Kurang Tidur Bisa Pengaruhi Kinerja Otak Anak

Oleh : nurul kinanti/kendaripos | Selasa, 09 Agustus 2016 | 01:30 WIB


(ilustrasi)

Wartakesehatan.com - Kekurangan waktu tidur bisa berpengaruh pada kinerja otak anak, khususnya dalam menangkap sesuatu.

“Setidaknya 25 persen dari anak-anak 12 tahun mendapatkan waktu tidur kurang dari apa yang para ahli rekomendasikan, yakni sembilan jam tidur per malam. Hal ini akan berdampak pada kemampuan belajar dan memori mereka,” kata peneliti, Dr. Stuart F. Chan, seperti dilansir laman NBC, Kamis (4/8/2016).

Untuk kesehatan yang optimal, anak-anak dan remaja harus mendapatkan jam tidur secara teratur seperti di yang dianjurkan di bawah ini:

1. Bayi empat bulan hingga satu tahun: 12-16 jam, termasuk tidur siang.
2. Anak 1-2 tahun: 11-14 jam, termasuk tidur siang.
3. Anak-anak 3-5 tahun: 10-13 jam, termasuk tidur siang.
4. Anak 6-12 tahun: 9-12 jam.
5. Remaja berusia 13-18 tahun: 8-10 jam.

“Gangguan tidur pada anak-anak ini akhirnya berakibat pada kesehatan mereka,” jelas Chan.

Misalnya, kata Chan, apnea tidur berhubungan dengan prestasi sekolah yang buruk, suasana hati dan perilaku masalah, ADHD (attention deficit hyperactivity disorder) dan jika parah, berpotensi pada masalah jantung.

Tantangan terbesar adalah memastikan anak memiliki cukup waktu di tempat tidur.

“Sering, seorang anak atau remaja tidak akan tidur cepat atau mereka terbangun terlalu dini. Alasan untuk hal ini bervariasi, namun berkisar antara dinamika keluarga atau masalah sosial,” tutur Chan. 




#Kurang Tidur
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 hari yang lalu

TB. Hasanuddin: Penerapan New Normal Tanpa Persiapan Matang Akan Timbulkan Kematian Massal

Wartakesehatan.com - Indonesia bersiap memasuki fase New Normal atau penormalan baru ditengah pandemi covid-19. Sejumlah..
Tekhnologi - 1 minggu yang lalu

Helm Cerdas Deteksi Corona Sangat Penting dan Perlu

Wartakesehatan.com -  Polda Riau memberikan contoh inisiatif dan inovasi dalam perjuangannya melawan pandemi coronavirus...
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Di Tengah Pandemi, Hasanuddin Kunjungi Dapil dan Bagikan Ribuan Masker dan Sembako 

Wartakesehatan.com - Di tengah pandemi covid-19 dan jelang Hari Raya Idul Fitri ini, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Covid-19, Sunan Kalijaga Gandeng Nikita Mirzani Baksos ke Markas TNI

Wartakesehatan.com - Ditengah pandemi Covid-19, Pengacara Sunan Kalijaga Bersama Artis dan Forum Kader Bela Negara (FKBN)..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

BPOM: Biasakan Minum Obat Herbal dan Suplemen Kesehatan untuk Daya Tahan Tubuh Menghadapi Pandemi COVID-19

Wartakesehatan.com -  Pandemi COVID-19 membuat sebagian besar masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan. Salah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Studi: Sistem Imun Krusial dalam Melawan Infeksi Virus Corona

Wartakesehat.com - Sebuah penelitian di Australia dalam jurnal Nature Medicine menyimpulkan, sistem imun..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

8 Cara Jaga Imun tetap Sehat Lawan Virus Corona

Wartakesehatan.com - Untuk melindungi diri dari paparan virus corona, masyarakat dunia telah banyak menjalankan langkah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Imunomodulator untuk Cegah Virus Masuk Tubuh

Wartakesehatan.com - Membekali diri dengan cara cegah infeksi virus, dapat “membentengi” tubuh Anda dari berbagai..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Penderita Covid di Indonesia Capai 14.749 dan Terus Naik

Wartakesehatan.com - Angka positif COVID-19 yang terkonfirmasi lewat tes laboratorium di Indonesia kini..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Edukasi Pemeriksaan Rapid Test dan Swab Beredar di WA

Wartakesehatan.com - Sebuah pesan berantai untuk edukasi virus Corona beredar. Isi pesan berantai tersebut sebagai..

+Indeks