Hindari 4 Makanan ini jika ingin Cegah Penyakit Jantung

Oleh : Dirk/sindo | Kamis, 08 Agustus 2019 | 20:35 WIB


(Ist)

Wartakesehatan - Tak dapat dipungkiri penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang sangat di takutkan, bagaimana tidak penyakit ini merupakan penyebab utama kematian. Tidak saja di Indonesia, tapi rata-rata terjadi pada masyarakat di berbagai belahan dunia. Untuk menghindari penyakit berbahaya ini, mulailah dengan memilih gaya hidup sehat, seperti rutin berolahraga. 

Selain itu, memilah makanan yang dikonsumsi juga dapat berdampak besar pada kesehatan jantung Anda. Dilansir Eatingwell, berikut 4 jenis makanan terburuk untuk jantung yang harus dihindari sejak dini.

Lemak Trans
Mengapa lemak trans begitu berbahaya? Seperti lemak jenuh, lemak trans bahkan lebih parah dalam meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL). 
American Heart Association merekomendasikan untuk membatasi jumlah lemak trans yang Anda makan setiap hari, yakni sekitar 1 persen atau lebih sedikit dari total kalori. 

Cara termudah untuk terhindar lemak trans adalah dengan menghindari makanan yang mengandung minyak terhidrogenasi atau minyak terhidrogenasi parsial yang biasanya tertulis di daftar bahan di balik kemasan. 

Selain itu, pastikan setiap makanan kemasan yang Anda beli tertulis Trans Fat 0g dalam daftar nutrisi yang juga terdapat pada kemasan.

Lemak trans juga dapat ditemukan di sejumlah produk hewani, seperti daging sapi, daging babi, domba dan mentega. Oleh karena itu Anda harus membatasi konsumsi daging sapi, babi, domba, dan mentega. Sebagi penggantinya, gunakan produk lain, seperti susu versi rendah atau tanpa lemak sehingga membantu Anda menjaga kesehatan jantung.

Lemak Jenuh
Mentega, krim asam, dan mayones meruapakan makanan yang mengandung lemak jenuh cukup tinggi dan dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) yang mengarah pada penumpukan plak di arteri. 

Untuk jantung yang lebih sehat, batasi konsumsi lemak jenuh hingga 5 persen atau lebih sedikit dari total kalori. Cobalah mengganti mentega dengan minyak berbasis nabati, seperti zaitun dan canola oil, yang keduanya mengandung jumlah lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung sehat. 

Anda juga dapat mengganti konsumsi daging yang tinggi lemak dengan unggas tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan.

Garam
Garam paling sering digunakan untuk masakan rumah atau restoran. Penggunaan garam dan penyedap sering kali tanpa takaran yang jelas. Padahal, batas harian konsumsi garam setiap orang hanyalah sebanyak 2.300 mg atau sekitar 1 sendok teh. Selain berbahaya untuk jantung, hal ini pun dapat memicu penyakit tekanan darah tinggi.

Salah satu cara termudah untuk mengurangi asupan garam adalah dengan tidak menambahkannya jika Anda belum merasakan asin pada masakan. Misalnya, jangan menambahkan garam ke dalam air rebusan pasta atau kentang. Lebih baik menambahkannya ke piring ketika masakan telah selesai dan akan segera disajikan. Meski hanya sedikit, cara tersebut lebih aman.

Gula
“Mengurangi asupan gula akan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Kadar gula yang tinggi terkait dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi dan kadar trigliserida yang tinggi merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung,” kata Rachel Johnson PhD RD, ketua kelompok menulis American Heart Association (AHA).

AHA merekomendasikan cara untuk membatasi asupan gula bagi perempuan adalah dengan tidak mengonsumsi gula lebih dari 100 kalori atau sekitar 6 sendok teh per hari. Sementara untuk laki-laki, mereka harus mengonsumsi gula kurang dari 150 kalori atau sekitar 9 sendok teh setiap harinya. Sementara itu, asupan gula lainnya yang alami seperti rasa manis dari buah-buahan tetap dapat Anda konsumsi.




Fokus : Makanan


#Penyakit Jantung
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Seks - 8 jam yang lalu

Ini Dia 7 Tanda Mr P Anda Sehat

Wartakesehatan.com - Tak sedikit wanita yang mengeluh kejantanan pria berkurang karena Mister P milik pria kesayangan..
Warta Sehat - 9 jam yang lalu

Kesehatan bisa Memburuk jika Kurang Tidur

Wartakesehatan.com - Dengan tidur di malam hari bisa membuat tubuh kembali bugar dan segar ketika bangun dipagi hari..
Warta Sehat - 10 jam yang lalu

Wow, 5 Manfaat Menangis bagi Kesehatan

Wartakesehatan - Tak dapat dipungkiri menangis tentu saja pernah dialami setiap orang bahkan sejak keluar dari rahim ibu..
Obat & Penyakit - 11 jam yang lalu

Waspada, Merokok picu Penyakit Demensia

Wartakesehatan - Selama ini banyak ahli yang mengaitkan bahaya merokok dapat berujung pada beberapa penyakit seperti..
Herbal - 12 jam yang lalu

Redakan Batuk Berat dengan Lemon

Wartakesehatan.com - Sebagaimana dikutip Solopos.com dari Sportonlinegroup, batuk berat bisa diredakan..
Warta Sehat - 13 jam yang lalu

Waspada, Dampak Buruk Kerokan bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Pernahkah Anda kerokan ketika sakit ? Tentunya pernah kan. Kerokan adalah pengobatan alternatif yang..
Warta Sehat - 14 jam yang lalu

8 Manfaat Minum Teh Kunyit

Wartakesehatan.com - Kunyit diklaim sebagai salah satu obat alami atau obat herbal untuk mengatasi berbagai penyakit. Hal..
Mamin - 15 jam yang lalu

5 Bahaya Keseringan Konsumsi Mie Instan

Wartakesehatan.com - Banyak orang yang gemar makan mie instan ,mulai dari anak-anak sampai dengan orang tua. Mie instan..
Obat & Penyakit - 16 jam yang lalu

Menjadi Pilot Lebih Berisiko Alami Depresi

Wartakesehatan - Mungkin banyak anak kecil yang bercita-cita menjadi pilot karena kerennya membawa pesawat dan..
Warta Sehat - 17 jam yang lalu

4 Bahaya Tato bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Tato bisa mengungkapkan memori yang ada di balik ukiran tubuh tersebut. Tato memang bisa menjadi..

+Indeks