Find us on:

Jaringan Vaksin Palsu Harus Dibongkar, Agar Kasus Serupa tidak Terulang

Oleh : Imron Hamzah | health.detik.com | Rabu, 29 Juni 2016 | 19:00 WIB


(ist)

Wartakesehatan - Sebenarnya Badan Pengawas Obat dan Makanan(BPOM) pertama kali menemukan adanya kasus vaksin palsu pada tahun 2008. jenis vaksin yang di palsukan diantanya vaksin anti tetanus serum, namun karna jumlahnya yang sedikit kasus ini tidak ditindak lanjuti.

Selang beberapa tahun kemudian tepatnya tahun 2013 terungkap kembali kasus dan kali ini diketahui ada dua tersangka. Satu orang ditangkap sementara satu orang lagi melarikan diri. Sayang karena terkendala minimnya barang bukti, pelaku yang tertangkap hanya dikenai hukuman denda satu juta rupiah saja.

Berkaca dari kasus-kasus tersebut vaksinolog dr Dirga Sakti Rambe, MSc-VPCD, mendorong pemerintah kali ini lebih serius menangani kasus.

"Yang pertama, jelas hukumannya kali ini harus berat. Lalu usut karena ada dugaan kasus sebelumnya tidak ditangani secara serius, padahal kalau dulu bisa dikejar sampai distribusinya nggak akan terulang kaya sekarang," kata dr Dirga kepada detikHealth dan ditulis Rabu (29/6/2016).

"Kemarin itu tampaknya jaringan nggak terbongkar semua," sambung dokter lulusan University of Siena, Italia, ini.

Selain pengusutan kasus dan pemberian hukuman yang diperbaiki, dr Dirga menyarankan juga agar fungsi pengawasan diperketat. Terutama untuk rumah sakit swasta yang menurutnya alur pengadaan vaksin lebih fleksibel.

"Harus ada pembenahan serius pengawasan lebih ketat lagi. Sidaklah atau melekat ke semua memantau jalur distribusi vaksin mulai dari pabrik, distributor, dan rumah sakitnya harus sering-sering dicek," pungkas dr Dirga.




Fokus : Vaksin Palsu


Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

PSBB Jilid II, Mari Kita Saling Jaga

Wartakesehatan.com -Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar..
Obat & Penyakit - 1 minggu yang lalu

Obat Herbal untuk OTG Perkuat Imun Tubuh

Wartakesehatan.com - Obat khusus untuk para pasien yang terinfeksi Virus Corona (Covid-19) hingga saat ini masih belum..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Ini Aturan untuk Pengunjung Hotel saat PSBB Jilid II

Wartakesehatan.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi aktivitas pengunjung di hotel pada pembatasan sosial berskala..
Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

PAC PDI Perjuangan Cipayung Peduli : Teragendakan & Memutus Penyebaran Covid-19

Wartakesehatan.com - Keterlibatan dan kepedulian organisasi politik PDI Perjuangan dalam rangka mengantisipasi penyebaran wabah..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Anies Tarik Rem Darurat, Ingat Perkuat Imun Tubuh

Wartakesehatan.com - Kasus COVID-19 makin parah di Jakarta, banyak cluster-cluster baru yang ditemukan saat ini, bahkan..
3 minggu yang lalu

Satgas Remaja Anti Narkoba : Pengmas & Realisasi Tridarma UPN Veteran Jakarta

Wartakesehatan.com - Permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Indonesia maupun secara global semakin hari tak..
Liputan Khusus - 3 minggu yang lalu

UPN Veteran Jakarta Bersinergi, Lantik Satgas Remaja Anti Narkoba

Wartakesehatan.com - Kepedulian pemerintah, dunia pendidikan dan pihak terkait serta keterlibatan kelompok masyarakat terhadap..
Liputan Khusus - 1 bulan yang lalu

PAC PDI Perjuangan Cipayung Gelar Bakti Sosial : Antisipasi Penyebaran Covid-19

Wartakesehatan.com - Peran maupun kepedulian dari berbagai pihak mengatasi penanganan pandemi Covid-19 terus berlangsung,..
Liputan Khusus - 1 bulan yang lalu

Razia Masker Berlanjut Di Kecamatan Cipayung, Pelanggar Dikenakan Sanksi

Wartakesehatan.com - Penyebaran wabah Covid-19 di tanah air maupun secara global yang belum terkendali menjadi tanggung jawab..
Obat & Penyakit - 1 bulan yang lalu

Dua Kombinasi Ini untuk Penyembuhan Pasien OTG

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Dokter Paru Indonesia menegaskan bahwa saat ini ada sejumlah kombinasi cara pengobatan untuk..

+Indeks