Pengawasan Pangan Sehat Perlu Melibatkan Lintas Sektor

Oleh : Irawan Mohamad | Jumat, 22 April 2016 | 00:32 WIB


Ketua Umum Suta Nusantara, Dadung Harisetyo, dalam salah satu kegiatannya di wilayah Sumatra Selatan (foto dok. pribadi)

Wartakesehatan.com - Di tengah beragamnya penyakit yang terus mengalami perkembangan faktor makanan yang akan dipersalahkan. Sebagai masyarakat awam, tentu akan bingung jika ditanyakan apakah beras yang selama ini mereka konsumsi aman ? Apakah lauk pauk dan sayur mayur yang mereka konsumsi sudah terbebas dari zat-zat berbahaya ?

Jika melihat dari produksi serta cara penyuguhan makanan saat ini, dapat dikatakan konsumsi pangan sehat semakin sulit didapatkan khususnya di daerah perkotaan. Kerusakan lingkungan di perkotaan berdampak massif. Bukan hanya pada kondisi udara, namun juga kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat. 

Ketua Umum Suta Nusantara, Dadung Harisetyo, memaparkan bagaimana pangan sehat itu adalah bahan baku pangan yang memenuhi kriteria sehat. Pertama menurutnya adalah, jenis tanaman yang digunakan, dimana dalam proses penanaman tentunya harus terbebas dari unsur berbahaya. Benih sebagai bibit tanam tentunya harus bersertifikasi.

"Kasihan petani, mereka tidak mengetahui apakah benih yang mereka tanam akan menghasilkan pangan sehat atau tidak. Selain itu, pupuk sebagai bahan makanan dari tanaman juga harus bersertifikasi sehat agar bahan baku yang sudah digunakan baik, harus tercemar karena pupuk yang tidak baik," terang pria yang akrab di panggil Masda kepada wartakesehatan.com.

Selanjutnya yang kedua, Masda melanjutkan, proses pengolahan dari makanan itupun harus diperhatikan dengan baik. Jika melihat dari sisi ini, banyak petani-petani menurutnya belum mempunyai alat bantu dalam pengolahan bahan baku makanan.

"Contohnya untuk para petani beras sebagai pelaku usaha. Dimana mereka belum seluruhnya memiliki alat pengering gabah. Jika dilakukan pengupasan tanpa pengeringan yang baik, gabah yang dikupas akan banyak yang rusak ketika menjadi beras. Bahkan akhirnya untuk menutup modal yang telah dikeluarkan terkadang beras dikupas dengan menggunakan pemutih. Ini orang-orang yang nakal, hanyak ingin mendapatkan keuntungan tanpa memperdulikan kesehatan konsumen," ujar Masda.

Terakhir menurut Masda adalah proses packing untuk produk makanan demi menjaga mutu dan kesehatan produk. Melihat packing hingga pada sistem penyimpanan di pergudangan menurutnya ini salah satu yang menyebabkan pangan turun kualitasnya.

"Mungkin contohnya untuk beras. Packing yang digunakan harus rangkap dengan standart packing yang baik. Jahitan harus serapat mungkin. Hal ini dilakukan agar bakteri atau kutu-kutu yang dapat nenurunkan kualitas makanan tidak mudah masuk," tegasnya.

Pemerintah Harus Turun Tangan

Masda, menjelaskan dalam menanggulangi pangan tidak sehat di masyarakat, tentunya harus ada pihak terkait memberikan edukasi dalam penanaman. Di tengah serbuan barang-barang import, petani perlu diberikan edukasi agar tidak kalah dalam persaingan.

"Orang sakit kanker, jantung, obesitas sampai penyakit gatal-gatal tentu akan ada hubungan dengan asupan makanan. Semua produk luar negri yang masuk pasar tanah air yang terlihat bagus, lebih bagus produk dalam negeri dengan catatan petlu dilakukan pengawasan," tekannya.

Berbicara tentang tanggung jawab pengawasan peredaran pangan sehat, Masda menegaskan Kepala Daerah bertanggung jawab atas apa yang ada dan beredar di wilayahnya.

"Pemerintah perlu melakukan promosi-promosi baik itu berupa panplet, spanduk dan lain sebagainya, untuk mengedukasi masyarakat. Kesadaran masyarakat sendiri nantinya yang akan menilai, karena merekalah sebagai pengkonsumsi pangan tersebut. Jangan sampai di satu wilayah beredar pangan yang mengandung zat-zat berbahaya di luar ambang batas," tegasnya.

Melakukan Edukasi Kepada Petani

Keberadaan Suta Nusantara bukan hanya sebagai organisasi kemasyarakatan yang hanya kerjanya mengawasi dan memberikan komentar tanpa ada action. Menurut Masda, selama ini di beberapa daerah, Suta telah memberikan edukasi kepada masyarakat terutama kepada para petani.

"Kami memberikan pengetahuan kepada petani bagaimana membuat pupuk dari kotoran binatang. Kami ajarkan petani efisien. Kesulitan petani adalah soal distribusi pupuk yang tidak sampai ke daerah terpencil sehingga petani sulit untuk mendapatkan pupuk. Melalui edukasi yang kami berikan, petani harus bisa memproduksi pupuk lokal sehingga tidak berharap pada pupuk industri yang sulit mereka dapatkan," pungkasnya.




Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






1 hari yang lalu

Kebiasaan Mandi yang dapat Merugikan Anda

Wartakesehatan.com - Ada kebiasaan yang sering dilakukan banyak orang saat mandi ternyata merugikan untuk..
1 hari yang lalu

Kulit Semangka Beri Manfaat Kesehatan untuk Anda

Wartakesehatan.com - Manfaat buah semangka terletak pada kandungan vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam tubuh, seperti..
2 hari yang lalu

Jangan Jadikan Puasa untuk Bermalas-Malasan

Wartakesehatan.com - Saat puasa tubuh memang jadi lebih lemas, namun kamu tak boleh malas Ladies. Kamu wajib menjaga gaya hidup..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Tidur Siang Bikin Otak Jenius

Wartakesehatan.com - Mungkin sebagian orang belum mengetahui manfaat tidur siang, bahkan mereka lebih memilih melakukan..
2 hari yang lalu

7 Menu Buka Puasa Terbaik Bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Puasa sendiri merupakan kegiatan menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa dari terbit..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Penyebab Tubuh Lemas Saat Puasa

Wartakesehatan - Guna menghindari lemah dan lesu ketika menjalankan puasa, dr Mohammad Ali Toha selaku Direktur Utama..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Efek Samping Menggunakan Tabir Surya Jangka Panjang

Wartakesehatan.com - Apakah tabir suryamu aman? Meski memiliki manfaat positif untuk kulit, nyatanya tabir..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Siwak Baik untuk Kesehatan Gigi dan Mulut

Wartakesehatan.com - Ahli gigi drg. Nada Ismah, Sp.Ort mengungkapkan bahwa tanaman siwak memang memiliki kandungan yang..
Obat & Penyakit - 2 hari yang lalu

3 Pemicu Diare saat Bulan Puasa

Wartakesehatan - Diare memanag tidak menyenangkan, terlebih terjadi saat bulan puasa. Selain dilanda sakit perut yang..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh

Wartakesehatan.com - Selama Ramadhan, umat muslim berpuasa dari dini hari hingga senja.Segera setelah matahari terbenam,..

+Indeks