Langsing dengan 5 Pilihan Karbohidrat Sehat

Oleh : Dirk/kompas | Sabtu, 15 Juni 2019 | 10:05 WIB


(Ist)

Wartakesehatan - Jika kita berbicara mengenai pilihan sumber karbohidrat yang sehat, mana yang akan Anda pilih? Kentang atau ubi jalar? Oatmeal atau sereal? Mana yang menurut Anda lebih baik untuk kadar gula darah dan tidak membahayakan lingkar pinggang? Anda bingung memilih? Berikut ini petunjuknya.


Quinoa vs couscous

Quinoa dan couscous terlihat sangat mirip, tetapi sangat berbeda dalam nilai gizi. Couscous, meski terlihat sehat tapi sebenarnya adalah karbohidrat sederhana, dengan nilai gizi yang sama dengan pasta putih. Sehingga, tidak beralasan jika dikatergorikan sebagai makanan kesehatan.

Quinoa adalah karbohidrat yang lebih unggul dibandingkan dengan couscous. Setengah cangkir rebus quinoa mengandung 20 gram karbohidrat. Indeks glikemik quinoa adalah 53 dan itu sangat rendah.

Ini berarti, quinoa tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan baik untuk sensitivitas insulin Anda.


Pizza tipis vs pizza tebal

Mari kita jujur, kadang kita ingin melepaskan diri sejenak dari keharusan makan sehat. Di saat itu, kita ingin menikmati makanan yang memanjakan lidah, misalnya pizza.

Secara tradisional, roti pizza memiliki sekitar 50 gram karbohidrat, 17 gram lemak, 30 miligram kolesterol, dan 18 gram protein, dan 420 kalori dalam setiap dua potongnya.

Sementara, roti pizza yang tipis mengandung sekitar 16 gram karbohidrat, 7 gram lemak, 15 miligram kolesterol, 6 gram protein, dan 310 kalori. Jadi, Anda tahu mana yang harus Anda pilih.


Oatmeal vs sereal

Ketika bicara tentang sarapan, oatmeal dan sereal mungkin adalah dua jenis makanan yang paling mudah untuk dipersiapkan.

Beberapa jenis sereal, memang benar-benar sehat. Misalnya, Fiber One yang memiliki 14 gram serat dan 1 gram lemak dalam setengah cangkirnya. Namun, tidak semua jenis sereal sesehat ini.

Sementara oatmeal, bisa kita anggap lebih unggul, terutama bagi yang memiliki kebutuhan diet khusus. Dalam setengah cangkir oatmeal mengandung empat gram serat yang akan membuat Anda lebih kenyang untuk waktu yang lama. Plus, lima gram protein untuk membantu membangun jaringan tubuh dan juga membuat Anda merasa kenyang.

Biasanya, oatmeal juga rendah lemak, hanya mengandung tiga gram lemak per satu porsi, dan juga hanya mengandung 150 kalori.


Nasi merah vs nasi putih

Perbedaan antara keduanya adalah bahwa beras merah diproses dengan lebih minimal dibanding beras putih. Pada beras merah, hanya lapisan luar yang dihilangkan dalam proses penggilingan. Beras merah masih berbentuk serat yang mengandung vitamin dan nutrisi penting.

Sementara beras putih adalah beras merah yang telah sepenuhnya diproses, sehingga nyaris kandungan serat dan nutrisinya hilang.

Dalam perbandingan ini, kita bisa menentukan dengan mudah, siapa yang patut menjadi pemenangnya. Perlu Anda ketahui, beras merah juga memiliki kandungan mangan dan fosfor dua kali lebih banyak dari nasi putih, dan dua setengah kali lebih banyak zat besi, tiga kali lebih banyak vitamin B3, empat kali lebih banyak vitamin B1, dan 10 kali lebih banyak vitamin B6.


Ubi Jalar vs kentang

Kentang mengandung vitamin esensial yang lebih tinggi dari ubi jalar, seperti zat besi, magnesium, dan kalium. Tapi, kentang bisa menjadi tidak sehat jika kita salah mengolahnya.

Kentang goreng misalnya, apalagi jika ditambah krim keju di atasnya, akan menjadi makanan yang sarat lemak jenuh. Sedangkan, kita tahu bahwa lemak jenuh berbahaya bagi kesehatan jantung.

Sementara ubi jalar biasanya dimakan utuh, dengan sedikit mentega dan dengan taburan kayu manis. Kayu manis memiliki manfaat mengurangi kadar lemak di dalam tubuh. Keunggulan ubi jalar adalah lebih tinggi serat dan vitamin A dan juga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah.

Keduanya adalah sumber karbohidrat bergizi tinggi, jika Anda memakannya tanpa topping tambahan dengan metode memasak yang benar.




Fokus : Langsing


#Karbohidrat
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 11 jam yang lalu

Deteksi Kesehatan Melalui Urine

Wartakesehatan.com - Ketika anda sedang berada di toilet untuk buang air kecil, apakah Anda selalu menyempatkan diri untuk..
Mamin - 13 jam yang lalu

Makan Tergesa-gesa Fatal bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com – Makan merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap individu. Hal ini merupakan kebutuhan..
Warta Sehat - 14 jam yang lalu

Wow, Keju bisa Membunuh Sel Kanker

Wartakesehatan - Keju adalah salah satu makanan dari olahan susu yang banyak digemari orang. Keju juga punya..
Warta Sehat - 15 jam yang lalu

Penyebab Jantung Berdebar Usai Minum Kopi

Wartakesehatan - Beberapa orang mempunyai kebiasaan minum kopi dan tentu saja ketika minum kopi jantung..
Warta Sehat - 16 jam yang lalu

Olahraga Bulu Tangkis bikin Jantung Sehat

Wartakesehatan - Tak dipungkiri bahwa salah satu faktor untuk menghindari berbagai penyakit pada tubuh adalah dengan..
Ibu & Anak - 17 jam yang lalu

Akibat jika Stres saat Hamil

Wartakesehatan.com - Stres selama kehamilan bisa menghambat perkembangan keterampilan motorik anak yang di kemudian hari,..
Obat & Penyakit - 18 jam yang lalu

Ketahui 6 Gejala dari Kanker

Wartakesehatan.com - Kanker merupakan penyakit yang membahayakan. Penyakit ini bisa muncul kapan saja, dan menyerang..
Warta Sehat - 19 jam yang lalu

Merokok bisa picu Malapetaka pada Otak

Wartakesehatan - Tentu hampir semua orang tau merokok tak baik bagi kesehatan karena dapat memicu sejumlah penyakit..
Mamin - 20 jam yang lalu

Makan Saat Perut Tak Lapar Ini Bahayanya

Wartakesehatan.com - Menurut pemikiran tradisional, kebiasaan makan saat perut tidak lapar bisa membuat kegemukan, karena..
Mamin - 22 jam yang lalu

7 Makanan Sehat bikin Panjang Umur

Wartakesehatan.com - Dengan rutin berolahraga dan membiasakan mengkonsumsi makanan yang sehat, maka anda telah menjaga..

+Indeks