Waspada, Banyak Masalah picu Skizofrenia

Oleh : Dirk/jpnn | Rabu, 16 Maret 2016 | 19:01 WIB


(Ist)

Wartakesehatan - Banyaknya masalah yang dihadapi seakan membuat hidup menjadi berat. Tak jarang sebagian besar orang nekat melakukan kekerasan bahkan pembunuhan kepada sanak saudara, kerabat maupun orang yang tak dikenal.

Banyaknya berita pembunuhan sadis terjadi yang sering kita nonton di tv dan baca di koran, bahkan beberapa waktu lalu, kita mendengar di daerah Kalimantan seorang anggota polisi  membunuh anggota keluarganya tanpa alasan yang pasti. Tapi hal ini diduga kuat pelaku mengalami gangguan jiwa.

''Mungkin mereka menderita skizofrenia,'' ujar Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur dr Adi Wirachjanto MKes kemarin (15/3).

Menurut dia, skizofrenia adalah gangguan jiwa berat. Angka penderitanya sekarang memang meningkat. Sesuai dengan data riset kesehatan dasar (riskesdas), 14 persen penduduk Indonesia pernah mengidap gangguan kejiwaan. Dari jumlah itu, 1,4 persen sudah masuk dalam tahap parah. Jika jumlah penduduk Surabaya mencapai 3 juta orang, berarti 42 ribu orang mengalami skizofrenia.

''Setiap hari di Menur ini ada 150 sampai 200 pasien. Sering ada yang mengeluhkan gejala skizofrenia. Data ini belum termasuk yang di rumah sakit lain,'' ungkap Adi. Ada beberapa gejala awal yang tidak akan berkembang menjadi skizofrenia jika segera ditangani.  Pertama, penderita mengalami gangguan tidur dan gelisah. Lalu, terjadi perubahan perilaku. Contohnya, dari periang menjadi pendiam, suka melamun, dan menarik diri.

 Gejala lain seperti bisa agresif atau mudah bertengkar meski karena masalah kecil. Bila gejala-gejala itu terus dibiarkan, baru timbul skizofrenia. Penderita mulai merasa mendengar atau melihat sesuatu yang tidak nyata. Kondisi tersebut disebut halusinasi.

''Skizofrenia ini pasti ada pemicunya,'' kata Adi. Dokter yang berdomisili di Rungkut itu mengungkapkan bahwa skizofrenia sering muncul pada orang dengan ketahanan jiwa yang labil. Salah satu penyebabnya adalah trauma masa kecil. Bisa jadi karena kekerasan dalam rumah tangga. Misalnya, anak langsung disiksa meski melakukan kesalahan kecil. Bisa juga karenabullying dari sekolah dan lingkungan. Pada orang dewasa, penyebabnya bisa jadi adalah stres pekerjaan dan masalah asmara.

Menurut Adi, skizofrenia dapat disembuhkan untuk deteksi dini. Caranya, berikan perhatian dan membesarkan hati kepada orang dengan gejala skizofrenia.  ''Tanyakan ada masalah apa. Kalau menolak cerita, cari orang kepercayaannya karena gangguan jiwa butuh pertolongan orang lain,'' tuturnya.

Jika langkah tersebut belum berhasil, sebaiknya segera berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.  ''Pokoknya, harus ketahuan lebih awal. Jangan tunggu sampai parah,'' jelas Adi.




Fokus : Skizofrenia


#Skizofrenia
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Liputan Khusus - 4 hari yang lalu

Idul Adha 1441 H : Masjid Baiturrahman & Al-Islam Cipayung Ikuti Protokol Kesehatan

Wartakesehatan.com - Dalam menjalankan rangkaian ibadah Idul Adha 1441 H/2020 M pada tahun ini sangat berbeda sekali dari..
Liputan Khusus - 4 hari yang lalu

Lurah Cipayung Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan Saat Idul Adha 1441 H/2020

Wartakesehatan.com - Masih tingginya penyebaran wabah Covid-19 di wilayah DKI Jakarta menjadi perhatian bagi pemangku kebijakan..
Liputan Khusus - 5 hari yang lalu

Masjid Nurul Hikmah Terapkan Protokol Kesehatan & Konsisten Jaga Kualitas Daging Qurban

Wartakesehatan.com - Rangkaian pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 pada tahun ini sangat dipengaruhi dengan situasi..
Liputan Khusus - 6 hari yang lalu

Daging Qurban Masjid Al Falah Terpantau & Terapkan Protokol Kesehatan

Pelaksanaan pemotongan hewan qurban di Masjid Al Falah Cipayung Jakarta Timur.
Herbal - 3 minggu yang lalu

Kelompok Usia Produktif Waspadai PTM

Wartakesehatan.com -- Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan menunjukkan bahwa saat ini perkembangan Penyakit Tidak..
Herbal - 3 minggu yang lalu

Cegah Virus dengan Herbal

Wartakesehatan.com - Antivirus corona berbasis tanaman eucalyptus belakangan ini ramai diperbincangkan. Potensi antivirus..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

Menkes Sebut Meniran Hijau untuk Penanggulangan Covid-19

Wartakesehatan.com - Menteri Kesehatan Terawan patut diberikan apreasiasi dengan sebutan bapak Herbal karena mendukung Obat..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Awas! Protokol Kesehatan Anak di Sekolah Bisa Jadi Cluster Baru

Wartakesehatan.com - Banyak pihak yang meminta pemerintah menunda untuk melaksanan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Cegah Penularan Droplet dengan Masker di Mana Saja

Wartakesehatan.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui munculnya bukti-bukti yang melihat virus Corona COVID-19 bisa..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Waspadai Droplet di Ruangan tertutup

Wartakesehatan.com - New Normal membuat sebagian kantor-kantor buka dan para karyawan kembali bekerja sedia kala, namun masih..

+Indeks