Kehebatan Kentut Mampu Atasi Kembung hingga Tanda Penyakit

Oleh : Ilham Moestavi | health.liputan6.com | Jumat, 29 Juli 2016 | 14:02 WIB


IST

Wartakesehatan - Keluarnya kentut memang bisa saja disertai dengan bunyi tapi bisa juga senyap. Namun apabila bunyi kentut terdengar, tentunya kebanyakan orang akan merasa malu. Gas ini memang lekat sekali dipandang sebagai hal jorok. Padahal semua orang mengalami hal tersebut setiap hari dan merupakan proses alami pada tubuh.

Kentut merupakan gas yang dikeluarkan tubuh secara alami. Gas yang dikeluarkan ini merupakan bagian penting dan normal hasil mencerna makanan. Pada saat usus memecah-mecah makanan menjadi nutrisi, ada sejumlah gas yang dihasilkan lalu dikeluarkan menjadi kentut seperti dikutip laman WebMD.

Jika tidak kentut, malah perlu dikhawatirkan. Nah, berikut manfaat luar biasa kentut bagi tubuh seperti dikutip laman Huffington Post, Jumat (29/7/2016).

1. Mengurangi kembung

Jika Anda merasa kembung setelah makan besar, bisa jadi disebabkan karena ada gas di dalamnya. Pada saat kentut, itu cara gas yang ada dalam perut untuk keluar. Jika sudah kentut, rasa tidak nyaman di perut pun berkurang.

2. Bagus bagi kesehatan usus

Ketika rasa kentut datang, ada baiknya tidak ditahan. Terlebih jika Anda memiliki masalah pencernaan, menahan kentut malah berpotensi timbulkan masalah baru pada usus. Namun, pilih tempat jauh dari banyak orang ya saat kentut.

3. Jadi penanda awal masalah kesehatan usus

Kentut bisa menjadi pertanda awal dari masalah kesehatan serius di perut. Bila aroma kentut amat bau, frekuensi kentut meningkat, dan keganjilan aneh lain saat kentut hal ini bisa jadi tanda awal intoleransi laktosa bahkan hingga kanker usus.

4. Bau kentut bermanfaat

Bau kentut mungkin seperti telur busuk, tapi studi dari University of Exeter di Inggris mengungkapkan aroma menyengat dari kentut ternyata bisa membantu meringankan berbagai penyakit, seperti kanker, jantung, artritis dan demensia.

Gas hidrogen sulfida dari kentut dihasilkan makanan yang dipecahkan oleh bakteri. "Gas hidrogen sulfida dalam dosis tinggi sebenarnya mematikan. Namun dalam kentut, dosisnya rendah dan malah bisa menyehatkan," kata pemimpin penelitian Mark Wood.

5. Penunjuk untuk makan sehat

Kentut bisa menjadi penunjuk hebat agar Anda makan sehat. Bila Anda jarang buang gas, ini bisa jadi tanda kurang serat seperti lentil, kacang-kacangan, serta sayuran hijau.

Lalu, jika terlalu banyak makan daging merah akan menyebabkan bau kentut tak sedap. Ini artinya Anda selanjutnya mengurangi asupan konsumsi makanan tersebut.

6. Lega

Jika saat Anda sendirian dan melepaskan kentut rasanya amat melegakan. Tapi bila menahan kentut itu bisa membuat suasana hati jadi tidak bagus seperti mudah marah, tidak sabar, dan pastinya tidak nyaman.




Fokus : Kentut


#Kentut
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Liputan Khusus - 6 hari yang lalu

Idul Adha 1441 H : Masjid Baiturrahman & Al-Islam Cipayung Ikuti Protokol Kesehatan

Wartakesehatan.com - Dalam menjalankan rangkaian ibadah Idul Adha 1441 H/2020 M pada tahun ini sangat berbeda sekali dari..
Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

Lurah Cipayung Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan Saat Idul Adha 1441 H/2020

Wartakesehatan.com - Masih tingginya penyebaran wabah Covid-19 di wilayah DKI Jakarta menjadi perhatian bagi pemangku kebijakan..
Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

Masjid Nurul Hikmah Terapkan Protokol Kesehatan & Konsisten Jaga Kualitas Daging Qurban

Wartakesehatan.com - Rangkaian pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 pada tahun ini sangat dipengaruhi dengan situasi..
Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

Daging Qurban Masjid Al Falah Terpantau & Terapkan Protokol Kesehatan

Pelaksanaan pemotongan hewan qurban di Masjid Al Falah Cipayung Jakarta Timur.
Herbal - 3 minggu yang lalu

Kelompok Usia Produktif Waspadai PTM

Wartakesehatan.com -- Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan menunjukkan bahwa saat ini perkembangan Penyakit Tidak..
Herbal - 3 minggu yang lalu

Cegah Virus dengan Herbal

Wartakesehatan.com - Antivirus corona berbasis tanaman eucalyptus belakangan ini ramai diperbincangkan. Potensi antivirus..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

Menkes Sebut Meniran Hijau untuk Penanggulangan Covid-19

Wartakesehatan.com - Menteri Kesehatan Terawan patut diberikan apreasiasi dengan sebutan bapak Herbal karena mendukung Obat..
Warta Sehat - 4 minggu yang lalu

Awas! Protokol Kesehatan Anak di Sekolah Bisa Jadi Cluster Baru

Wartakesehatan.com - Banyak pihak yang meminta pemerintah menunda untuk melaksanan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah..
Warta Sehat - 4 minggu yang lalu

Cegah Penularan Droplet dengan Masker di Mana Saja

Wartakesehatan.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui munculnya bukti-bukti yang melihat virus Corona COVID-19 bisa..
Warta Sehat - 1 bulan yang lalu

Waspadai Droplet di Ruangan tertutup

Wartakesehatan.com - New Normal membuat sebagian kantor-kantor buka dan para karyawan kembali bekerja sedia kala, namun masih..

+Indeks