Tekanan Kejiwaan Rentan dialami Penderita Diabetes

Oleh : Ilham Moestavi | suara.com | Rabu, 13 April 2016 | 16:04 WIB


IST

Wartakesehatan - Pola makan yang berubah serta cuci darah yang dilakukan secara rutin, tentunya sudah menjadi hal yang pasti dialami bagi para penderita diabetes. Seperti yang telah dinyatakan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, bahwa dari kondisi tersebut ternyata penderita penyakit diabetes berpotensi mengalami tekanan kejiwaan.

"Tekanan kejiwaan terjadi karena penderita diabetes harus mengubah pola makan, dan setiap minggu harus mencuci darah. Bayangkan saja, penderita melihat darah yang keluar dari tubuhnya selama enam jam dalam setiap kali proses pencucian darah," kata Kepala Dinkes Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang.

Menurut dia, penderita diabetes tidak dapat mengendalikan tingkat gula dalam darahnya. Penyakit ini salah satu penyakit yang tidak dapat disembuhkan, namun dapat bertahan dengan menerapkan pola hidup sehat.

Apabila kadar gula darah tidak terkendali serta tanpa perawatan yang memadai, penderita diabetes atau penyakit gula darah dapat terinfeksi penyakit lainnya seperti kerusakan saraf,otak, gangguan mata, penyakit jantung, penyakit ginjal, impotensi, gangguan pencernaan, komplikasi di mulut, mudah terinfeksi, gatal-gatal di sekitar kemaluan dan luka membusuk.

"Penyakit ini harus mendapat perawatan medis secara intensif," ujarnya.

Tjetjep mengatakan bagi masyarakat yang belum menderita penyakit ini sebaiknya melakukan upaya pencegahan yakni dengan menerapkan pola makan sehat dan seimbang. Masyarakat sebaiknya tidak makan pada malam hari atau di atas pukul 19.00 WIB.

Selain itu, lanjutnya, masyarakat harus olahraga secara teratur sehingga dapat membantu mempertahankan berat badan yang sehat. "Cara ini juga dapat mencegah sekaligus menangani diabetes," katanya.




Fokus : Diabetes


#Diabetes #Masalah Kejiwaan
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 1 minggu yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..
Obat & Penyakit - 4 minggu yang lalu

WFH Bikin Sakit Kepala Ini Obatnya

JAKARTA - Sejak bulan Maret 2020, sebagian besar kantor sudah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) akibat penularan..

+Indeks