Dosis Tinggi Teh Hijau jadi Berbahaya

Oleh : Dirk/kompas | Jumat, 08 April 2016 | 09:35 WIB


(Ist)

Wartakesehatan - Banyak manfaat yang tak bisa kita pungkiri setelah kita meminum teh hijau. Beberpa manfaat teh hijau seperti: mejaga kesehatan kulit, mencegah penyakit diabetes, minuman penurun berat badan, mencegah hipertensi dan masih banyak lagi manfaatnya.

Tetapi jangan anda menyangka bahwa tak selamanya teh yang dikenal sebagai superfood ini tidak memiliki dampak buruk. Sejatinya ada bahaya mengintai ketika kita kebanyakan minum teh hijau.

Di Amerika Serikat pernah ada kejadian seorang gadis 16 tahun dilarikan ke rumah sakit setelah minum teh herbal tiga kali sehari. Ternyata teh yang diminum berpotensi menyebabkan hepatitis.

Hal yang dialami si gadis itu disebut hepatotoxity. Ini terjadi ketika kita mengonsumsi kebanyakan herbal, dari tilenol sampai teh hijau yang berpotensi merusak lever.

Jadi seberapa banyak konsumsi teh hijau yang aman? Teh hijau mengandung katekin, senyawa antioksidan yang dalam dosis tepat menurunkan kolesterol, melindungi kesehatan jantung dan mencegah kanker.

Teh hijau dosis tinggi seperti pada suplemen penurun berat badan sejatinya dapat menyebabkan hepatotoxity. "Ketika Anda minum ekstrak teh hijau, itu mirip minum bom kecil untuk lever," kata Niket Sonpal, ahli gastroenterologi dari New York City.

Pil konsentrat itu menyebabkan sel lever kelelahan dan terpecah.

Jadi seberapa banyak dosis teh hijau yang aman? Christopher Hobbs, ahli kesehatan holistik mengatakan setiap kasus tidak sama. Ada yang keracunan dengan dosis tinggi, ada yang tidak.

"Tubuh kita memanfaatkan senyawa dengan cara berbeda-beda. Cara lever mengubah atau menggunakan senyawa bergantung pada genetika dan juga cara kita makan dan minum," katanya.

Apakah artinya kita harus hati-hati minum teh hijau? Sonpal berkata, "Teh hijau itu aman. Kejadian hepatotoxity jarang terjadi dalam keseharian. Itu terjadi ketika kita minum dosis sangat tinggi."




Fokus : Teh Hijau


#Teh Hijau
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 6 hari yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 6 hari yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..
Obat & Penyakit - 4 minggu yang lalu

WFH Bikin Sakit Kepala Ini Obatnya

JAKARTA - Sejak bulan Maret 2020, sebagian besar kantor sudah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) akibat penularan..

+Indeks