Find us on:

Bahaya jika Anak Mendapatkan Vaksin Palsu

Oleh : Dirk/kompas | Sabtu, 25 Juni 2016 | 13:42 WIB


(Ist)

Wartakesehatan - Beberapa hari ini kita diresahkan dengan kabar dari media mengenai vaksin palsu. Hal ini tentu sangat mengganggu orang tua maupun anak yang ingin di vaksin karena tentu masalah ini bisa saja membuat orangtua enggan membawa anaknya untuk imunisasi.

Lantas apa akibatnya jika anak mendapat vaksin palsu? Vaksinolog dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc-VPCD mengungkapkan, risiko terberat adalah analah anak terkena infeksi. Pembuatan vaksin palsu tentu tidak steril dan tidak mengikuti prosedur seperti pembuatan vaksin asli.

"Tentu dengan cara tidak steril, bisa banyak kuman. Kalau cairan penuh kuman ini disuntikkan ke tubuh, orang bisa infeksi," kata vaksinolog lulusan University of Siena, Italy ini saat dihubungi Kompas.com, Kamis (23/6/2016).

Gejala infeksi tersebut antara lain demam tinggi disertai laju nadi cepat, sesak napas, dan anak sulit makan. Jika anak hanya demam saja setelah divaksin, orangtua tak perlu khawatir, karena beberapa vaksin memang bisa membuat anak demam.

Menurut Dirga, jika terakhir kali vaksinasi pada dua minggu lalu dan tidak muncul gejala tersebut, kemungkinan besar anak tidak terkena infeksi.

Dirga mengatakan, dampak lainnya dari pembuatan vaksin palsu sebenarnya tergantung bahan apa yang digunakan.

"Puslabfor Polri harus menyelidiki apa yang dicampukan di vaksin palsu itu. Dari situ bisa kita cari, ada enggak laporan masyarakat yang setelah vaksinasi mengalami gejala tersebut," ujar Dirga.

Sementara itu, jika anak mendapat vaksin palsu, tentu tidak akan mendapat efek memberi perlindungan sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit tertentu.




Fokus : Vaksin Palsu


#Anak #Vaksin Palsu
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

PSBB Jilid II, Mari Kita Saling Jaga

Wartakesehatan.com -Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar..
Obat & Penyakit - 1 minggu yang lalu

Obat Herbal untuk OTG Perkuat Imun Tubuh

Wartakesehatan.com - Obat khusus untuk para pasien yang terinfeksi Virus Corona (Covid-19) hingga saat ini masih belum..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Ini Aturan untuk Pengunjung Hotel saat PSBB Jilid II

Wartakesehatan.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi aktivitas pengunjung di hotel pada pembatasan sosial berskala..
Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

PAC PDI Perjuangan Cipayung Peduli : Teragendakan & Memutus Penyebaran Covid-19

Wartakesehatan.com - Keterlibatan dan kepedulian organisasi politik PDI Perjuangan dalam rangka mengantisipasi penyebaran wabah..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Anies Tarik Rem Darurat, Ingat Perkuat Imun Tubuh

Wartakesehatan.com - Kasus COVID-19 makin parah di Jakarta, banyak cluster-cluster baru yang ditemukan saat ini, bahkan..
3 minggu yang lalu

Satgas Remaja Anti Narkoba : Pengmas & Realisasi Tridarma UPN Veteran Jakarta

Wartakesehatan.com - Permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Indonesia maupun secara global semakin hari tak..
Liputan Khusus - 3 minggu yang lalu

UPN Veteran Jakarta Bersinergi, Lantik Satgas Remaja Anti Narkoba

Wartakesehatan.com - Kepedulian pemerintah, dunia pendidikan dan pihak terkait serta keterlibatan kelompok masyarakat terhadap..
Liputan Khusus - 1 bulan yang lalu

PAC PDI Perjuangan Cipayung Gelar Bakti Sosial : Antisipasi Penyebaran Covid-19

Wartakesehatan.com - Peran maupun kepedulian dari berbagai pihak mengatasi penanganan pandemi Covid-19 terus berlangsung,..
Liputan Khusus - 1 bulan yang lalu

Razia Masker Berlanjut Di Kecamatan Cipayung, Pelanggar Dikenakan Sanksi

Wartakesehatan.com - Penyebaran wabah Covid-19 di tanah air maupun secara global yang belum terkendali menjadi tanggung jawab..
Obat & Penyakit - 1 bulan yang lalu

Dua Kombinasi Ini untuk Penyembuhan Pasien OTG

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Dokter Paru Indonesia menegaskan bahwa saat ini ada sejumlah kombinasi cara pengobatan untuk..

+Indeks