Dampak yang Terjadi pada Anak Jika Orangtua Sering Berteriak

Oleh : Ilham Moestavi | health.liputan6.com | Jumat, 05 Agustus 2016 | 16:31 WIB


IST

Wartakesehatan - Sebagian orangtua mungkin akan merasa kesal jika anaknya tak bisa diatur. Namun, jika Anda sebagai orangtu mendisiplinkan anak dengan berteriak bisa berdampak buruk pada pribadi anak. Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Pittsburgh dan University of Michigan mengungkap fakta ini.

Menurut studi tersebut, jika orangtua kerap berteriak pada anak-anaknya, mereka akan mengembangkan perilaku buruk akibat reaksi verbal yang kasar.

"Ini seperti lingkaran setan dan dapat berdampak dua arah, baik bagi anak dan orangtua. Disiplin lisan yang keras, didefinisikan sebagai kekuatan psikologis dengan tujuan membuat anak mengalami rasa jera atau ketidaknyamanan untuk tujuan koreksi atau kontrol perilaku. Nyatanya, hal ini justru akan mendiskreditkan anak,” ujar penulis studi, Ming-Te Wang.

Sederhananya, kata dia, ketika kita berteriak pada anak-anak untuk berhenti melakukan hal-hal buruk, hal ini akan membuat mereka merasa buruk terhadap dirinya sendiri atau terhadap apa yang mereka lakukan.

Wang dan rekan penulisnya, Sarah Kenny, menemukan disiplin lisan dengan cara ini dikaitkan dengan meningkatnya tindakan atau perilaku masalah, peningkatan agresi, serta masalah intrapersonal pada anak-anak.

Teriakan yang agresif menyebabkan anak-anak merasa ditolak dan membuat mereka merasa orangtuanya tidak menyukainya. Ini juga menghasilkan efek negatif pada pandangan anak tentang dunia mereka, keluarga, dan hubungan sosialnya.

Kesimpulan studi tersebut sangat jelas. Ia menyatakan mendisiplinkan anak dengan berteriak bukan hanya tidak efektif, tetapi juga membuat hal-hal semakin buruk, berpotensi pada masalah psikologis anak yang berjangka panjang, dan merusak hubungan orangtua-anak.

Sayangnya, berubah menjadi orangtua yang hangat setelah melakukan cara disiplin seperti itu, tidak dapat menghilangkan kerusakan yang telah terjadi. Hukuman verbal dapat menggerogoti kemauan anak untuk percaya pada orangtuanya.

Lebih baik, jika Anda ingin mengubah perilaku anak, cobalah untuk berkomunikasi dengannya dalam tingkat yang sama. Jelaskan kekhawatiran dan pemikiran Anda pada anak. Selain itu, Anda juga bisa mengikuti program pengasuhan anak dari profesional, agar tepat menangani disfungsional dinamika antara orangtua dan anak.




Fokus : Anak


#Anak
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 5 jam yang lalu

Fakta Seputar Mandi Malam dan Manfaatnya

Wartakesehatan.com - Bagi masyarakat perkotaan yang terbiasa berkegiatan hingga malam hari, mandi malam-malam menjadi..
Warta Sehat - 6 jam yang lalu

Tingkatkan Kesuburan dengan Omega 3

Wartakesehatan - Sejak dulu telah dikatakan bahwa minyak ikan sangat baik bagi kesehatan tubuh, mulai dari jantung,..
Herbal - 7 jam yang lalu

5 Manfaat Buah Pare Bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com-Tidak banyak orang yang suka dengan makanan yang memiliki rasa pahit seperti buah pare. Padahal, pare kerap..
8 jam yang lalu

Rebusan Air Jahe Bubuk Bisa Anti-Nyeri.

Wartakesehatan.com - Penggunaan jahe dalam makanan atau minuman tergantung kesukaan masimg-masing. Bagi yang ingin lebih..
Warta Sehat - 9 jam yang lalu

Hebat, Cokelat Hitam bisa Cegah Kanker

Wartakesehatan - Banyak sumber mengatakan bahwa cokelat baik bagi kesehatan dan mempunyai khasiat tersendiri melawan..
Warta Sehat - 10 jam yang lalu

Kekurangan Vitamin B12 Mempengaruhi Mata

Wartakesehatan.com- Seseoran yang kekurangan asupan vitamin B12 akan menunjukkan sejumlah gejala dan salah satunya terlihat..
Mamin - 11 jam yang lalu

Berlebihan Minum Kopi, Bahaya!

Wartakesehatan,com - Kopi merupakan salah satu minuman terfavorit hampir di seluruh dunia. Minuman ini memiliki daya tarik..
Warta Sehat - 12 jam yang lalu

Asap Rokok Timbulkan Penyakit Meningitis

Wartakesehatan.com - Rokok atau sigaret adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi..
Warta Sehat - 13 jam yang lalu

Daun Pepaya Dapat Memperlancar ASI

Wartakesehatan.com - Daun pepaya memang terkenal dengan rasa yang pahit. Rasa pahit pada berbagai jenis makanan memang membuat..
Warta Sehat - 14 jam yang lalu

Turunkan Kolesterol Dengan Biji Alpukat

Wartakesehatan.com - Alpukat kaya akan serat, potasium, antioksidan dan lemak sehat. Hampir semua sahabat Merahputih.com pasti..

+Indeks