Ketahui, Perbedaan antara Demensia dan Alzheimer

Oleh : Dirk/Merdeka | Senin, 22 Agustus 2016 | 14:35 WIB


(Ist)

Wartakesehatan - Tak dapat dipungkiri ketika seseorang memasuki usia senja beberapa penyakit yang umumnya menyerang orang tersebut adalah Demensia dan Alzheimer. Menurut beberapa orang kedua penyakit ini memang hampir sama namun, tak banyak orang yang mengerti perbedaan keduanya. Padahal kedua kondisi tersebut seperti namanya, punya berbagai macam aspek yang berbeda.

Demensia adalah sebuah sindrom, atau sekumpulan gejala yang secara konsisten muncul bersama. Sebenarnya demensia bukanlah sebuah penyakit yang spesifik. Biasanya istilah demensia dipakai untuk mendeskripsikan beberapa gejala termasuk hilangnya memori, sulit berpikir, ketidak mampuan menyelesaikan masalah, atau bahkan permasalahan dalam berbahasa. Demensia disebabkan oleh rusaknya sel otak. Dikarenakan Alzheimer adalah penyakit yang menyerang otak, Alzheimer justru jadi salah satu penyebab demensia.

Dilansir dari Medical Daily, sebanyak 50 hingga 70 persen kasus demensia berawal dari Alzheimer. Meski demikian, banyak hal atau penyakit lain yang bisa menyebabkan demensia. Di antaranya Parkinson, atau Creutzfeldt-Jakob atau penyakit sapi gila.

Biasanya masyarakat cukup salah kaprah dengan menyebut pikun sebagai demensia. Hal ini cukup sesat karena demensia jadi dianggap hanya sekedar penurunan fungsi otak karena penuaan.

Menurut The Alzheimer's Association, gejala dari demensia sangat luas dan termasuk dari beberapa aspek-aspek kecil, Seperti kehilangan kemampuan untuk fokus dan memperhatikan, kesulitan untuk menemukan sebab akibat dan berperilaku adil, serta persepsi visual yang kacau. Hal ini dikarenakan terdapat berbagai tipe kerusakan otak yang menyebabkan berbagai gejala muncul.

Bahkan, sebanyak kira-kira 10 persen dari orang yang mengalami demensia mengalami lebih dari satu jenis gejala dalam satu waktu. Hal ini merupakan sebuah gabungan yang umum dari penyakit alzheimer dan demensia pembuluh darah.

Sedangkan alzheimer sendiri adalah sebuah jenis spesifik dari demensia, di mana level protein di luar maupun di dalam sel otak tak mampu mempertahankan otak untuk cukup sehat dalam melakukan komunikasi antar saraf. Hal ini menyebabkan hilangnya koneksi dari sel saraf yang berujung matinya sel saraf dan rusaknya jaringan otak.

Perbedaan paling mendasar dari alzheimer dan demensia berada di satu aspek penting: ketika seseorang terdiagnosa mengalami demensia, mereka didiagnosis berdasarkan gejalanya saja, tanpa mengetahui apa yang menyebabkan gejala tersebut terjadi. Namun jika seseorang terdiagnosa terkena alzheimer, penyebabnya sudah pasti dapat diketahui. Alzheimer sudah pasti merupakan demensia, sementara demensia yang bisa jadi terjadi karena permasalahan nutrisi atau konsumsi obat-obatan, belum tentu memicu alzheimer.




Fokus : Demensia


#Demensia #Alzheimer
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Ganti Kopimu dengan Minuman Sehat Ini

Wartakesehatan.com - Kopi selalu menjadi pilihan setiap orang untuk di nikmati sebelum melakukansktifitas. Hal ini memang..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Tomat Toner Kulit Alami untuk Membunuh Sel Mati

Wartakesehatan - Memiliki wajah yang segar, sehat, bersih dan bersinar adalah impian setiap orang, khususnya wanita...
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Gula Dapat Meningkatan Energi Secara Instan

Wartakesehatan.com - Manfaat utama dari gula adalah memberikan rasa manis pada manakan atau minuman. Namun disamping itu..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Makanan yang Enak Belum Tentu Baik untuk Kesehatan

Wartakesehatan.com - Banyak orang yang masih belum menerapkan pola makan yang sehat. Mengkonsumsi makanan cepat saji..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Tidur Siang Dapat Melindungi Terhadap Efek Kesehatan

Wartakesehatan.com - Sebuah studi baru yang diterbitkan baru-baru ini menunjukkan bahwa tidur siang singkat dapat..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Korset Tidak Akan Menghilangkan Lemak pada Pinggang

Wartakesehatan.com – Korset merupakan salah satu cara mudah agar tubuh terlihat ramping namun terlihat ramping bukan..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Menonton TV Dapat Meningkatan Risiko Diabetes Tipe 2

Wartakesehatan.com - Hampir sebagian besar orang tentu menyukai menonton TV dalam kehidupannya. TV memang menawarkan..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Benarkah Makanan Sisa Kemarin Baik untuk Kesehatan ?

Wartakesehatan.com - Sayang rasanya jika kita harus membuang makanan yang belum habis saat makan malam. Apalagi makanan..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Biji Selasih Dapat Membantu Program Diet Anda

Wartakesehatan.com - Biji selasih biasa dimanfaatkan sebagai campuran es atau puding. Meskipun terlihat kecil, ternyata di..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Jus Cranberry Membantu Ibu Hamil Untuk Menjaga Janin

Wartakesehatan.com - Buah cranberry adalah buah yang berwarna merah yang biasanya digunakan sebagai makanan dan..

+Indeks