Vagina Longgar Bukan Terjadi Karena Hubungan Seks

Oleh : Ilham Moestavi | health.liputan6.com | Senin, 05 September 2016 | 12:32 WIB


IST

Wartakesehatan - Rupanya berhubungan seks bukanlah merupakan faktor yang menjadi penyebab terjadinya vagina longgar. Vagina longgar hanya bisa terjadi pada seorang wanita yang baru atau sudah beberapa kali melahirkan normal. Dan pada wanita yang tidak rutin senam nifas setelah melahirkan.

"Berhubungan seks bikin vagina longgar adalah pertanyaan yang paling sering dilontarkan pasutri (pasangan suami-istri) sewaktu konsultasi di klinik. Di mana suami suka berhubungan seks dan istri takut vaginanya longgar. Jelas itu semua adalah salah," kata Dr Boyke mengutip dari Vidio.com yang ditulis pada Senin (5/9/2016)

Menurut Dr Boyke juga vagina longgar bisa disebabkan kelemahan otot-otot vagina itu sendiri. Terutama pada wanita yang telah memasuki usia menopause. Ada juga wanita yang vaginanya longgar akibat kekurangan gizi. Kurang mengonsumsi makanan yang mengandung serat dan protein sehingga otot vagina menjadi lembek.

"Otot vagina yang longgar seringkali karena perasaan saja. Beberapa wanita yang merasa tidak percaya diri setelah melahirkan anak berukuran besar lewat jalan normal. Lalu ia mendengar mitos sehingga merasa vaginanya longgar saat berhubungan seks," kata Boyke menambahkan.

Boyke mengingatkan agar para wanita mengecek terlebih dulu sebelum mengklaim bahwa vaginanya longgar. Nanti dokter bisa membantu dengan cara operasi mempersempit liang vagina. "Itu bisa dilakukan oleh dokter kandungan. Namun yang pasti berhubungan seks tidak membuat vagina longgar," ujar Boyke.




Fokus : Vagina


#Vagina Longgar
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 hari yang lalu

TB. Hasanuddin: Penerapan New Normal Tanpa Persiapan Matang Akan Timbulkan Kematian Massal

Wartakesehatan.com - Indonesia bersiap memasuki fase New Normal atau penormalan baru ditengah pandemi covid-19. Sejumlah..
Tekhnologi - 1 minggu yang lalu

Helm Cerdas Deteksi Corona Sangat Penting dan Perlu

Wartakesehatan.com -  Polda Riau memberikan contoh inisiatif dan inovasi dalam perjuangannya melawan pandemi coronavirus...
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Di Tengah Pandemi, Hasanuddin Kunjungi Dapil dan Bagikan Ribuan Masker dan Sembako 

Wartakesehatan.com - Di tengah pandemi covid-19 dan jelang Hari Raya Idul Fitri ini, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Covid-19, Sunan Kalijaga Gandeng Nikita Mirzani Baksos ke Markas TNI

Wartakesehatan.com - Ditengah pandemi Covid-19, Pengacara Sunan Kalijaga Bersama Artis dan Forum Kader Bela Negara (FKBN)..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

BPOM: Biasakan Minum Obat Herbal dan Suplemen Kesehatan untuk Daya Tahan Tubuh Menghadapi Pandemi COVID-19

Wartakesehatan.com -  Pandemi COVID-19 membuat sebagian besar masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan. Salah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Studi: Sistem Imun Krusial dalam Melawan Infeksi Virus Corona

Wartakesehat.com - Sebuah penelitian di Australia dalam jurnal Nature Medicine menyimpulkan, sistem imun..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

8 Cara Jaga Imun tetap Sehat Lawan Virus Corona

Wartakesehatan.com - Untuk melindungi diri dari paparan virus corona, masyarakat dunia telah banyak menjalankan langkah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Imunomodulator untuk Cegah Virus Masuk Tubuh

Wartakesehatan.com - Membekali diri dengan cara cegah infeksi virus, dapat “membentengi” tubuh Anda dari berbagai..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Penderita Covid di Indonesia Capai 14.749 dan Terus Naik

Wartakesehatan.com - Angka positif COVID-19 yang terkonfirmasi lewat tes laboratorium di Indonesia kini..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Edukasi Pemeriksaan Rapid Test dan Swab Beredar di WA

Wartakesehatan.com - Sebuah pesan berantai untuk edukasi virus Corona beredar. Isi pesan berantai tersebut sebagai..

+Indeks