Penderita Stroke 30 Persen berusia Muda

Oleh : Dirk/jpnn | Senin, 15 Agustus 2016 | 20:05 WIB



Wartakesehatan - Selama ini kita mengetahui sebagian besar penyakit stroke menyerang orang di usia lanjut namun dari fakta dilapangan hal ini su tak bisa jadi tolak ukur karena orang usia muda mulai banyak mengidap stroke. Berdasarkan data Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Kota Malang sepanjang tahun 2016, terdapat 2.479 pasien stroke yang dirawat. 

Yang mengagetkan, sekitar 30 persen di antaranya adalah pasien usia muda. Dalam hal ini, orang disebut usia muda adalah remaja hingga berumur di bawah 40 tahun. 

”Iya memang dari data itu,(usia di bawah 40 tahun) yang terkena sekitar tiga puluh persen,” kata dokter spesialis syaraf RSSA Kota Malang dr Eko Arisetijono SpS (K) kepada Jawa Pos Radar Malang.

Berdasarkan pengalaman Eko selama merawat penderita stroke, usia termuda pasien stroke yang pernah dirawat di RSSA Kota Malang adalah remaja berusia 18 tahun. 

Kian rentannya pemuda terkena stroke, menurut Eko, salah satu penyebabnya adalah kurangnya olahraga. Jika olahraga teratur dan hidup sehat, sebenarnya orang sulit terkena stroke. 

”Sebab, stroke itu sendiri terjadi saat pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area otak,” tegasnya. 

Dia menjelaskan, sumbatan sendiri sebenarnya sulit terjadi di otak. Lantaran, terdapat beberapa saluran yang mampu memberikan jalan keluar ketika ada sumbatan di otak. 

Sehingga, jika seseorang lebih mudah mengalami stroke, bisa dikatakan bahwa orang tersebut mengalami penyumbatan yang banyak di jejaring otaknya.

Dari tahun ke tahun, memang ada tren kenaikan pemuda yang terkena stroke. Lantas dia memaparkan data pada tahun 1996 hingga 2001, mayoritas stroke menyasar usia 60 hingga 70 tahun. 

Lalu, pada tahun 2003 hingga 2006, terdapat sekitar 600 hingga 700 kasus yang menimpa orang berusia 50 hingga 60. Sedangkan dari tahun 2009 hingga 2016, penderita stroke banyak berusia 30 ke atas. 

”Ada grafik kenaikan memang, ini perlu diwaspadai siapa saja,” imbuh pria yang juga dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) ini.




Fokus : Stroke


#Stroke
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Obat & Penyakit - 17 jam yang lalu

Kentang Ampuh Cegah Beberapa Penyakit

Wartakesehatan.com - Kentang sudah menjadi makanan yang populer di berbagai negara bahkan mereka menggunakannya untuk..
Obat & Penyakit - 19 jam yang lalu

Waspada, Flu Rentan Menyerang karena Kurang Tidur

Wartakesehatan.com - Tidur adalah hal yang selalu dilakukan manusia untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran.  Salah..
Mamin - 19 jam yang lalu

Tingkatkan Sistem Pencernaan Rutin Konsumsi Buah Sirsak

Wartaksehatan - Buah sirsak mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat hal ini karena buah sirsak sangat mudah..
Warta Sehat - 20 jam yang lalu

Hilangkan Stres dengan Bermain Trampolin

Wartakesehatan - Trampolin adalah salah satu olahraga yang sangat menyenangkan, bagaimana tidak olahraga ini diibaratkan..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Menambah Tidur di Akhir Pekan Memberi Manfaat Sehat

Wartakesehatan.com - Kurang tidur, sudah bukan rahasia lagi, bisa memicu ragam efek negatif pada kesehatan tubuh, terutama..
1 hari yang lalu

Gangguan Makan Berpotensi Memberikan Efek Samping

Wartakesehatan.com - Gangguan makan didefinisikan sebagai upaya mengurangi asupan makan demi mengurangi berat badan. Beberapa..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Ini Dia Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Mata

Wartakesehatan.com - Banyak manfaat yang didapatkan tubuh dari menjalankan ibadah Puasa Ramadan. Salah satunya adalah..
2 hari yang lalu

Posisi Tidur yang Tepat untuk Ibu Hamil

Wartakesehatab.com -Tidur dengan terlentang memang membuat nyaman karena perut berada di atas, jadi mom tidak perlu merasa..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Kebiasaan Ini Dapat Mengakibatkan Depresi

Wartakeswhatan.com - Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan depresi, antara lain gangguan fisik dan gangguan..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Gangguan Kesehatan yang Sering Ditemui Saat Bulan Puasa

Wartakesehatan.com - Berdasarkan studi yang dilaporkan oleh Gulf News, puasa dapat membantu pembakaran lemak jahat di dalam..

+Indeks