Orangtua Berperan Aktif Dampingi Orientasi Gender Anak

Oleh : ant | Minggu, 22 Mei 2016 | 00:30 WIB



BACA JUGA :

    Wartakesehatan.com - Proses anak memahami identitas gender berlangsung sejak dini melalui beberapa tahap, kata psikolog Retno Dewanti Purba.

    "Anak akan mengobservasi dan meniru lingkungannya," kata Retno di Jakarta, Minggu.

    Berdasarkan observasi itu, identifikasi anak terhadap gendernya semakin dikuatkan oleh respon orangtua yang memberikan apresiasi atau hukuman terhadap prilaku tertentu.

    Misalnya, orangtua memuji putrinya cantik ketika mengenakan gaun ala puteri raja berwarna pink dihiasi pita. Maka, anak akan belajar bahwa perempuan identik dengan hal-hal feminin.

    Retno mengatakan bayi berusia tujuh bulan sudah bisa membedakan suara pria dan wanita. Lalu, ketika menginjak 12 bulan, balita bisa membedakan mana wajah perempuan dan laki-laki.

    Pada usia dua tahun, anak mulai bermain sesuai stereotipe gender. Di sini, orangtua berperan memilihkan mainan yang dianggap sesuai.

    "Pada usia itu sebenarnya anak belum mengerti," katanya.

    Beranjak ke usia tiga tahun, anak mulai bisa melabeli dirinya secara verbal, apakah dia seorang perempuan atau laki-laki.

    Ketika berumur 3-4 tahun, anak mulai membuat kategorisasi gender. Anak perempuan akan menganggap mainan masak-masakan dan boneka adalah miliknya, sementara mobil-mobilan adalah mainan untuk anak lelaki.

    "Usia 4-6 itu gender script, mereka melihat sekitarnya. Karena melihat ibu, nenek memasak, mereka berpikir perempuan itu tugasnya memasak," lanjutnya.

    Dia memaparkan anak berusia 6-7 tahun sedang berusaha konsisten dengan pemaknaan gender yang telah diserapnya sejak kecil.

    "Maka banyak anak SD yang main berkelompok, sesama perempuan atau sesama laki-laki," katanya.

    Retno mengingatkan orangtua agar tidak cepat menghakimi saat anak menunjukkan prilaku yang tidak sesuai norma sosial.

    "Misalnya, anak cowok yang suka pakai pita. Lihat dulu, berapa umurnya, cari tahu kenapa dia suka pakai pita," ujarnya.

    Berikan pemahaman pada anak secara baik-baik lewat bahasa sederhana sesuai usia mereka. "Kalau ada 'masalah', cari inti dan sumbernya. Cari jalan tengah, ingatlah hak anak, jangan diomeli terus. Kalau memang perlu, diskusi dengan ahlinya," tutup dia.




    Kontak Informasi Wartakesehatan
    PT. SIBER MEDIA ABADI

    Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
    Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
    Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

    Baca Juga

      Komentar






      Warta Sehat - 4 bulan yang lalu

      Tomat Mrncegah Kanker dan Menyehatkan Jantung

      Wartakesehatan.com - Seringkali tomat juga diolah menjadi minuman, seperti jus atau untuk tambahan bahan salad. Seperti yag..
      4 bulan yang lalu

      Tidur Mangap Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

      Wartakesehatan.com - Tidur nyenyak memang menjadi keinginan banyak orang, karena tidak semua orang bisa tertidur..
      Warta Sehat - 4 bulan yang lalu

      Ini Dia Yang Menpengaruhi Kualitas Kesehatan Anda

      Wartakesehatan.com -  Banyak hal yang dapat mempengaruhi kualitas kesehatan seseorang. Diantaranya ada enam faktor utama..
      Warta Sehat - 4 bulan yang lalu

      Sayur dan Buah Merah Baik untuk Kesehatan Tubuh

      Wartakesehatan.com  - Sayur dan buah-buahan yang berwarna merah mampu membantu mengubah karbohidrat, protein, dan lemak,..
      Warta Sehat - 4 bulan yang lalu

      Rajin Membaca Dapat Memperbaiki Kualitas Tidur

      Wartakesehatan.com - Sebuah penelitian menemukan, jika orang yang rutin membaca menunjukkan memiliki tingkat stres dan depresi..
      Warta Sehat - 4 bulan yang lalu

      Tidur Telanjang Membantu Kehidupan Seksual

      Wartakesehatan.com - Ada lima keuntungan utama yang bisa didapatkan dengan membiasakan tidurtanpa busana, yakni..
      Warta Sehat - 4 bulan yang lalu

      Benarkah Mayones Tak Selalu Baik untuk Kesehatan

      Wartakesehatan.com - Pakar medis mengklaim bahwa mayones tidak sehat karena faktanya mengonsumsi mayones itu bisa menambah..
      Warta Sehat - 4 bulan yang lalu

      Darah Haid yang Sedikit Perlu Diwaspadai

      Wartakesehatan.com - Umumnya, seseorang akan mengalami menstruasi selama 5 sampai 8 hari. Namun, beberapa orang mungkin akan..
      Warta Sehat - 4 bulan yang lalu

      Lobak Mengandung Vitamin dan Kaya Mineral

      Wartakesehatan.com - Diketahui bahwa lobak memiliki jumlah kalori yang lebih rendah dibandingkan dengan kentang. Dan,..
      Warta Sehat - 4 bulan yang lalu

      Susu Melindungi Kita dari Penyakit Kardiovaskular

      Wartakesehatan.com - Susu juga memberikan khasiat lain pada tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat rutin konsumsi susu tiap..

      +Indeks