Find us on:

BPOM RI Tanggapi Temuan Vaksin Palsu Bareskrim Polri

Oleh : ibrahim romending | Selasa, 28 Juni 2016 | 23:05 WIB


Tengku Bahdar Johan Hamid, Plt.Kepala Badan POM RI, saat Pers Conference di Jakarta, Selasa (23/06/2016). (wartakesehatan.com)

Wartaksehatan.com - Menguaknya kehadiran vaksin palsu  yang beredar di masyarat menjadi perhatian khusus semua pihak.  Pihak Badan POM (Pengawasan Obat dan Makanan) RI dan Pihak Bareskrim Mabes Polri  pun bergerak cepat mengantisipasi penyebaran yang dilakukan oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab di lokasi Subang, Jakarta, Tangerang Selatan, Bekasi dan Semarang.

Untuk mengatasi vaksin yang tidak memenuhi syarat ataupun palsu sejak tahun 2008 sampai 2016 Badan POM langsung meneruskan ke ranah hukum. Hanya saja di tahun 2008 kasusnya hanya jumlah kecil dengan modus pelaku pada umumnya melakukan penjualan vaksin yang telah melewati masa kedaluwarsanya. Dengan temuan yang terbaru adanya pasutri yang membuat vaksin palsu perlu adanya langkah stretegis untuk mengatisipasi agar barang tersebut yang masih berada dipasaran tidak digunakan lagi oleh masyarakat  luas.

“Dengan adanya temuan ini, Badan POM sejak tanggal 23 juni 2016 telah melakukan beberapa  tindakan untuk mengantisipasi vaksin palsu, salah satunya diantara dengan memerintahkan seluruh Balai Besar / Balai POM diseluruh Indonesia untuk melakukan sesuatu dengan Pemeriksaan dan penelusuran terhadap kemungkinan penyebaran vaksin palsu di daerah masing-masing.  Bila ditemukan vaksin yang berasal dari sumber tidak resmi ataupun diduga palsu untuk melakukan pengamanan setempat untuk dilakukan klarifikasi keaslian dan hingga saat ini telah diamankan sejumlah vaksin di 28 sarana layanan kesehatan dari 9 cakupan pengawasan Balai POM. Saat ini sampel masih dalam proses verifikasi dan pengujian untuk melihat keaslian produk” ungkap  Drs. Tengku Bahdar Johan Hamid, Apt, M.Pharm, Plt. pada saat penjelasan Badan POM terkait temuan vaksin/produk biologi palsu di Gedung BPOM, Jakarta, Selasa (28/06/2016).

Plt. Kepala Badan POM RI ini saat pers conference didampingi Dra. Reri Indriani, Apt, M.Si sebagai Sekretaris Utama dan Dra. Togi J. Hutajulu, Apt, MHA  merupakan Dir. Pengawasan Distribusi Produk Terapetik & PKRT, menyatakan peluang terjadinya kasus vaksin palsu diakibatkan adanya permintaan vaksin diluar program pemerintah. Adanya distributor freelance (ilegal) yang menawarkan vaksin dengan harga murah sehingga sarana pelayanan kesehatan tertarik membeli. Disamping adanya kemungkinan sarana pelayanan kesehatan mensuplai kemasan sisa (limbah) untuk digunakan produksi vaksin palsu.

Dia  menambahkan masalah pemalsuan vaksin ini karena masalah keuangan yang menguntungkan pihak yang tidak bertanggung jawab namun mengakibatkan dampak bila tidak mendapatkan yang asli.

“Masalah vaksin palsu tidak berdampak serius menurut IDAI katanya. Tapi yang berbahaya bila ingin mendapatkan vaksin polio tapi yang disuntikkan bukan polio. Karena akan berdampak lama akan menimbulkan polio nantinya,” katanya   

   




Fokus : Vaksin Palsu


Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

PSBB Jilid II, Mari Kita Saling Jaga

Wartakesehatan.com -Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar..
Obat & Penyakit - 1 minggu yang lalu

Obat Herbal untuk OTG Perkuat Imun Tubuh

Wartakesehatan.com - Obat khusus untuk para pasien yang terinfeksi Virus Corona (Covid-19) hingga saat ini masih belum..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Ini Aturan untuk Pengunjung Hotel saat PSBB Jilid II

Wartakesehatan.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi aktivitas pengunjung di hotel pada pembatasan sosial berskala..
Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

PAC PDI Perjuangan Cipayung Peduli : Teragendakan & Memutus Penyebaran Covid-19

Wartakesehatan.com - Keterlibatan dan kepedulian organisasi politik PDI Perjuangan dalam rangka mengantisipasi penyebaran wabah..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Anies Tarik Rem Darurat, Ingat Perkuat Imun Tubuh

Wartakesehatan.com - Kasus COVID-19 makin parah di Jakarta, banyak cluster-cluster baru yang ditemukan saat ini, bahkan..
3 minggu yang lalu

Satgas Remaja Anti Narkoba : Pengmas & Realisasi Tridarma UPN Veteran Jakarta

Wartakesehatan.com - Permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Indonesia maupun secara global semakin hari tak..
Liputan Khusus - 3 minggu yang lalu

UPN Veteran Jakarta Bersinergi, Lantik Satgas Remaja Anti Narkoba

Wartakesehatan.com - Kepedulian pemerintah, dunia pendidikan dan pihak terkait serta keterlibatan kelompok masyarakat terhadap..
Liputan Khusus - 1 bulan yang lalu

PAC PDI Perjuangan Cipayung Gelar Bakti Sosial : Antisipasi Penyebaran Covid-19

Wartakesehatan.com - Peran maupun kepedulian dari berbagai pihak mengatasi penanganan pandemi Covid-19 terus berlangsung,..
Liputan Khusus - 1 bulan yang lalu

Razia Masker Berlanjut Di Kecamatan Cipayung, Pelanggar Dikenakan Sanksi

Wartakesehatan.com - Penyebaran wabah Covid-19 di tanah air maupun secara global yang belum terkendali menjadi tanggung jawab..
Obat & Penyakit - 1 bulan yang lalu

Dua Kombinasi Ini untuk Penyembuhan Pasien OTG

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Dokter Paru Indonesia menegaskan bahwa saat ini ada sejumlah kombinasi cara pengobatan untuk..

+Indeks