Kebiri untuk Penjahat Seksual Terhadap Anak

Oleh : nurul kinanti/nasional.kompas | Kamis, 26 Mei 2016 | 15:31 WIB


(IST)

Wartakesehatan.com - Kasus pemerkosaan saat ini memang sedang marak-maraknya terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, hal itu tentu disebabkan sejumlah faktor. Salah satunya adalah hawa nafsu, manusia pastinya memiliki hawa nafsu, berbeda dengan malaikat yang tidak memiliki hawa nafsu. Manusia memiliki hawa nafsu yang sulit untuk dilawan karena memang sudah takdirnya setan untuk menggoda manusia dengan segala tipu muslihatnya.  

Namun apakah dengan aturan hukum yang baru, bisakah negara berhasil mengontrol libido para predator seks?

Sebelum ke situ, marilah kita pahami kemarahan warga. Berita pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Yn, siswi SMP di Rejang Lebong itu dengan cepat menjadi pembicaraan publik. Saking sadisnya, banyak yang tak kuasa untuk mengklik tautan terkait berita-berita Yn.

Yn adalah seorang siswi SMP di Desa Padang Ulak Tanding, Kecamatan Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Pada pertengahan April 2016, Yn diperkosa 14 pemuda saat pulang sekolah. Yn ditemukan tewas di dalam jurang.

Terlalu “ngilu” untuk merasakan pedihnya derita Yn dan tak kuasa membayangkan bagaimana jika Yn adalah sebenarnya anak kita. Ya, bagi mereka yang (terutama, tapi tak terbatas) telah memiliki anak, membaca kasus pemerkosaan dan pembunuhan ini akan disertai dengan ketakutan.

Ketakutan menghadapi semakin liarnya dunia luar, bagaimana kita bisa membesarkan anak-anak kita, bebas dari ancaman predator seks? Bagaimana kita memastikan, bahwa di lingkungan kita telah aman dari para paedofil atau aman dari residivis pemerkosa?

Tahukah Anda, atau yakinkah Anda, bahwa para pemerkosa dan pembunuh Yn itu baru sekali melakukan kejahatan seksual?  Ataukah justru kita lebih yakin bahwa sebenarnya para pelaku itu sudah berkali-kali melakukan kejahatan seksual sebelumnya?

Untuk makin memahami tingkat kepiluan para orangtua, mari kita simak kasus paedofilia di Kediri, Jawa Timur, yang dilakukan oleh seorang pengusaha. Pada kasus ini, jelas bahwa para korbannya adalah anak-anak di bawah umur.

Selain korbannya anak-anak, jumlah korban juga tak sedikit. Di beberapa media, bahkan disebutkan jumlahnya mencapai puluhan anak dan kasusnya berulang.

Walaupun untuk kasus yang sudah disidangkan dan sudah divonis, jumlah pelapor yang berani melapor hingga ke pengadilan hanya beberapa orang. Sisanya merasa takut karena harus berurusan dengan "orang kuat" di Kediri. 

Untuk kasus yang di Kediri ini, yakinkah Anda saat pelaku dibebaskan dari penjara, dia tak akan mengulangi perbuatannya? Yakinkah Anda, para pemerkosa dan pembunuh Yn jika nanti sudah bebas, tak lagi mencari korban-korban baru lagi?






#Kebiri
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Puasa Membantu Menurunkan Berat Badan

Wartakesehatan.com - Praktik puasa telah dijalankan umat Islam sejak zaman dulu hingga saat..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Jangan Abaikan ! Ini Awal Tanda Munculnya Gejala Stroke

Wartakesehatan.com - Stroke sendiri merupakan kondisi akibat aliran darah yang tidak lancar ke otak, akibatnya pembuluh di otak..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Ini Dia Tips Jaga Kesehatan Bulu Mata Anda

Wartakesehatan.com - Apakah kamu sendiri sudah menyempatkan diri untuk berfokus pada kesehatan bulu mata? Berbagai cara untuk..
1 hari yang lalu

Benarkah Suhu Dingin Sebabkan Flu ?

Wartakesehatan.com - Hasil studi dari pertengahan abad ke-20 yang ditemukan oleh metode ilmiah modern, menunjukkan beberapa hal..
3 hari yang lalu

Kebiasaan Mandi yang dapat Merugikan Anda

Wartakesehatan.com - Ada kebiasaan yang sering dilakukan banyak orang saat mandi ternyata merugikan untuk..
3 hari yang lalu

Kulit Semangka Beri Manfaat Kesehatan untuk Anda

Wartakesehatan.com - Manfaat buah semangka terletak pada kandungan vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam tubuh, seperti..
4 hari yang lalu

Jangan Jadikan Puasa untuk Bermalas-Malasan

Wartakesehatan.com - Saat puasa tubuh memang jadi lebih lemas, namun kamu tak boleh malas Ladies. Kamu wajib menjaga gaya hidup..
Warta Sehat - 4 hari yang lalu

Tidur Siang Bikin Otak Jenius

Wartakesehatan.com - Mungkin sebagian orang belum mengetahui manfaat tidur siang, bahkan mereka lebih memilih melakukan..
4 hari yang lalu

7 Menu Buka Puasa Terbaik Bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Puasa sendiri merupakan kegiatan menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa dari terbit..
Warta Sehat - 4 hari yang lalu

Penyebab Tubuh Lemas Saat Puasa

Wartakesehatan - Guna menghindari lemah dan lesu ketika menjalankan puasa, dr Mohammad Ali Toha selaku Direktur Utama..

+Indeks