Mimpi Basah Punya Fakta Unik Belum Banyak Diketahui

Oleh : Ilham Moestavi | health.liputan6.com | Senin, 11 April 2016 | 15:32 WIB


IST

Wartakesehatan - Mimpi basah umumnya akan dialami oleh remaja laki-laki yang sebagai menjadi tanda bahwa ia telah memasuki masa pubertas. Dalam dunia medis, mimpi basah dikenal dengan nama nocturnal emissions.

Pada beberapa kasus, banyak pria yang terbangun di malam hari karena seprai yang basah akibat mimpi basah. Banyak yang menganggap hal ini sebagai sesuatu yang abnormal. Bahkan beberapa wanita dapat mengalami kejadian ini.

Masih banyak fakta tentang mimpi basah yang belum banyak diketahui, ini adalah 8 fakta unik tentang mimpi basah seperti yang ditulis Boldsky, Senin (11/4/2016):

1. Mimpi basah dapat terjadi pada siapa saja, bahkan ada sebagian yang belum pernah mengalaminya. Namun menurut ahli kesehatan, hal ini sesuatu yang normal.

2. Masa puber, tubuh akan memproduksi hormon-hormon reproduktif, cairan akan menumpuk dan dikeluarkan saat Anda tidur.

3. Umumnya, mimpi basah terjadi hanya ketika masa puber ketika seseorang tidak memiliki akses pada hubungan seksual atau masturbasi untuk mengeluarkan cairan tersebut.

4. Mimpi basah terjadi begitu saja dan tidak dapat dikendalikan. Artinya, tak ada yang bisa memprediksi berapa kali seseorang telah mengalami mimpi basah.

5. Menurut beberapa sumber, masturbasi bisa menjadi jalan keluar yang baik bagi mereka yang tidak suka mengalami mimpi basah. Sebagian orang yang bermasturbasi sebelum tidur mengaku mereka tak mengalami mimpi basah.

6. Sebuah survei menunjukkan, hampir 39 persen wanita mengaku mengalami mimpi basah setidaknya sekali seumur hidup.

7. Di zaman kuno beberapa abad lalu, mimpi basah adalah aib. Orang akan merasa bersalah saat mengalami mimpi basah. Hal tersebut karena mimpi basah dianggap sebagai nafsu bejat yang muncul sebelum pernikahan.

8. Dalam beberapa kasus, mimpi basah dapat terjadi sepanjang umur hidup tanpa alasan yang diketahui. Tak perlu mengkhawatirkan hal ini.




Fokus : Mimpi


#Mimpi
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 7 jam yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 4 hari yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 4 hari yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 5 hari yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

WFH Bikin Sakit Kepala Ini Obatnya

JAKARTA - Sejak bulan Maret 2020, sebagian besar kantor sudah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) akibat penularan..

+Indeks