Risiko Sakit Jantung Meningkat Akibat Polusi

Oleh : Ilham Moestavi | 1health.id | Jumat, 10 Juni 2016 | 14:35 WIB


IST

Wartakesehatan - Baru-baru ini Journal of American Health, baru saja menerbitkan penelitian yang menyebutkan bahwa wanita dengan diabetes yang terekspos polusi udara dalam jangka waktu berkepanjangan, memiliki risiko penyakit jantung yang tinggi. Penelitian yang dilakukan oleh Jaime Hart dari Harvard Medical School di Boston ini melibatkan 114,537 wanita dengan usia rata-rata 64 tahun. Penelitian yang berlangsung selama 17 tahun ini menunjukkan adanya tanda-tanda penyakit kardiovaskular, jantung koroner, dan stroke pada sampel.

Para penguji menghitung besarnya pengaruh dari berbagai partikel polusi udara yang berbeda ukuran. Misalnya yang bersumber dari pembakaran mesin mobil, pembangkit listrik, debu jalanan dan berbagai sumber lainnya. Walaupun semua wanita yang diuji menunjukkan tanda-tanda meningkatnya risiko penyakit kardiovaskuler maupun stroke, namun wanita dengan diabetes berada pada risiko tertinggi.

Sampai sekarang para ahli masih terus meneliti pengaruh buruk polusi udara terhadap kesehatan manusia. Sebuah penelitian lain juga menunjukkan hasil yang sama. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa sekitar 6.767 wanita mengalami penyakit kardiovaskular, dan 3.878 wanita memiliki risiko stroke akibat polusi.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut juga disebutkan bahwa risiko 10 microgram bahan partikel polusi terhadap tiap meter kubik udara bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular sekitar 44 persen, dibanding bila terekspos debu jalan raya yang hanya meningkatkan risiko sebesar 17 persen. Sementara wanita yang menderita diabetes terbukti memiliki risiko penyakit jantung lebih tinggi apabila terekspos 10 microgram partikel polusi dalam udara yang mereka hirup.

Bahkan, dari penelitian ini terbukti juga bahwa wanita yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas dan berusia 70 tahun ke atas sangat berisiko tinggi terhadap penyakit kardiovaskular.




Fokus : Polusi


#Jantung #Polusi Udara
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 22 menit yang lalu

5 Buah Sehat Penambah Darah

Wartakesehatan.com - Siapa sih yang tidak kenal buah ? semua pasti mengenalnya. Buah merupakan salah satu asupan makanan..
Warta Sehat - 1 jam yang lalu

Beberapa Manfaat Daun Salam Untuk Tubuh

Wartakesehatan.com - Daun salam manfaatnya mampu untuk mengobati penyakit. Kandunganya pun sangat melimpah. Mulai dari..
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Gaya Hidup Sehat Bantu Kurangi Resiko Kista

Wartakesehatan.com - Spesialis Kandungan dan Kebidanan dr Kathleen Juanita Gunawan menjelaskan, gaya hidup sehat membawa..
Warta Sehat - 3 jam yang lalu

Resiko Dibalik Kesegaran Mandi Air Hangat

Wartakesehatan.com - Kebiasaan mandi air hangat mungkin sulit diubah, pasalnya memulai mandi air dingin maka tubuh akan..
Warta Sehat - 4 jam yang lalu

Terbiasa Bangun Jam 4 Pagi, Ini Dia Manfaatnya

Wartakesehatan.com - Ternyata bangun pagi itu banyak manfaatnya, apalagi kalau bangun rutin jam 4 pagi setiap..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Ingin Tidur Nyenyak di Malam Hari? Lakukan ini!

Wartakesehatan - Tidur nyenyak dan berkualitas merupakan salah satu kunci agar badan tetap sehat bertenaga. Sayangnya..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

4 Makanan Ampuh Usir Stres

Wartakesehatan - Banyak orang yang percaya ada beberapa makanan ampuh menghilangkan rasa stres oleh karena itu mereka..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Ketahui, 5 Fakta tentang BAB

Wartakesehatan - Tahukah Anda berapa kali sehari BAB yang disebut normal itu? Atau, mengapa saat Anda menstruasi Anda jadi..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Ketahui, 4 Fakta tentang Keringat

Wartakesehatan.com -Semua orang pasti mengeluarkan keringat. Keringat bisa juga menjadi tanda dari beragam gangguan..
Obat & Penyakit - 1 hari yang lalu

5 Gejala jika Tubuh Kekurangan Kalium

Wartakesehatan - Kalium merupakan salah satu elektrolit yang paling penting dalam tubuh. Kalium bermanfaat untuk..

+Indeks