Kebanyakan Minum Air Putih, Berbahaya!

Oleh : Dirk/Merdeka | Minggu, 28 Juli 2019 | 10:10 WIB


(Ist)

Wartakesehatan - Selama ini kita mengetahui air merupakan salah satu sumber kehidupan, oleh sebab itu air yang masuk ke tubuh sangat penting. Faktanya minum air putih dapat mengatasi dehidrasi yang berakibat fatal, namun berlebihan juga bukan hal yang bagus. Ada beberapa kasus ekstrem yang ternyata disebabkan oleh kebanyakan minum air putih. 

Berikut ulasannya, mengapa kita tidak boleh mengonsumsi air putih banyak-banyak.

1. Berisiko pada ginjal
Anda akan melihat adanya peningkatan frekuensi kencing jika kebanyakan minum air putih. Secara ilmiah, jika Anda buang air kecil berlebihan maka ginjal pun harus bekerja banyak untuk menstabilkan sistem Anda.

Apabila meminum banyak air tanpa istirahat yang tepat, darah dalam tubuh Anda menjadi encer dan ginjal tidak dapat menyaring sampah dengan baik untuk menjaga keseimbangan natrium. 

Efeknya adalah menyebabkan kelelahan, mual, dan jelas sering buang air kecil.

2. Berbahaya pada jantung
Jika Anda minum air terlalu banyak dari yang seharusnya, maka hal itu akan melampaui total volume Anda. Peningkatan volume darah secara teratur dapat memberikan tekanan yang bisa membahayakan jantung dan juga pembuluh darah.

Kemungkinannya ada dua, kebocoran pembuluh darah atau penyumbatan pembuluh darah. Tentu Anda tidak akan memilih dua-duanya, bukan?

3. Mempengaruhi sistem peredaran darah
Jika Anda minum terlalu banyak air sekaligus, maka hal itu dapat mencairkan cairan tubuh. Tingkat natrium dalam tubuh bisa menjadi sangat rendah dan mengakibatkan sel-sel Anda membengkak. Bahkan bisa membuat sel-sel otak Anda bengkak dan dapat menyebabkan hilangnya kesadaran, kejang, atau kasus terburuk adalah koma.




Fokus : Air Putih


#Air Putih
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 2 minggu yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Menkes: Masyarakat Jangan Ragu untuk Konsumsi OMAI

Jakarta - Tak pernah bosan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengimbau agar masyarakat tak perlu ragu untuk..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 1 bulan yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 1 bulan yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..

+Indeks