Ciri-ciri Alzheimir yang Harus Anda Perhatikan

Oleh : nytimes | Selasa, 26 Juli 2016 | 19:29 WIB



Wartakesehatan.com - Sekelompok peneliti dari University of Calgary, Kanada, menyusun rancangan instrumen diagnosis perubahan kepribadian yang bisa menandakan munculnya gejala awal demensia dan alzheimer. Instrumen ini berupa daftar pertanyaan yang terdiri dari 34 pertanyaan.


dr Zahinoor Ismail dan rekan-rekannya menyebut gangguan kepribadian ringan (mild behavioral impairment / MBI) merupakan dampak dari terjadinya gangguan kognitif ringan (mild cognitive impairment / MCI) di otak. Oleh karena itu, perubahan mood dan kepribadian bisa disebut sebagai efek dari demensia dan alzheimer yang terjadi pada seseorang.

Ia mengatakan bahwa perubahan kepribadian secara mendadak merupakan dampak dari terganggunya kemampuan mengingat dan berpikir seseorang. Hal ini menyebabkan bagian otak yang mengatur soal emosi dan dan kontrol diri juga ikut terganggu.

"Jika ada dua orang yang mengalami gangguan kognitif ringan, dan satu di antaranya memiliki perubahan mood dan kepribadian, dialah yang akan mengalami demensia lebih cepat dan lebih parah," tuturnya, dikutip dari NY Times, Selasa (26/7/2016).

Secara ringkas, dr Ismail membagi pertanyaan menjadi lima bagian. Bagian pertama merupakan indikator minat, motivasi dan kemauan. Pertanyaan-pertanyaan di bagian ini biasanya bisa dijawab tanpa harus ditanyakan secara langsung. Contoh pertanyaannya antara lain:

- Apakah ia kehilangan minat atau ketertarikan terhadap teman, keluarga atau aktivitas rumah?
- Apakah ia tidak lagi menganggap topik pembicaraan favoritnya menarik?
- Apakah ia tidak peduli atau dengan sengaja tidak melakukan tanggung jawabnya?

Bagian kedua berisi pertanyaan-pertanyaan seputar gejala ansietas dan perubahan mood. Biasanya jawaban bisa dilihat dari ekspresi wajah atau reaksinya terhadap kabar berita. Contoh pertanyaannya antara lain:

- Apakah ia dalam keadaan sedih yang berlarut selama 6 bulan terakhir?
- Apakah ia kini sulit merasakan kesenangan?
- Apakah ia sering khawatir dan resah terhadap sesuatu hal yang sudah menjadi rutinitas?

Sementara bagian ketiga lebih fokus kepada kontrol diri, spontanitas dan reaksi. Berikut beberapa contoh pertanyaannya:

- Apakah ia lebih sering merasa kesal dan temperamental?
- Apakah ia jadi lebih sering beragurmen tentang hal yang biasa-biasa saja?
- Apakah ia lebih sulit melakukan pekerjaan sehari-hari dan selalu membutuhkan bantuan?

Bagian keempat merupakan daftar pertanyaan tentang norma sosial, empati, serta bagaimana seseorang bersikap di hadapan orang lain. Berikut pertanyaannya:

- Apakah ia menjadi tidak sensitif kepada orang lain?
- Apakah ia melakukan perbuatan kasar atau tidak senonoh di tempat umum kepada lawan jenis?
- Apakah ia kini membicarakan hal-hal pribadi yang tidak seharusnya diucapkan di publik?

Bagian terakhir berhubungan dengan kepercayaan dan rasa curiga. Sebagian besar pasien demensia memang diketahui menjadi lebih curiga, waspada dan sering menuduh tanpa sebab. Berikut contoh pertanyaannya:

- Apakah ia selalu merasa dirinya dalam bahaya atau merasa orang lain mengancam dirinya?
- Apakah ia kini sering menuduh orang lain tanpa sebab yang jelas?
- Apakah ia sering mendengar atau melihat orang dan binatang yang seharusnya tidak ada?

Dijelaskan dr Ismail, jika sebagian besar pertanyaan ini dijawab dengan 'Ya' dan sudah berlangsung selama lebih dari 6 bulan, ia menyarankan agar untuk segera dibawa ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan lebih mendalam dan melakukan diagnosis apakah pasien benar-benar mengidap demensia dan alzheimer.

"Jangan sampai terlambat. Pasien alzheimer yang telat ditangani akan membuat kerusakan otaknya semakin besar dan mempersulit perawatan," ungkapnya

 




Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 jam yang lalu

Buah dan Sayuran Mentah Menjaga Kesehatan Tubuh Anda

Wartakesehatan.com - Bukan hanya menunjang kesehatan tubuh, buah dan sayurpun dapat memberi manfaat kesehatan untuk mental..
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Ubi Ungu Cocok untuk Diet dan Penderita Diabetes

Wartakesehatan.com - Ubi jalar adalah sesuatu yang sudah familiar ditelinga masyarakat khususnya Indonesia. Hal ini karena ada..
Warta Sehat - 3 jam yang lalu

Nutrisi Dalam Terong Membuatnya Banyak Manfaat

Wartakesehatan.com - Secara teknis terong sebenarnya adalah buah-buahan karena tumbuh dari tanaman berbunga dan mengandung..
Warta Sehat - 4 jam yang lalu

Makanan Kaya Serat untuk Menjaga Berat Badan

Wartakesehatan.com - Dengan bertambahnya umur, maka tak mustahil kalau lemak mulai memenuhi perut dan membuat tubuh terlihat..
Warta Sehat - 5 jam yang lalu

Hindari Hal Kecil Ini Agar Jantung Anda Sehat

Wartakesehatan.com - Secara garis besar, faktor resiko penyakit jantung dapat dikategorikan dalam dua jenis, yaitu faktor..
Warta Sehat - 6 jam yang lalu

Kopi dan Teh Mana yang Baik?

Wartakesehatan.com - Kopi dan Teh adalah minuman yang di gemari masyarakat.  Nutrisionis dari Pritikin Longevity..
Warta Sehat - 6 jam yang lalu

Tips yang Mampu Mencerahkan Puting Payudara

Wartakesehatan.com - Banyak cara yang perempuan lakukan agar penampilan mereka menjadi “sempurna”. Sekalipun bukan..
Warta Sehat - 7 jam yang lalu

Hidup Lebih Sehat dan Berat Badan Bisa Turun

Wartakesehatan.com - Konsisten adalah hal tersulit, baik untuk memperbaiki pola makan, atau berolahraga teratur. Akan lebih..
Warta Sehat - 8 jam yang lalu

Ini Tanda Saat Tubuh Anda Alami Penurunan Zat Besi

Wartakesehatan.com - Wanita ternyata lebih rentan terhadap kekurangan zat besi. Apalagi disaat wanita mengalami menstruasi dan..
Warta Sehat - 9 jam yang lalu

Minuman Ini Memiliki Manfaat yang Sama Dengan Kopi

Wartakesehatan.com - Tak sekadar minuman biasa, menurut penelitian, kopi dapat membantu mencegah kemunculan penyakit saraf..

+Indeks