Kemacetan dan Kematian di Arus Mudik jadi Pelajaran

Oleh : tempo | Senin, 11 Juli 2016 | 06:46 WIB



Wartakesehatan.com - Kemacetan mengerikan saat arus mudik Lebaran yang lalu merupakan bukti nyata kegagalan manajemen transportasi kita. Tak ada antisipasi memadai. Respons untuk mengatasi situasi krisis pun lamban. Akibatnya sungguh menyesakkan: dalam tiga hari rentang kemacetan itu, belasan orang tewas.

 

Yang lebih mengecewakan adalah bagaimana Menteri Perhubungan menanggapi bencana tersebut. Ketika peristiwa serupa terjadi pada liburan Natal dan tahun baru silam, seorang direktur jenderal di Kementerian Perhubungan mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab. Kali ini, jangankan ada yang mundur atau meminta maaf, Menteri Jonan justru mengatakan tak percaya ada orang bisa meninggal hanya karena terjebak kemacetan. Jonan sama sekali tak menunjukkan simpatinya terhadap para korban.

 

Pengaturan lalu lintas yang berantakan dan asumsi yang keliru mulai tampak saat ratusan ribu kendaraan pemudik seperti dibiarkan memasuki jalan tol Cikopo-Palimanan. Tak ada peringatan bahwa jalan di ujung pintu keluar Brebes sudah terhalang kemacetan. Informasi tentang jalur-jalur alternatif yang lebih lancar juga kurang cepat disampaikan kepada pemudik yang baru akan memasuki ruas tol Cikampek.

 

Akibatnya, para pengendara merasa seperti ikan yang digiring ke jebakan bubu. Sekali masuk, tak ada jalan keluar. Berputar balik pun mustahil. Ritual tahunan yang semestinya merupakan perayaan penuh suka cita ini tiba-tiba berubah menjadi bencana yang memakan korban jiwa.

 

Horor seperti itu tak boleh terulang. Kita pasti bisa menghindarinya bila mau belajar dari penanganan arus mudik dan balik Lebaran pada tahun-tahun sebelumnya. Juga dari kemacetan parah di ruas tol yang sama menjelang Natal tahun lalu.

 

Kementerian Perhubungan, kepolisian, dan pengelola jalan tol harus duduk bersama mengevaluasi diri. Pemerintah daerah yang wilayahnya menjadi perlintasan arus mudik juga bertanggung jawab mengatur pasar-pasarnya agar tak memperparah keadaan. Para pemudik pun mesti lebih baik mempersiapkan diri dan selalu mengikuti informasi lalu lintas.

 

Percepatan pembangunan jalan tol setelah Brebes juga krusial guna mencegah hal serupa terjadi tahun depan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Dinas Bina Marga harus memastikan proyek-proyek perbaikan jalan bisa rampung sebelum hajatan tahunan itu datang.

 

Kita patut bersyukur atas klaim Menteri Jonan bahwa angka kecelakaan dan korban jiwa selama arus mudik lalu menurun dibanding tahun sebelumnya. Penggunaan moda angkutan umum darat, laut, dan udara yang meningkat juga pertanda baik. Makin banyaknya orang yang menggunakan moda angkutan publik penting untuk mengurangi jumlah kendaraan dan beban jalan, terutama jenis yang rawan seperti kendaraan roda dua. 

 

Semua harus ikut memastikan agar horor mudik Lebaran ini menjadi yang terakhir kali.

 




Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 10 jam yang lalu

Fakta Seputar Mandi Malam dan Manfaatnya

Wartakesehatan.com - Bagi masyarakat perkotaan yang terbiasa berkegiatan hingga malam hari, mandi malam-malam menjadi..
Warta Sehat - 11 jam yang lalu

Tingkatkan Kesuburan dengan Omega 3

Wartakesehatan - Sejak dulu telah dikatakan bahwa minyak ikan sangat baik bagi kesehatan tubuh, mulai dari jantung,..
Herbal - 13 jam yang lalu

5 Manfaat Buah Pare Bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com-Tidak banyak orang yang suka dengan makanan yang memiliki rasa pahit seperti buah pare. Padahal, pare kerap..
13 jam yang lalu

Rebusan Air Jahe Bubuk Bisa Anti-Nyeri.

Wartakesehatan.com - Penggunaan jahe dalam makanan atau minuman tergantung kesukaan masimg-masing. Bagi yang ingin lebih..
Warta Sehat - 14 jam yang lalu

Hebat, Cokelat Hitam bisa Cegah Kanker

Wartakesehatan - Banyak sumber mengatakan bahwa cokelat baik bagi kesehatan dan mempunyai khasiat tersendiri melawan..
Warta Sehat - 15 jam yang lalu

Kekurangan Vitamin B12 Mempengaruhi Mata

Wartakesehatan.com- Seseoran yang kekurangan asupan vitamin B12 akan menunjukkan sejumlah gejala dan salah satunya terlihat..
Mamin - 16 jam yang lalu

Berlebihan Minum Kopi, Bahaya!

Wartakesehatan,com - Kopi merupakan salah satu minuman terfavorit hampir di seluruh dunia. Minuman ini memiliki daya tarik..
Warta Sehat - 18 jam yang lalu

Asap Rokok Timbulkan Penyakit Meningitis

Wartakesehatan.com - Rokok atau sigaret adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi..
Warta Sehat - 18 jam yang lalu

Daun Pepaya Dapat Memperlancar ASI

Wartakesehatan.com - Daun pepaya memang terkenal dengan rasa yang pahit. Rasa pahit pada berbagai jenis makanan memang membuat..
Warta Sehat - 20 jam yang lalu

Turunkan Kolesterol Dengan Biji Alpukat

Wartakesehatan.com - Alpukat kaya akan serat, potasium, antioksidan dan lemak sehat. Hampir semua sahabat Merahputih.com pasti..

+Indeks