri yang benar di media sosial. Karena tidak menutup kemungkinan komentar itu bakal terbaca oleh Presiden Jokowi, Ibu Negara Iriana Jokowi, maupun anak-anaknya. "Perlu disadari juga, ketika menyebarkan sesuatu di media sosial, ada orang lain yang membaca itu," ujar Tiara.

Atau sebelum berkomentar, pikirkan perasaan orang tersebut. "Begitu juga dampaknya, harus dipikirkan," ujar Tiara. "Ibu Iriana mungkin bisa saja tutup kuping tapi tetap masyarakat punya tanggung jawab ketika akan atau sudah menyebarkan sesuatu," kata Tiara menambahkan.

Lantas, perlukah Presiden Jokowi menjebloskan orang-orang yang berkomentar jelek mengenai cucu laki-laki pertamanya ke penjara? Itu semua dikembalikan lagi ke Presiden Jokowi. "Kalau memang hanya nama anak, saya rasa tidak perlu ambil pusing. kecuali kalau sifatnya fitnah, itu silakan saja. Tapi, kembali lagi ke Presidennya," kata Tiara.

Gibran menjelaskan satu per satu arti dari nama anak laki-lakinya itu. Jan artinya sangat sekali, Ethes bermakna cekatan, sedangkan Srinarendra adalah pemimpin yang cerdas.




Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 4 hari yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 5 hari yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 6 hari yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

WFH Bikin Sakit Kepala Ini Obatnya

JAKARTA - Sejak bulan Maret 2020, sebagian besar kantor sudah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) akibat penularan..

+Indeks