Penting Mengetahui Fakta Seputar Keguguran

Oleh : Dirk/kompas | Rabu, 21 September 2016 | 16:30 WIB


(Ist)

Wartakesehatan - Kehamilan adalah hal yang sangat diinginkan dan membahagiakan bagi setiap wanita hanya saja di balik kehamilan ada masalah keguguran yang selalu menghantui. Keguguran adalah hilangnya kehamilan yang terjadi dalam 20 minggu pertama. Keguguran yang juga dikenal sebagai aborsi spontan, adalah hal yang umum dialami banyak wanita. Meski demikian, masih banyak kesalahpahaman tentang hal ini.

Mungkin Anda masih ingat pada 2015 saat pendiri Facebook Mark Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan, mengumumkan bahwa mereka sedang menanti kehadiran bayi setelah Priscilla tiga kali mengalami keguguran. Dokter bertepuk tangan atas keterbukaan mereka.

Dengan alasan bahwa semakin wanita terbuka mengenai kondisi mereka, semakin banyak informasi yang bisa mereka dapat sebagai bekal untuk mengatasi kesedihan dan mungkin untuk mencegah hal yang sama terulang kembali. Berikut adalah tujuh fakta keguguran yang sebaiknya diketahui oleh setiap wanita.

1. Keguguran adalah hal yang umum

"Keguguran jauh lebih umum daripada yang Anda pikirkan," kata Siobhan Dolan, MD, MPH, profesor kebidanan kandungan dan kesehatan perempuan di Albert Einstein College of Medicine dan Montefiore Medical Center di Bronx, New York, dan penasihat medis untuk March of Dimes.

"Banyak keguguran terjadi sebelum wanita menyadari bahwa mereka hamil," kata Sarah Prager, MD, profesor kebidanan dan ginekologi dan direktur divisi keluarga berencana di University of Washington School of Medicine di Seattle.

"Sepertiga dari wanita akan mengalami keguguran di satu atau beberapa titik dalam hidup mereka."

2. Perdarahan dan kram adalah gejala keguguran

Jika saat hamil Anda mengalami dua gejala ini, terutama jika pendarahan cukup atau sangat banyak, segera periksakan kehamilan Anda ke dokter.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan akan melakukan USG, serta tes darah untuk mengukur kadar hormon, sebelum membuat diagnosis definitif.

3. Ada beberapa pilihan pengobatan pasca keguguran

Setelah keguguran, Anda dapat memilih dari tiga pendekatan perawatan berikut, yang semuanya sama-sama efektif, menurut American Congress Obstetricians and Gynecologists (ACOG).

Salah satu pilihan adalah untuk menunggu dan membiarkan jaringan kehamilan yang masih di dalam rahim Anda keluar secara alami. Ini bisa memakan waktu hingga dua minggu.

Pilihan lain adalah untuk mengonsumsi obat di bawah bimbingan dokter untuk membantu mengeluarkan sisa jaringan dalam waktu satu minggu.

Yang ketiga adalah dilatasi dan kuretase atau pembedahan untuk mengangkat jaringan. Tindakan ini mungkin disarankan, jika perdarahan Anda terlalu berat atau dicurigai ada infeksi.

4. Anda tidak perlu tes medis khusus setelah satu kali keguguran

Menurut Dolan, Anda tidak perlu melakukan tes dan evaluasi jika hanya mengalami satu kali keguguran.

"Hanya setelah dua kali atau lebih keguguran yang berarti mungkin ada peningkatan risiko keguguran ketiga dan seterus maka tes perlu dilakukan."

5. Berduka setelah keguguran adalah hal yang normal

"Wanita memerlukan waktu untuk memroses kehilangan yang baru dia rasakan," kata Dolan. Bahkan jika kehamilan itu berada di usia awal, bersedih tetap hal yang normal karena Anda memiliki ikatan dengan bayi Anda sejak awal Anda tahu dia ada.

6. Pria Anda berduka dengan cara yang berbeda

Kedua pasangan akan sama-sama berduka setelah keguguran, meskipun mungkin untuk periode waktu yang berbeda dan cara yang berbeda, kata Prager.

Wanita cenderung bersedih lebih lama dan mungkin memerlukan bantuan profesional agar dapat melewati kesedihannya.

7. Kebanyakan wanita bisa hamil lagi setelah keguguran

Kebanyakan wanita yang pernah keguguran, bisa hamil lagi dan memiliki anak yang sehat sehingga Anda tak perlu risau.

Teruslah berusaha dan lebih baik lagi jika Anda didampingi dokter kebidanan dan kandungan sejak Anda dan pasangan mulai merencanakan untuk mencoba memiliki bayi lagi.




Fokus : Keguguran


#Keguguran
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 1 minggu yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Menkes: Masyarakat Jangan Ragu untuk Konsumsi OMAI

Jakarta - Tak pernah bosan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengimbau agar masyarakat tak perlu ragu untuk..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 4 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 4 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..

+Indeks