Risiko Stroke Pada Lansia Meningkat Akibat Gangguan Tidur

Oleh : Ilham Moestavi | 1health.id | Jumat, 12 Agustus 2016 | 15:02 WIB


IST

Wartakesehatan - Ketika lansia memiliki kualitas tidur yang buruk, disebut sangat mempengaruhi gangguan aterosklerosis pada otak yang sama bahayanya dengan kurangnya pasokan oksigen pada otak. Keduanya dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke. Penemuan ini terdapat dalam jurnal Stroke, yang diterbitkan oleh American Heart Association.

Gangguan tidur dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pembuluh darah. Kualitas tidur yang buruk akan terjadi bila seseorang terbangun sebanyak lebih dari tujuh kali dalam waktu satu jam. Hal tersebut sering dialami oleh para lansia. Kualitas tidur seperti ini dapat meningkatkan risiko terjadinya aterosklerosis, sebanyak 27 persen. Semakin sering terbangun dalam waktu satu jam tidur, akan menyebabkan semakin berkurangnya pasokan oksigen di dalam otak.

Hasil penelitian tersebut terlepas dari berbagai penyebab kardiovaskular lainnya, seperti obesitas, merokok, diabetes, hipertensi, dan berbagai kondisi medis lainnya. Kelainan otak yang dapat terjadi akibat kualitas tidur yang buruk, dicurigai bukan hanya akan menyebabkan stroke, tetapi juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan kognitif dan motorik.

Para peneliti menyarankan agar selalu memantau kualitas tidur lansia. Hal ini sebaiknya dilakukan untuk dapat mendeteksi kemungkinan terjadinya stroke. Bila terjadi gangguan tidur, sebaiknya segera diatasi dengan segera. Semakin cepat diatasi, maka penyakit yang dapat timbul akibat gangguan tidur bisa dicegah. Akan tetapi, apabila sudah dicegah namun masih terjadi gangguan pada otak, sebaiknya segera diteliti apakah hal tersebut disebabkan oleh adanya gangguan tidur atau disebabkan oleh hal lainnya.




Fokus : Stroke


#Stroke #Gangguan Tidur
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 1 minggu yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..
Obat & Penyakit - 4 minggu yang lalu

WFH Bikin Sakit Kepala Ini Obatnya

JAKARTA - Sejak bulan Maret 2020, sebagian besar kantor sudah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) akibat penularan..

+Indeks