Sterilwave SW 440 Solusi Pengolah Limbah Medis Ramah Lingkungan

Oleh : Irawan Mohamad | Jumat, 01 Juli 2016 | 15:08 WIB


(Ist)

BACA JUGA :
    Wartakesehatan.com - Kasus limbah medis pernah menggegerkan dunia kesehatan di tanah air. Dari pembuangan limbah yang sembarangan, hinggalpenggunaan limbah berupa wadah vaksin, hingga munculnya vaksin palsu yang terjadi sejak tahun 2003 hingga ditahun 2016 kembali terulang.
     
    Beredarnya vaksin palsu di tanah air menjadi bukti, bagaimana masalah limbah medis menjadi ancaman kesehatan bagi masyarakat. Melihat hal ini tentunya pemerintah tidak boleh memandang sebelah mata, limbah medis sesegera mungkin perlu ditangani secara serius.
     
    President Director PT. Beta Medical, Drs. Ec. Amiruddin M. Noer, MBA, ditemui di ruang kerjanya menerangkan kepada wartakesehatan.com, di Indonesia untuk limbah medis belum ada solusi terbaik, terutama untuk limbah keras. Limbah medis diketahui memiliki dua karakteristik limbah, antara lain limbah cair dan limbah keras. Melihat permasalahan ini, dirinya terpanggil untuk mencari solusi dalam penanganan limbah medis tersebut. Di mana akhirnya dirinya menemukan alat Sterilwave SW 440.
     
    Sterilwave SW 440, diyakini menjadi solusi dalam penanganan permasalahan limbah medis di tanah air. Sterilwave, berfungsi mengelola limbah medis berbahaya dengan cara menghancurkan dengan pisau yang berputar 1500 rpm dan melakukan sterilisasi dengan Microwave Technology. Semua proses dilakukan dalam satu chamber yang tertutup dan terkontrol dengan tersedianya panel control.
     
    "Memasukkan barang ini untuk digunakan dalam pengolahan limbah bukanlah perkara yang mudah. Memang alat ini telah berhasil melalui pengujian di RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo yang disaksikan juga oleh perwakilan dari Departemen Kesehatan dan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Banyak pihak rumah sakit yang telah melihat video proses pengolahan limbah dengan alat ini menyambut baik, karena rumah sakit dilarang melakukan pengolahan limbah medis keras secara langsung. Untuk itu alat ini menjadi solusi karena ramah lingkungan," paparnya.
     
     
    Drs. Amir, menambahkan saat uji coba dilakukan, para penguji dari lembaga terkait meminta agar hasil sampah yang telah dilakukan proses peleburan agar diuji keamanannya dari berbagai bakteri. 
     
    "Setelah dilakukan pengujian hasilnya sangat memuaskan, akhirnya Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Lakesda) dengan melakukan tes menggunakan bakteri Basilus Streatermopilus hasilnya sangat menggembirakan. Sekitar 30 menit melakukan pengolahan, sampah olahan dibawa ke leboratorium untuk diuji. Selama dua minggu barulah hasilnya didapat dengan hasil sangat baik," terangnya.
     
    Sampah apapun dari limbah medis aman diolah menggunakan alat ini. Darah maupun benda cair lainnya yang menempel dalam limbah keras medis, diakui bebas dari berbagai macam bakteri.
     
    Tidak Memakan Ruang yang Besar
     
    Selama ini, proses pengolahan limbah diketahui dengan cara insinerasi atau pembakaran. Di mana cara ini membutuhkan ruang yang tidak kecil, bahkan cenderung besar untuk dapat melakukan pembakaran.
     
    "Menggunakan alat ini tentunya akan lebih ekonomis. Penggunaan ruang yang besar tentunya bisa dieliminir. Bahkan tempat pengolahan limbah yang selama ini cenderung terlihat kotor, dengan alat ini saya ingin membuat konotasi pengolahan limbah dapat berubah. Alat ini dapat mengolah limbah sekitar 1 ton dalam satu hari," ujarnya.
     
    Kelebihan alat ini antara lain, tidak menggunakan sistem pembakaran (insinerasi). Tidak menggunakan bahan kimia dalam prosesnya, tidak menimbulkan polusi atau pencemaran udara, tidak mengeluarkan limbah cair yang berbahaya dan tentunya mengurangi jumlah sampah medis yang diproses sampai 85%. Saat ini Sterilwave SW 440, dioperasikan di RSCM Jakarta. Di mana limbah medis keras yang dihasilkan RSCM dalam satu hari mencapai satu ton lebih.



    Kontak Informasi Wartakesehatan
    PT. SIBER MEDIA ABADI

    Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
    Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
    Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

    Baca Juga

      Komentar






      Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

      PSBB Jilid II, Mari Kita Saling Jaga

      Wartakesehatan.com -Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar..
      Obat & Penyakit - 1 minggu yang lalu

      Obat Herbal untuk OTG Perkuat Imun Tubuh

      Wartakesehatan.com - Obat khusus untuk para pasien yang terinfeksi Virus Corona (Covid-19) hingga saat ini masih belum..
      Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

      Ini Aturan untuk Pengunjung Hotel saat PSBB Jilid II

      Wartakesehatan.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi aktivitas pengunjung di hotel pada pembatasan sosial berskala..
      Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

      PAC PDI Perjuangan Cipayung Peduli : Teragendakan & Memutus Penyebaran Covid-19

      Wartakesehatan.com - Keterlibatan dan kepedulian organisasi politik PDI Perjuangan dalam rangka mengantisipasi penyebaran wabah..
      Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

      Anies Tarik Rem Darurat, Ingat Perkuat Imun Tubuh

      Wartakesehatan.com - Kasus COVID-19 makin parah di Jakarta, banyak cluster-cluster baru yang ditemukan saat ini, bahkan..
      3 minggu yang lalu

      Satgas Remaja Anti Narkoba : Pengmas & Realisasi Tridarma UPN Veteran Jakarta

      Wartakesehatan.com - Permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Indonesia maupun secara global semakin hari tak..
      Liputan Khusus - 3 minggu yang lalu

      UPN Veteran Jakarta Bersinergi, Lantik Satgas Remaja Anti Narkoba

      Wartakesehatan.com - Kepedulian pemerintah, dunia pendidikan dan pihak terkait serta keterlibatan kelompok masyarakat terhadap..
      Liputan Khusus - 4 minggu yang lalu

      PAC PDI Perjuangan Cipayung Gelar Bakti Sosial : Antisipasi Penyebaran Covid-19

      Wartakesehatan.com - Peran maupun kepedulian dari berbagai pihak mengatasi penanganan pandemi Covid-19 terus berlangsung,..
      Liputan Khusus - 1 bulan yang lalu

      Razia Masker Berlanjut Di Kecamatan Cipayung, Pelanggar Dikenakan Sanksi

      Wartakesehatan.com - Penyebaran wabah Covid-19 di tanah air maupun secara global yang belum terkendali menjadi tanggung jawab..
      Obat & Penyakit - 1 bulan yang lalu

      Dua Kombinasi Ini untuk Penyembuhan Pasien OTG

      Wartakesehatan.com - Perhimpunan Dokter Paru Indonesia menegaskan bahwa saat ini ada sejumlah kombinasi cara pengobatan untuk..

      +Indeks