Kurang Tidur Dapat Mempengaruhi Otak Anda

Oleh : nurul kinanti | Selasa, 10 Mei 2016 | 16:05 WIB


(IST)

Wartakesehatan.com - Studi terbaru menunjukkan bahwa saat manusia terlelap, otak melakukan tugas-tugas pentingnya. Seperti mengembalikan jaringan saraf, agar siap untuk beroperasi kembali saat kita bangun.

Karena itu, kurang tidur memengaruhi otak untuk melakukan tugasnya. Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Radiologi, tim peneliti Tiongkok dan Eropa melaporkan analisis yang lebih rinci tentang bagaimana susah tidur bisa memengaruhi jenis tertentu dari saraf otak. Tepatnya di bagian otak yang mengatur kognisi, emosi dan proses sensorik.

Para peneliti membandingkan gambar otak dari 23 orang dengan insomnia dan 30 kontrol yang sehat. Mereka secara khusus memfokuskan pada volume materi putih, yang mewakili sel-sel saraf yang dilapisi protein khusus, yang disebut myelin. Bagian itu mampu meningkatkan kemampuan mereka untuk mengirim sinyal ke satu sama lain.

“Studi pencitraan otak sebelumnya telah menyarankan bahwa orang-orang dengan insomnia memiliki perbedaan pada bagian tertentu dari otak yang dihubungkan dengan myelin yang tidak memadai,” kata peneliti, Dr. Shumei Li, seperti dilansir laman Health.

Li dan rekannya membandingkan fungsi materi putih di antara orang dengan insomnia dan mereka yang tidur dengan baik.

Mereka menemukan bahwa orang dengan insomnia, yang mengalami kesulitan tidur selama lebih dari sebulan memiliki konektivitas pengurangan materi putih pada otak, terutama antara daerah yang mengontrol tidur dan terjaga daripada mereka yang tidak insomnia.

Li berspekulasi bahwa gangguan di antara wilayah ini dipicu oleh penipisan myelin yang mengelilingi neuron. Namun, studi lebih lanjut diperlukan untuk menjelaskan apa yang menyebabkan perbedaan otak pada orang penderita insomnia.




#Kurang Tidur
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 3 hari yang lalu

TB. Hasanuddin: Penerapan New Normal Tanpa Persiapan Matang Akan Timbulkan Kematian Massal

Wartakesehatan.com - Indonesia bersiap memasuki fase New Normal atau penormalan baru ditengah pandemi covid-19. Sejumlah..
Tekhnologi - 1 minggu yang lalu

Helm Cerdas Deteksi Corona Sangat Penting dan Perlu

Wartakesehatan.com -  Polda Riau memberikan contoh inisiatif dan inovasi dalam perjuangannya melawan pandemi coronavirus...
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Di Tengah Pandemi, Hasanuddin Kunjungi Dapil dan Bagikan Ribuan Masker dan Sembako 

Wartakesehatan.com - Di tengah pandemi covid-19 dan jelang Hari Raya Idul Fitri ini, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Covid-19, Sunan Kalijaga Gandeng Nikita Mirzani Baksos ke Markas TNI

Wartakesehatan.com - Ditengah pandemi Covid-19, Pengacara Sunan Kalijaga Bersama Artis dan Forum Kader Bela Negara (FKBN)..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

BPOM: Biasakan Minum Obat Herbal dan Suplemen Kesehatan untuk Daya Tahan Tubuh Menghadapi Pandemi COVID-19

Wartakesehatan.com -  Pandemi COVID-19 membuat sebagian besar masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan. Salah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Studi: Sistem Imun Krusial dalam Melawan Infeksi Virus Corona

Wartakesehat.com - Sebuah penelitian di Australia dalam jurnal Nature Medicine menyimpulkan, sistem imun..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

8 Cara Jaga Imun tetap Sehat Lawan Virus Corona

Wartakesehatan.com - Untuk melindungi diri dari paparan virus corona, masyarakat dunia telah banyak menjalankan langkah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Imunomodulator untuk Cegah Virus Masuk Tubuh

Wartakesehatan.com - Membekali diri dengan cara cegah infeksi virus, dapat “membentengi” tubuh Anda dari berbagai..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Penderita Covid di Indonesia Capai 14.749 dan Terus Naik

Wartakesehatan.com - Angka positif COVID-19 yang terkonfirmasi lewat tes laboratorium di Indonesia kini..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Edukasi Pemeriksaan Rapid Test dan Swab Beredar di WA

Wartakesehatan.com - Sebuah pesan berantai untuk edukasi virus Corona beredar. Isi pesan berantai tersebut sebagai..

+Indeks